Eks Jamintel Diperlakukan Khusus
Feri Wibisono Terindikasi Lakukan Pelanggaran Berat
Kamis, 11/03/2010 17:57 WIB
Jakarta -
Indonesia Corruption Watch (ICW) bertemu dengan tim pengawas internal KPK membahas tentang perkembangan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Direktur Penuntutan KPK Feri Wibisono. Kasus Feri sudah diserahkan ke Dewan Pertimbangan Pegawai (DPP).
Menurut Peneliti ICW Febri Diansyah, kasus yang masuk ke DPP berarti terindikasi pelanggaran cukup berat. Namun, hal ini masih perlu ditindaklanjuti oleh pimpinan KPK.
"Mereka tidak secara langsung ngomong berat. Tapi ada indikasi ke arah sana.
Kalau masuk DPP ada dugaan pelanggaran berat, sedangkan pelanggaran ringan hanya butuh putusan pimpinan," jelas Febri saat di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (11/3/2010).
Unsur DPP terdiri dari Pimpinan KPK, Ketua Wadah Pegawai KPK dan Penasihat KPK. Mereka secara bersama-sama membahas tindak lanjut laporan tim pengawas internal.
Koordinator ICW, Danang Widoyoko menambahkan, kasus Feri harus segera
ditindaklanjuti oleh pimpinan KPK. Sebab jika tidak ada langkah 'pembersihan' KPK, publik akan semakin berkurang kepercayaannya pada lembaga antikorupsi tersebut.
"KPK harus segera mengumumkan dengan cepat hasil pemeriksaan internal yang sudah berlangsung sejak lama kepada publik, baik yang menyangkut kasus dugaan pelanggaran kode etik maupun laporan terkait makelar kasus di KPK," papar Danang.
Terkait dugaan markus di KPK, Danang meminta dilakukan pengusutan tuntas
terhadap siapa pun yang terlibat. Termasuk jika ada unsur orang dalam yang
diduga 'bermain' dalam kasus tertentu.
"KPK perlu melakukan audit secara khusus terhadap keamanan dan sistem informasi dan standar prosedur penindakan untuk memastikan tidak ada kebocoran dalam proses penyelidikan dan penindakan," tutupnya.
(mad/fay)
Menurut Peneliti ICW Febri Diansyah, kasus yang masuk ke DPP berarti terindikasi pelanggaran cukup berat. Namun, hal ini masih perlu ditindaklanjuti oleh pimpinan KPK.
"Mereka tidak secara langsung ngomong berat. Tapi ada indikasi ke arah sana.
Kalau masuk DPP ada dugaan pelanggaran berat, sedangkan pelanggaran ringan hanya butuh putusan pimpinan," jelas Febri saat di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (11/3/2010).
Unsur DPP terdiri dari Pimpinan KPK, Ketua Wadah Pegawai KPK dan Penasihat KPK. Mereka secara bersama-sama membahas tindak lanjut laporan tim pengawas internal.
Koordinator ICW, Danang Widoyoko menambahkan, kasus Feri harus segera
ditindaklanjuti oleh pimpinan KPK. Sebab jika tidak ada langkah 'pembersihan' KPK, publik akan semakin berkurang kepercayaannya pada lembaga antikorupsi tersebut.
"KPK harus segera mengumumkan dengan cepat hasil pemeriksaan internal yang sudah berlangsung sejak lama kepada publik, baik yang menyangkut kasus dugaan pelanggaran kode etik maupun laporan terkait makelar kasus di KPK," papar Danang.
Terkait dugaan markus di KPK, Danang meminta dilakukan pengusutan tuntas
terhadap siapa pun yang terlibat. Termasuk jika ada unsur orang dalam yang
diduga 'bermain' dalam kasus tertentu.
"KPK perlu melakukan audit secara khusus terhadap keamanan dan sistem informasi dan standar prosedur penindakan untuk memastikan tidak ada kebocoran dalam proses penyelidikan dan penindakan," tutupnya.
(mad/fay)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 04:22 WIB
Pabrik Plastik Terbakar di Cengkareng
-
Senin, 13/02/2012 03:56 WIB
Kecelakaan Bus di Jalur Ngawi-Madiun, 14 Orang Luka-Luka
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 01:37 WIB
Anggota Timwas Century: Rencana Beli Bank Mutiara Tidak Masuk Akal
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 04:26 WIB
2 Kecelakaan Terjadi di Ruas Tol Dalam Kota Jakarta
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi
-
Senin, 13/02/2012 03:56 WIB
Kecelakaan Bus di Jalur Ngawi-Madiun, 14 Orang Luka-Luka
-
594 Komentar
-
501 Komentar
-
384 Komentar
-
209 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

