Saksi Akui Ada Aliran Dana ke Pejabat Tinggi
Kamis, 11/03/2010 19:53 WIB
Jakarta -
Mantan Kasir Kasubag Administrasi dan Perjalanan Dinas Kemlu, Adang Sudjana, juga mengakui adanya aliran dana ke mantan petinggi Kemlu, NHW. Pengakuan serupa juga disampaikan Ade Sudirman, Kasubag Verifikasi Kementerian Kemlu.
"Ada perintah kepada Ade Sudirman untuk menyiapkan sejumlah uang dan meminta bantuan Adang untuk memasukkan uang tersebut ke dalam kardus," ujar Irfan Fahmi, kuasa hukum Adang Sudjana, di Gedung Bundar Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (11/3/2010).
Menurut dia, perintah tersebut diberikan oleh mantan Kabiro Keuangan Ade Wismar. Setelah itu kliennya diminta menyampaikan uang senilai Rp 1 miliar yang telah berada di dalam kardus kepada NHW.
"Menurut keterangan Ade Sudirman uang tersebut untuk diberikan ke mantan Menlu, yang diambil oleh Sekretaris Kabiro Ade Wismar, Asep," tuturnya.
Selain mengakui aliran dana ke mantan Menlu, Adang juga mengakui adanya permintaan rutin uang untuk Sekjen sebesar Rp 25 juta per bulan. Permintaan yang berlangsung hingga akhir 2009 itu disampaikan melalui Tusmiati, sekretaris Sekjen Kemlu.
"Klien saya tak mengetahui uang tersebut untuk apa," sambung Irfan.
Sebelumnya, Ade Sudirman mengakui bawa ada aliran dana untuk membantu pembangunan rumah mantan Menlu NHW Rp 1 miliar dan untuk Sekjen IC sebesar Rp 2,35 miliar. Aliran dana tersebut diminta oleh Ade Wismar Wijaya. Selain kepada 2 pejabat teras tersebut, aliran dana juga mengalir ke para pejabat Eselon II dan Kabiro Kemlu.
(nvc/lh)
"Ada perintah kepada Ade Sudirman untuk menyiapkan sejumlah uang dan meminta bantuan Adang untuk memasukkan uang tersebut ke dalam kardus," ujar Irfan Fahmi, kuasa hukum Adang Sudjana, di Gedung Bundar Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (11/3/2010).
Menurut dia, perintah tersebut diberikan oleh mantan Kabiro Keuangan Ade Wismar. Setelah itu kliennya diminta menyampaikan uang senilai Rp 1 miliar yang telah berada di dalam kardus kepada NHW.
"Menurut keterangan Ade Sudirman uang tersebut untuk diberikan ke mantan Menlu, yang diambil oleh Sekretaris Kabiro Ade Wismar, Asep," tuturnya.
Selain mengakui aliran dana ke mantan Menlu, Adang juga mengakui adanya permintaan rutin uang untuk Sekjen sebesar Rp 25 juta per bulan. Permintaan yang berlangsung hingga akhir 2009 itu disampaikan melalui Tusmiati, sekretaris Sekjen Kemlu.
"Klien saya tak mengetahui uang tersebut untuk apa," sambung Irfan.
Sebelumnya, Ade Sudirman mengakui bawa ada aliran dana untuk membantu pembangunan rumah mantan Menlu NHW Rp 1 miliar dan untuk Sekjen IC sebesar Rp 2,35 miliar. Aliran dana tersebut diminta oleh Ade Wismar Wijaya. Selain kepada 2 pejabat teras tersebut, aliran dana juga mengalir ke para pejabat Eselon II dan Kabiro Kemlu.
(nvc/lh)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 20:01 WIB
Pelaku Pembobol ATM di Kuta Sudah Bertransaksi 6 Kali
-
Minggu, 12/02/2012 19:04 WIB
Seorang 'Atapers' Tewas Terbentur Tiang Listrik di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 12/02/2012 18:24 WIB
Kakek Ditemukan Tewas Membusuk di Rusun Tanah Abang
-
Minggu, 12/02/2012 18:17 WIB
Usai Razia Kendaraan, Dua Polisi di Bogor Dibacok 7 Pria
-
Minggu, 12/02/2012 17:56 WIB
Investigasi Kecelakaan, KNKT Susuri Posisi Awal Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 18:17 WIB
Usai Razia Kendaraan, Dua Polisi di Bogor Dibacok 7 Pria
-
Minggu, 12/02/2012 19:04 WIB
Seorang 'Atapers' Tewas Terbentur Tiang Listrik di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 12/02/2012 17:20 WIB
Amir Copot Kakanwil Kemenkum Jakarta Hingga Karutan Cipinang
-
Minggu, 12/02/2012 17:33 WIB
Kunjungan Nasir Terkuak Berkat CCTV yang Tersambung di Ruang Menkum
-
588 Komentar
-
475 Komentar
-
381 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

