Menkominfo: Indonesia Perlu Tiru Malaysia Soal Pariwisata
Jumat, 12/03/2010 02:10 WIB
Jakarta -
Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menilai bangsa Indonesia harus mau introspeksi diri dan tak perlu malu meniru langkah Malaysia jika ingin maju dalam urusan pariwisata dan budaya.
Demikian komentar Tifatul kepada wartawan usai menghadiri pentas budaya Malaysia yang diselenggarakan di Gedung Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta, Kamis (11/3/2010).
"Kita lihat satu pertanyaan, mengapa Malaysia mengadakan acara ini di Jakarta. Kita harus introspeksi, mereka tahu yang paling banyak mengadakan kunjungan ke Malaysia adalah Indonesia," ujarnya.
"Padahal, budaya kita jauh lebih banyak daripada Malaysia. Tapi lihat, bagaimana Malaysia begitu gencar promosi ke Indonesia," paparnya lebih lanjut.
Melihat kenyataan ini, Menkominfo menegaskan, Indonesia perlu berjuang lebih
keras dalam hal mempromosikan budaya dan pariwisata, khususnya di dalam negeri sendiri.
"Indonesia lebih kaya dalam khasanah budaya, sangat bisa berkembang, lebih
bagus. Kekayaan khasanah kita jauh lebih kompleks, kita butuh promosi yang lebih baik. Konten kita banyak tapi tak didokumentasi dengan baik," ujarnya.
"Kita sendiri perlu mempromosikan pariwisata dalam negeri ke daerah-daerah di seluruh Indonesia. Sebab, turis domestik kita juga cukup banyak. Jadi, jangan kita melihat orang maju lantas kita tidak enak hati. Tapi kita juga harus upayakan daerah kita," kata Tifatul lagi.
(rou/mok)
Demikian komentar Tifatul kepada wartawan usai menghadiri pentas budaya Malaysia yang diselenggarakan di Gedung Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta, Kamis (11/3/2010).
"Kita lihat satu pertanyaan, mengapa Malaysia mengadakan acara ini di Jakarta. Kita harus introspeksi, mereka tahu yang paling banyak mengadakan kunjungan ke Malaysia adalah Indonesia," ujarnya.
"Padahal, budaya kita jauh lebih banyak daripada Malaysia. Tapi lihat, bagaimana Malaysia begitu gencar promosi ke Indonesia," paparnya lebih lanjut.
Melihat kenyataan ini, Menkominfo menegaskan, Indonesia perlu berjuang lebih
keras dalam hal mempromosikan budaya dan pariwisata, khususnya di dalam negeri sendiri.
"Indonesia lebih kaya dalam khasanah budaya, sangat bisa berkembang, lebih
bagus. Kekayaan khasanah kita jauh lebih kompleks, kita butuh promosi yang lebih baik. Konten kita banyak tapi tak didokumentasi dengan baik," ujarnya.
"Kita sendiri perlu mempromosikan pariwisata dalam negeri ke daerah-daerah di seluruh Indonesia. Sebab, turis domestik kita juga cukup banyak. Jadi, jangan kita melihat orang maju lantas kita tidak enak hati. Tapi kita juga harus upayakan daerah kita," kata Tifatul lagi.
(rou/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 04/02/2012 09:56 WIB
Kemenakertrans: Upah Buruh Indonesia Terlalu Rendah!
-
Sabtu, 04/02/2012 09:32 WIB
Apindo Sebut Kenaikan Upah Buruh Sebagai Lonceng Kematian Usaha Kecil
-
Sabtu, 04/02/2012 09:05 WIB
Angelina Sondakh Juga Bisa Dijerat UU Pencucian Uang
-
Sabtu, 04/02/2012 08:06 WIB
Angie dan Hartanya yang Naik 10 Kali Lipat Sejak Jadi Anggota DPR
-
Sabtu, 04/02/2012 07:43 WIB
Damai dengan PT Colibri, Pihak Feri Kuntoro: Tidak Ada Kompensasi Uang
-
Sabtu, 04/02/2012 08:06 WIB
Angie dan Hartanya yang Naik 10 Kali Lipat Sejak Jadi Anggota DPR
-
Jumat, 03/02/2012 16:59 WIB
Biadab! Siswi SMP Diperkosa Guru dan 6 Orang Temannya
-
Sabtu, 04/02/2012 07:14 WIB
Angie, Pintu Masuk Usut Aliran Uang ke 'Bos Besar' & 'Ketua Besar'
-
Sabtu, 04/02/2012 06:28 WIB
Peran Aktif Angie Telurkan Kode-kode Percakapan dengan Rosa
-
397 Komentar
-
159 Komentar
-
150 Komentar
-
134 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 30/01/2012 08:30 WIB
Hantu Rp 500 M Proyek DPR (3)
Heboh Proyek Ratusan Miliar Rupiah di Senayan
-
Senin, 30/01/2012 08:15 WIB
Hantu Rp 500 M Proyek DPR (2)
Satir Kursi Rasa Ferrari
-
Kamis, 02/02/2012 09:28 WIB
Asrorun Niam: Berkaca Kasus Vita, Waspada Jaringan Eksploitasi Anak
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 603.000
- Rp 1,415.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

