
Hambali Ajukan Petisi Untuk Bebas dari Kamp Guantanamo
Jumat, 12/03/2010 08:59 WIB
Hambali (AFP)
Washington -
Gembong teroris yang dituduh terlibat bom Bali 2002, Hambali, mengajukan upaya hukum untuk bisa bebas dari penjara militer AS. Pria bernama asli Riduan Isamuddin itu saat ini masih terus ditahan di kamp Guantanamo Bay, Kuba.
Petisi untuk upaya pembebasan telah dimasukkan ke Pengadilan Distrik AS di Washington atas nama Riduan Isamuddin yang juga dikenal sebagai Hambali. Demikian seperti diberitakan Reuters, Jumat (12/3/2010).
Seorang juru bicara Departemen Kehakiman AS tidak mau berkomentar mengenai pengajuan petisi itu. Namun dikatakannya, saat ini belum ada keputusan final mengenai apakah Hambali akan diadili di pengadilan militer atau di pengadilan federal AS.
Pengacara Hambali mengatakan, kasus kliennya itu harus diajukan ke Pengadilan Distrik AS. Petisi Hambali telah diajukan pada Kamis, 11 Maret waktu setempat.
Hambali disebut-sebut sebagai anggota senior kelompok radikal Jemaah Islamiah (JI) yang terkait jaringan teroris Al Qaeda pimpinan Osama bin Laden. Hamballi juga dituduh membantu pendanaan pengeboman Hotel JW Marriott di Jakarta pada tahun 2003.
Bahkan menurut otoritas AS, Hambali telah mengakui bahwa 17 anggotanya sedang dilatih untuk melakukan serangan-serangan di AS.
Saat ini ada 188 tahanan di penjara militer AS di Guantanamo Bay di Kuba. Upaya pemerintahan Presiden Barack Obama untuk menutup penjara itu telah tertunda oleh masalah-masalah politik dan hukum terkait penutupan kamp tersebut. (ita/nrl)
Petisi untuk upaya pembebasan telah dimasukkan ke Pengadilan Distrik AS di Washington atas nama Riduan Isamuddin yang juga dikenal sebagai Hambali. Demikian seperti diberitakan Reuters, Jumat (12/3/2010).
Seorang juru bicara Departemen Kehakiman AS tidak mau berkomentar mengenai pengajuan petisi itu. Namun dikatakannya, saat ini belum ada keputusan final mengenai apakah Hambali akan diadili di pengadilan militer atau di pengadilan federal AS.
Pengacara Hambali mengatakan, kasus kliennya itu harus diajukan ke Pengadilan Distrik AS. Petisi Hambali telah diajukan pada Kamis, 11 Maret waktu setempat.
Hambali disebut-sebut sebagai anggota senior kelompok radikal Jemaah Islamiah (JI) yang terkait jaringan teroris Al Qaeda pimpinan Osama bin Laden. Hamballi juga dituduh membantu pendanaan pengeboman Hotel JW Marriott di Jakarta pada tahun 2003.
Bahkan menurut otoritas AS, Hambali telah mengakui bahwa 17 anggotanya sedang dilatih untuk melakukan serangan-serangan di AS.
Saat ini ada 188 tahanan di penjara militer AS di Guantanamo Bay di Kuba. Upaya pemerintahan Presiden Barack Obama untuk menutup penjara itu telah tertunda oleh masalah-masalah politik dan hukum terkait penutupan kamp tersebut. (ita/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 22:14 WIB
Tersangka Geng Cewek Bali Dibela 9 Pengacara
-
Senin, 13/02/2012 22:09 WIB
Direktur Keuangan Elnusa Divonis 8 Tahun Penjara
-
Senin, 13/02/2012 22:00 WIB
SBY: Keluarga Ibu Ani Hanya Nasabah, Tak Terkait Kasus Century
-
Senin, 13/02/2012 21:59 WIB
Soal Penuntasan Kasus Munir, SBY Serahkan ke MA
-
Senin, 13/02/2012 21:43 WIB
SBY: FPI Harus Bertanya Kenapa Bisa Ditolak di Kalteng?
-
Senin, 13/02/2012 17:42 WIB
Ditolak di Palangkaraya, FPI Polisikan Gubernur & Kapolda
-
Senin, 13/02/2012 20:47 WIB
Keluarga Nasrudin: Hanya Mukjizat yang Bisa Bebaskan Antasari
-
Senin, 13/02/2012 16:54 WIB
Dikecam Soal Deportasi Penghina Nabi Muhammad, Malaysia Membela Diri
-
603 Komentar
-
515 Komentar
-
448 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 598.000
- Rp 1,404.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

