
Thailand Siaga Penuh, 50.000 Personel Dikerahkan Untuk Amankan Bangkok
Jumat, 12/03/2010 09:44 WIB
AFP
Bangkok -
Pasukan keamanan Thailand siaga penuh. Sekitar 50 ribu personel telah dikerahkan ke jalan-jalan di Bangkok menjelang aksi protes besar-besaran yang akan dilakukan para pendemo antipemerintah hari ini.
Aksi demo yang dilakukan para pendukung mantan Perdana Menteri (PM) Thailand Thaksin Shinawatra itu dikhawatirkan akan berubah menjadi kerusuhan.
Dikatakan Deputi PM Thailand Suthep Thaugsuban, sebanyak 30 ribu tentara, 10 ribu polisi dan 10 ribu relawan sipil telah dikerahkan untuk mengamankan Bangkok.
"Jika para pendemo menyerbu ke pangkalan-pangkalan militer atau kantor polisi, pemerintah akan menggunakan pasukan bersenjata untuk menumpas secepatnya, karena kami menganggap mereka teroris," cetus Suthep pada wartawan seperti dilansir AFP, Jumat (12/3/2010).
Menurut rencana, pendukung Thaksin yang dikenal sebagai massa 'red shirts' atau 'baju merah' karena banyak yang memakai baju berwarna merah saat berdemo, akan menggelar aksinya hari ini. Rencananya, aksi demo akan berlangsung hingga Minggu, 14 Maret.
"Jika pemerintah tidak mundur sampai tanggal 15 Maret, kami akan berdemo di seluruh Bangkok. Ini akan menjadi demo terbesar di Bangkok yang pernah terjadi," cetus Nattawut Saikua, seorang pemimpin kelompok 'red-shirt'.
Pemerintah Thai memperkirakan aksi demo tersebut akan diikuti sekitar 100 ribu orang.
(ita/nrl)
Aksi demo yang dilakukan para pendukung mantan Perdana Menteri (PM) Thailand Thaksin Shinawatra itu dikhawatirkan akan berubah menjadi kerusuhan.
Dikatakan Deputi PM Thailand Suthep Thaugsuban, sebanyak 30 ribu tentara, 10 ribu polisi dan 10 ribu relawan sipil telah dikerahkan untuk mengamankan Bangkok.
"Jika para pendemo menyerbu ke pangkalan-pangkalan militer atau kantor polisi, pemerintah akan menggunakan pasukan bersenjata untuk menumpas secepatnya, karena kami menganggap mereka teroris," cetus Suthep pada wartawan seperti dilansir AFP, Jumat (12/3/2010).
Menurut rencana, pendukung Thaksin yang dikenal sebagai massa 'red shirts' atau 'baju merah' karena banyak yang memakai baju berwarna merah saat berdemo, akan menggelar aksinya hari ini. Rencananya, aksi demo akan berlangsung hingga Minggu, 14 Maret.
"Jika pemerintah tidak mundur sampai tanggal 15 Maret, kami akan berdemo di seluruh Bangkok. Ini akan menjadi demo terbesar di Bangkok yang pernah terjadi," cetus Nattawut Saikua, seorang pemimpin kelompok 'red-shirt'.
Pemerintah Thai memperkirakan aksi demo tersebut akan diikuti sekitar 100 ribu orang.
(ita/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 14/02/2012 06:02 WIB
Kelebihan Muatan, Pick Up Terbalik di Tol Pondok Gede Timur
-
Selasa, 14/02/2012 05:43 WIB
Perkantoran Kemendagri Kalibata Terbakar, 14 Mobil Pemadam Meluncur
-
Selasa, 14/02/2012 05:02 WIB
8 Poin Kode Etik Dihapus MA, KY Harus Optimalkan Hak Sadap Telepon Hakim
-
Selasa, 14/02/2012 04:17 WIB
Dua Bayi Tanpa Dinding Perut Dirawat di RSUP Adam Malik Medan
-
Selasa, 14/02/2012 04:06 WIB
Pria Diduga Bandar Narkoba Terjaring Razia Kumpul Kebo di Depok
-
Selasa, 14/02/2012 03:15 WIB
Hari Valentine, 5 Pasangan Kumpul Kebo Diciduk di Depok
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Selasa, 14/02/2012 02:00 WIB
Wah! Gunung Dempo Diperkirakan Tambah Tinggi 23 Meter
-
Selasa, 14/02/2012 04:06 WIB
Pria Diduga Bandar Narkoba Terjaring Razia Kumpul Kebo di Depok
-
614 Komentar
-
506 Komentar
-
452 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 598.000
- Rp 1,404.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

