Tiga Anak Fauzi Ikut Diamankan
Kak Seto: Harusnya Anak Fauzi Bisa Ujian di Luar Sekolah
Jumat, 12/03/2010 11:21 WIB
Foto: Dokumen detikcom
Jakarta -
Tiga anak Fauzi Syarif, pria yang diduga terlibat terorisme, ikut diamankan polisi. Akibatnya, ketiga bocah sekolah dasar (SD) itu tidak bisa mengikuti ujian sekolah.
Ketua Komisi Perlindungan Anak (Komnas PA) Seto Mulyadi pun menyayangkan tindakan tersebut. Apapun alasan pengamanan itu, seharusnya hak anak tidak dilanggar.
"Jangan sampai hal ini terjadi pelanggaran hak anak. Anak teroris atau anak apa itu tetap anak. Jadi mohon hak untuk belajar tidak dilanggar," kata pria yang akrab disapa Kak Seto ini kepada detikcom, Jumat (12/3/2010).
Kak Seto mengatakan, jika ketiga anak itu memang harus diamankan, sebaiknya polisi bekerja sama dengan pihak sekolah agar kelanjutan belajar anak tidak terganggu. "Kan bisa dilakukan ujian di luar sekolah," katanya.
Selain itu, polisi juga harus menjaga psikologis ketiga anak-anak yang boleh jadi tidak bersalah tersebut. "Jangan sampai ada tekanan atau kekerasan psikis. Walau diamankan, anak-anak itu juga harus diberikan suasana yang nyaman," kata Kak Seto.
Sebelumnya, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 12, Muhrowi, meminta polisi memulangkan ketiga anak Fauzi, karena harus mengikuti ujian sekolah. Sehari sebelum rumah anak mereka digeledah Densus 88, ketiga bocah itu masih masuk ujian.
Namun hingga Kamis (11/3/2010) kemarin, ketiganya belum juga kembali ke sekolah.
(ken/iy)
Ketua Komisi Perlindungan Anak (Komnas PA) Seto Mulyadi pun menyayangkan tindakan tersebut. Apapun alasan pengamanan itu, seharusnya hak anak tidak dilanggar.
"Jangan sampai hal ini terjadi pelanggaran hak anak. Anak teroris atau anak apa itu tetap anak. Jadi mohon hak untuk belajar tidak dilanggar," kata pria yang akrab disapa Kak Seto ini kepada detikcom, Jumat (12/3/2010).
Kak Seto mengatakan, jika ketiga anak itu memang harus diamankan, sebaiknya polisi bekerja sama dengan pihak sekolah agar kelanjutan belajar anak tidak terganggu. "Kan bisa dilakukan ujian di luar sekolah," katanya.
Selain itu, polisi juga harus menjaga psikologis ketiga anak-anak yang boleh jadi tidak bersalah tersebut. "Jangan sampai ada tekanan atau kekerasan psikis. Walau diamankan, anak-anak itu juga harus diberikan suasana yang nyaman," kata Kak Seto.
Sebelumnya, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 12, Muhrowi, meminta polisi memulangkan ketiga anak Fauzi, karena harus mengikuti ujian sekolah. Sehari sebelum rumah anak mereka digeledah Densus 88, ketiga bocah itu masih masuk ujian.
Namun hingga Kamis (11/3/2010) kemarin, ketiganya belum juga kembali ke sekolah.
(ken/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
443 Komentar
-
385 Komentar
-
352 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

