Soal PDIP Gabung PD
Maruarar: Taufiq Kiemas Kita Hormati Tapi Tidak Kita Taati
Jumat, 12/03/2010 16:10 WIB
Jakarta -
Ketua Dewan Pertimbagan Pusat PDIP, Taufiq Kiemas mengatakan sebaiknya Partai Demokrat (PD) merangkul PDIP agar koalisi menjadi stabil. Namun pernyataan Taufiq tersebut tidak akan dilakukan oleh para pengurus PDIP.
"Lihat PDIP, lihat Megawati, Pak Taufiq kita hormati, tetapi tidak kita turuti. Saya menghormati beliau sebagai orang tua saya," ujar ketua DPP PDIP Maruarar Sirait dalam diskusi 'Masa Depan Koalisi Pasca Century' di CDCC, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/3/2010).
Menurut Ara, panggilan Maruarar, dalam politik tidak ada yang abu-abu sehingga tidak bisa ada dua orang pemimpin dalam satu partai. Ara menambahkan, terkait masa depan koalisi dirinya menilai SBY tidak akan melepas PKS atau Golkar. Alasannya sulit mencari partner koalisi baru.
"Soal koalisi, Golkar-PKS mau diganti, tapi apa mungkin? Melawan PDIP sendirian saja sudah sulit, apalagi melawan bertiga," jelas anggota Pansus
Century tersebut.
Ara membenarkan bahwa PDIP pernah ditawari posisi menteri, namun ditolak. Terkait kebijakan PDIP ke depan, Ara mengatakan semuanya akan ditentukan pada saat kongres PDIP di Bali bulan depan.
"Kongres ke depan akan menentukan arah PDIP ke mana. Saya akan loyal kepada kebijakan partai saya," terangnya.
(ddt/yid)
"Lihat PDIP, lihat Megawati, Pak Taufiq kita hormati, tetapi tidak kita turuti. Saya menghormati beliau sebagai orang tua saya," ujar ketua DPP PDIP Maruarar Sirait dalam diskusi 'Masa Depan Koalisi Pasca Century' di CDCC, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/3/2010).
Menurut Ara, panggilan Maruarar, dalam politik tidak ada yang abu-abu sehingga tidak bisa ada dua orang pemimpin dalam satu partai. Ara menambahkan, terkait masa depan koalisi dirinya menilai SBY tidak akan melepas PKS atau Golkar. Alasannya sulit mencari partner koalisi baru.
"Soal koalisi, Golkar-PKS mau diganti, tapi apa mungkin? Melawan PDIP sendirian saja sudah sulit, apalagi melawan bertiga," jelas anggota Pansus
Century tersebut.
Ara membenarkan bahwa PDIP pernah ditawari posisi menteri, namun ditolak. Terkait kebijakan PDIP ke depan, Ara mengatakan semuanya akan ditentukan pada saat kongres PDIP di Bali bulan depan.
"Kongres ke depan akan menentukan arah PDIP ke mana. Saya akan loyal kepada kebijakan partai saya," terangnya.
(ddt/yid)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 12:43 WIB
Perampok Kantor Pajak Pancoran Gondol Rp 29 Juta & 1 Brankas Kosong
-
Senin, 13/02/2012 12:41 WIB
Nasir Yakin Tak Akan Dipecat dari Partai Demokrat
-
Senin, 13/02/2012 12:38 WIB
Tembak Pegawai SPBU di Condet, Perampok Gasak Uang Rp 215 Juta
-
Senin, 13/02/2012 12:30 WIB
Patrialis Dukung Pencabutan Kartu Akses Komisi III DPR
-
Senin, 13/02/2012 12:30 WIB
Pembelian Saham Garuda, Kasus Pencucian Uang Pertama yang KPK Tangani
-
Senin, 13/02/2012 11:45 WIB
Beli Saham Garuda Rp 300 M, Nazaruddin Putar Uang Wisma Atlet
-
Senin, 13/02/2012 10:29 WIB
Jenderal Tersodok Shinta Bachir
-
Senin, 13/02/2012 11:23 WIB
Alasan MA Mencabut 8 Poin Kode Etik Hakim Terkait Kasus Antasari Azhar
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
627 Komentar
-
515 Komentar
-
411 Komentar
-
385 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 12:28 WIB
Angie Menanti Dibui
Bumerang Omongan Sang Putri
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

