Eks Anggota Pansus Desak Pembentukan Tim Pengawas Kasus Century
Jumat, 12/03/2010 17:42 WIB
Jakarta -
DPR telah memutuskan kasus Bank Century bersalah dalam kebijakan dan pelaksanaannya. Tak ingin keputusan itu mandeg, mantan anggota Pansus Century Agun Gunandjar Sudarsa mendesak DPR segera membentuk tim pengawas usai reses akhir bulan Maret.
"Sebaiknya itu segera dibentuk nanti setelah reses. Karena itu sudah perintah langsung dari rekomendasi," kata Agun di sela-sela Diklat Penyegaran Kader dan Penggerak Partai Golkar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (12/3/2010).
Agun mengusulkan keanggotaan Tim Pengawas dibagi secara proporsional oleh fraksi-fraksi yang ada mirip seperti keanggotaan di Pansus, dengan jumlah 15 orang. Agar kerja tim tersebut efektif, Agun meminta anggota tim tersebut diambil dari mantan anggota Pansus. Alasannya karena mantan anggota Pansus lebih menguasai materi Century.
"Karena sejak awal tim pansus lah yang menggarap dan membahas skandal Bank Century ini sehingga akan lebih tajam," papar anggota Komisi II ini.
Selain itu, Agun mengusulkan agar nantinya tim pengawas ini diberi kewenangan untuk bisa memanggil para penegak hukum baik itu polisi, KPK, atau Kejaksaan Agung. Namun pemanggilan itu hanya sebatas untuk mengetahui perkembangan kasus.
"Tidak substansi. Kalau substansi nanti dikira kita mengintervensi," tutupnya.
(Rez/fay)
"Sebaiknya itu segera dibentuk nanti setelah reses. Karena itu sudah perintah langsung dari rekomendasi," kata Agun di sela-sela Diklat Penyegaran Kader dan Penggerak Partai Golkar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (12/3/2010).
Agun mengusulkan keanggotaan Tim Pengawas dibagi secara proporsional oleh fraksi-fraksi yang ada mirip seperti keanggotaan di Pansus, dengan jumlah 15 orang. Agar kerja tim tersebut efektif, Agun meminta anggota tim tersebut diambil dari mantan anggota Pansus. Alasannya karena mantan anggota Pansus lebih menguasai materi Century.
"Karena sejak awal tim pansus lah yang menggarap dan membahas skandal Bank Century ini sehingga akan lebih tajam," papar anggota Komisi II ini.
Selain itu, Agun mengusulkan agar nantinya tim pengawas ini diberi kewenangan untuk bisa memanggil para penegak hukum baik itu polisi, KPK, atau Kejaksaan Agung. Namun pemanggilan itu hanya sebatas untuk mengetahui perkembangan kasus.
"Tidak substansi. Kalau substansi nanti dikira kita mengintervensi," tutupnya.
(Rez/fay)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 08:08 WIB
MPR: Hari Pers Nasional, Kembalikan Independensi Pers!
-
Kamis, 09/02/2012 07:59 WIB
Para Pendiri PD Bakal Bertemu Bahas Masa Depan Partai
-
Kamis, 09/02/2012 07:45 WIB
PPATK Temukan 1.890 Transaksi Mencurigakan di Januari 2012
-
Kamis, 09/02/2012 07:27 WIB
Cegah Pilotnya Nyabu, Merpati Terus Lakukan Tes Urine
-
Kamis, 09/02/2012 07:10 WIB
Mengembalikan Kejayaan Pesisir Timur Sumatera Selatan
-
Kamis, 09/02/2012 06:42 WIB
Iran akan Serbu Fasilitas AS di Seluruh Dunia Jika Diserang
-
Kamis, 09/02/2012 07:45 WIB
PPATK Temukan 1.890 Transaksi Mencurigakan di Januari 2012
-
Rabu, 08/02/2012 13:19 WIB
PPATK Endus Transaksi Mencurigakan di Istana Hingga Penegak Hukum
-
Kamis, 09/02/2012 00:08 WIB
Tim Investigasi: Jembatan Kukar Salah Sejak Perencanaan
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,419.000
- Rp 605.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

