Kasus Pajak Rp 25 M
Susno Tuding Ada Markus di Bareskrim
Sabtu, 13/03/2010 08:45 WIB
Jakarta -
Mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji menuding ada 'oknum' dibalik mandeknya kasus dugaan korupsi perpajakan senilai Rp 25 M di Bareskrim. Ia bahkan tegas-tegas menyebut ada makelar kasus (markus) yang bermain.
"Jelas ada markus," ujar Susno kepada wartawan, Jumat (12/3/2010) malam.
Menurut Susno, tudingan itu bukan tanpa alasan. Pasalnya, sejak masih menjabat Kabareskrim ia sudah berpesan pada bawahannya agar kasus tersebut diungkap tuntas.
"Saya bilang, kasus seperti ini biasanya suka banyak markus yang datang. Makanya sebelum lengser saya titip pesan agar kasus korupsinya diusut tuntas," jelasnya.
Satu bulan hingga tiga bulan tak ada kabar, Susno akhirnya mencari-cari tahu. Berita yang didapat tak sesuai yang diharapkan.
"Saya tanya-tanya katanya kasus pertama Rp 400 juta sudah jalan, tapi yang besar Rp 24 M sudah dicairkan," imbuh jenderal bintang tiga ini.
"Kenapa dicairkan? Kan jelas ada indikasinya (tindak pidana)," tandasnya.
Sayangnya, Susno enggan menjelaskan lebih lanjut siapa markus yang dimaksud. Yang jelas, Susno mengatakan kasus tersebut ditangani Bareskrim sejak Maret 2009.
Kasus ini berawal dari adanya rekening mencurigakan milik pegawai perpajakan berinisial GT berpangkat inspektur. Setelah ditelusuri, ternyata terdapat jumlah duit sebesar Rp 24 M yang ditransfer oleh beberapa wajib pajak yang ditanganinya.
"Bawahannya saja dapat Rp 24 M. Pak De dan atasan-atasannya berapa? Kita nggak tahu," tanya Susno.
Kasus tersebut masuk ke Bareskrim sekitar bulan Maret 2009. Ditangani oleh penyidik di Direktorat II Ekonomi Khusus dan Direktorat III Tindak Pidana Korupsi Bareskrim. Namun, akhirnya kasus ini 'menguap' seperti yang diungkapkan Susno.
Sebelumnya, Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi berjanji akan mengusut tuntas apabila ada pelanggaran yang dilakukan anak buahnya. "Yang jelas kalau ada penyimpangan dari anggota kita, kita harus bongkar," kata Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi usai acara pelatihan penanggulangan teror di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (11/3/2010).
(ape/Rez)
"Jelas ada markus," ujar Susno kepada wartawan, Jumat (12/3/2010) malam.
Menurut Susno, tudingan itu bukan tanpa alasan. Pasalnya, sejak masih menjabat Kabareskrim ia sudah berpesan pada bawahannya agar kasus tersebut diungkap tuntas.
"Saya bilang, kasus seperti ini biasanya suka banyak markus yang datang. Makanya sebelum lengser saya titip pesan agar kasus korupsinya diusut tuntas," jelasnya.
Satu bulan hingga tiga bulan tak ada kabar, Susno akhirnya mencari-cari tahu. Berita yang didapat tak sesuai yang diharapkan.
"Saya tanya-tanya katanya kasus pertama Rp 400 juta sudah jalan, tapi yang besar Rp 24 M sudah dicairkan," imbuh jenderal bintang tiga ini.
"Kenapa dicairkan? Kan jelas ada indikasinya (tindak pidana)," tandasnya.
Sayangnya, Susno enggan menjelaskan lebih lanjut siapa markus yang dimaksud. Yang jelas, Susno mengatakan kasus tersebut ditangani Bareskrim sejak Maret 2009.
Kasus ini berawal dari adanya rekening mencurigakan milik pegawai perpajakan berinisial GT berpangkat inspektur. Setelah ditelusuri, ternyata terdapat jumlah duit sebesar Rp 24 M yang ditransfer oleh beberapa wajib pajak yang ditanganinya.
"Bawahannya saja dapat Rp 24 M. Pak De dan atasan-atasannya berapa? Kita nggak tahu," tanya Susno.
Kasus tersebut masuk ke Bareskrim sekitar bulan Maret 2009. Ditangani oleh penyidik di Direktorat II Ekonomi Khusus dan Direktorat III Tindak Pidana Korupsi Bareskrim. Namun, akhirnya kasus ini 'menguap' seperti yang diungkapkan Susno.
Sebelumnya, Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi berjanji akan mengusut tuntas apabila ada pelanggaran yang dilakukan anak buahnya. "Yang jelas kalau ada penyimpangan dari anggota kita, kita harus bongkar," kata Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi usai acara pelatihan penanggulangan teror di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (11/3/2010).
(ape/Rez)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 13:41 WIB
Soal Kunjungan Tengah Malam Nasir ke Nazar, Saan: Kita Serahkan ke Lapas
-
Kamis, 09/02/2012 13:36 WIB
Hebat! Siswa SMK 2 Langsa Bikin Alat Pengubah Air Jadi Bahan Bakar
-
Kamis, 09/02/2012 13:26 WIB
Wasekjen PD: Tak Ada Politik Uang dalam Kongres PD
-
Kamis, 09/02/2012 13:24 WIB
Hak Jawab Hagus Suanto
-
Kamis, 09/02/2012 13:15 WIB
LSM Kritik Proses Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu yang Tak Transparan
-
Kamis, 09/02/2012 11:23 WIB
Politisi PD Sulut Siap Kembalikan Rp 100 Juta & BB ke Anas
-
Kamis, 09/02/2012 11:49 WIB
Wamen Denny Pergoki Nazaruddin, Nasir, dan Pengacara Rosa di Cipinang
-
Kamis, 09/02/2012 12:31 WIB
Denny: Ada Apa Pengacara Rosa Diskusi dengan Nazaruddin Tengah Malam?
-
Kamis, 09/02/2012 12:47 WIB
AS Pernah Tawarkan Suaka Politik ke Mubarak & Keluarga
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,419.000
- Rp 605.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

