Mantan Teroris: Umar Patek Harus Ditangkap Hidup-hidup

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Sabtu, 13/03/2010 10:58 WIB
Jakarta - Dalam beberapa operasinya, Polri terpaksa menembak mati para tersangka teroris, terutama para teroris utama, seperti Dr Azahari, Noordin M Top, dan Dulmatin. Hal ini ditentang keras oleh seorang mantan teroris, seharusnya teroris tersebut ditangkap dalam keadaan hidup.

"Nafsu membunuh Polri jangan ditunjukkan. Teroris harus ditangkap hidup-hidup," ujar mantan teroris Umar Abduh dalam diskusi "Polemik: Masih Ada Teroris" di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (13/3/2010).

Umar mengatakan, Polri sebenarnya memiliki alat canggih yang mampu mendeteksi posisi dan jumlah personil teroris di suatu tempat.

"Jadi seharusnya kan mereka bisa dikepung, lalu ditangkap hidup-hidup," tuturnya.

"Polri ini tidak serius," tambahnya.

Menurut Umar, teroris tidak mengenal istilah kalah atau menyerah, karena sifatnya ideologis.

"Kalau ada yang meninggal mereka bangga dan siap menggantikan. Itu sudah ideologi," jelasnya.

Oleh karena itu, untuk target selanjutnya seperti Umar Patek, Umar berharap, Polri harus bisa menangkapnya hidup-hidup.

"Umar Patek harus ditangkap hidup-hidup. Kalau tidak, turun jadi polisi," tutupnya.
(nvc/gah)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel