
Kasus Century
Politisi PKS: Ancaman Potong Anggaran karena KPK Tak Serius
Minggu, 14/03/2010 17:17 WIB
Jakarta -
Komisi III DPR menyangkal bila pemotongan anggaran KPK sebagai sebuah ancaman. Tindakan itu dilakukan hanya untuk mengingatkan KPK agar serius mengusut dugaan korupsi di kasus Century.
"Ide pemotongan ini lebih dilatarbelakangi oleh adanya penilaian dari Komisi III terhadap KPK yang terkesan tidak bernafsu menindaklanjuti sejumlah rekomendasi panitia angket Century DPR yang diduga kuat mengarah ke tindak pidana korupsi," kata anggota Komisi III Nasir Djamil saat dihubungi detikcom, Minggu (14/3/2010).
Politisi PKS menyatakan, munculnya ide itu berawal dari pernyataan Plt Ketua KPK Tumpak Hatorangan Panggabean yang menyatakan rekomendasi DPR bukan alat bukti.
"Tidak salah sih, tapi pernyataan itu terkesan bahwa KPK berdiri berjauhan dengan ekspektasi publik. KPK seharusnya bekerja keras untuk membantu DPR guna membongkar dugaan tipikor dalam Centurygate," jelasnya.
Memberikan opini bahwa rekomendasi DPR bukan alat bukti menimbulkan beragam tafsir kepada KPK. Apakah KPK masih punya nyali atau sebaliknya?
"Pendapat pemotongan anggaran KPK ini berasal dari sejumlah anggota di Komisi III. Tapi ini bukan ancaman, hanya mengingatkan KPK bahwa Komisi III DPR punya kewenangan untuk memangkas anggaran KPK," jelasnya.
Harapannya, lanjut Nasir, KPK bisa sungguh-sungguh dan tidak setengah hati. "Karena dampaknya negatif bagi masa depan KPK jika KPK tidak bernafsu mengusut dugaan tipikor dalam Centurygate," tutupnya.
(ndr/nrl)
"Ide pemotongan ini lebih dilatarbelakangi oleh adanya penilaian dari Komisi III terhadap KPK yang terkesan tidak bernafsu menindaklanjuti sejumlah rekomendasi panitia angket Century DPR yang diduga kuat mengarah ke tindak pidana korupsi," kata anggota Komisi III Nasir Djamil saat dihubungi detikcom, Minggu (14/3/2010).
Politisi PKS menyatakan, munculnya ide itu berawal dari pernyataan Plt Ketua KPK Tumpak Hatorangan Panggabean yang menyatakan rekomendasi DPR bukan alat bukti.
"Tidak salah sih, tapi pernyataan itu terkesan bahwa KPK berdiri berjauhan dengan ekspektasi publik. KPK seharusnya bekerja keras untuk membantu DPR guna membongkar dugaan tipikor dalam Centurygate," jelasnya.
Memberikan opini bahwa rekomendasi DPR bukan alat bukti menimbulkan beragam tafsir kepada KPK. Apakah KPK masih punya nyali atau sebaliknya?
"Pendapat pemotongan anggaran KPK ini berasal dari sejumlah anggota di Komisi III. Tapi ini bukan ancaman, hanya mengingatkan KPK bahwa Komisi III DPR punya kewenangan untuk memangkas anggaran KPK," jelasnya.
Harapannya, lanjut Nasir, KPK bisa sungguh-sungguh dan tidak setengah hati. "Karena dampaknya negatif bagi masa depan KPK jika KPK tidak bernafsu mengusut dugaan tipikor dalam Centurygate," tutupnya.
(ndr/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 23:42 WIB
Membasmi Korupsi Adalah Tantangan Berat Bagi SBY
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 22:14 WIB
Tersangka Geng Cewek Bali Dibela 9 Pengacara
-
Senin, 13/02/2012 22:09 WIB
Direktur Keuangan Elnusa Divonis 8 Tahun Penjara
-
Senin, 13/02/2012 21:43 WIB
SBY: FPI Harus Bertanya Kenapa Bisa Ditolak di Kalteng?
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 17:42 WIB
Ditolak di Palangkaraya, FPI Polisikan Gubernur & Kapolda
-
611 Komentar
-
503 Komentar
-
451 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 598.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

