Pabrik Pengharum Ruangan Terbakar di Medan
Senin, 15/03/2010 19:43 WIB
Medan -
Pabrik PT Calmic yang memproduksi pengharum ruangan dengan merk dagang Rentokil Initial, di Jl Setia Baru, Medan, terbakar Senin (15/3/2010) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah.
Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran. Dugaan sementara, api berasal dari hubungan arus pendek listrik.
Salah seorang saksi mata, M Sitanggang mengatakan, api mulai terlihat dari arah belakang pabrik, tempat penyimpanan bahan baku Rentokil Initial. Api cepat membesar dan membakar seluruh bangunan serta membakar sejumlah sepeda motor yang berada di areal pabrik.
"Saat api membesar, terdengar ledakan berulang kali," kata Sitanggang.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar setengah jam setelah kejadian. Untuk memadamkan api, petugas mengerahkan sembilan unit mobil pemadam. Proses pemadaman api sempat terkendala jalan yang terlalu sempit menuju lokasi pabrik.
Kepala Lingkungan Delapan, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Baru, Burhanuddin mengatakan, pabrik Rentokil Initial beroperasi sekitar tujuh bulan lalu. "Pabrik ini memproduksi cairan pengharum untuk ruangan dan kamar mandi. Biasanya produksi dipasarkan ke sejumlah hotel dan perkantoran," kata Burhanuddin.
Peristiwa ini sempat membuat warga sekitar cemas. Pasalnya, dari dalam rumah, terdengar letupan akibat kaleng Rentokil Initial terbakar.
(rul/lrn)
Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran. Dugaan sementara, api berasal dari hubungan arus pendek listrik.
Salah seorang saksi mata, M Sitanggang mengatakan, api mulai terlihat dari arah belakang pabrik, tempat penyimpanan bahan baku Rentokil Initial. Api cepat membesar dan membakar seluruh bangunan serta membakar sejumlah sepeda motor yang berada di areal pabrik.
"Saat api membesar, terdengar ledakan berulang kali," kata Sitanggang.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar setengah jam setelah kejadian. Untuk memadamkan api, petugas mengerahkan sembilan unit mobil pemadam. Proses pemadaman api sempat terkendala jalan yang terlalu sempit menuju lokasi pabrik.
Kepala Lingkungan Delapan, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Baru, Burhanuddin mengatakan, pabrik Rentokil Initial beroperasi sekitar tujuh bulan lalu. "Pabrik ini memproduksi cairan pengharum untuk ruangan dan kamar mandi. Biasanya produksi dipasarkan ke sejumlah hotel dan perkantoran," kata Burhanuddin.
Peristiwa ini sempat membuat warga sekitar cemas. Pasalnya, dari dalam rumah, terdengar letupan akibat kaleng Rentokil Initial terbakar.
(rul/lrn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 01:37 WIB
Anggota Timwas Century: Rencana Beli Bank Mutiara Tidak Masuk Akal
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
Senin, 13/02/2012 00:25 WIB
Kemenkum HAM Siap Bantu Masa Pasca Rehabilitasi Pecandu Narkoba
-
Minggu, 12/02/2012 23:39 WIB
DPP Siap Laksanakan Rekomendasi DK Soal Kader PD yang Layak Dipecat
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 00:44 WIB
Hujan Deras Selama 3 Jam, Sebagian Wilayah Jakarta Tergenang
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi
-
Senin, 13/02/2012 01:37 WIB
Anggota Timwas Century: Rencana Beli Bank Mutiara Tidak Masuk Akal
-
594 Komentar
-
501 Komentar
-
384 Komentar
-
208 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

