Kemhan Tak Incar Kerjasama Baru Militer dengan AS
Selasa, 16/03/2010 00:42 WIB
Jakarta -
Agenda terpenting kunjungan Presiden AS Barack Obama ke Indonesia adalah menandatangani nota kesepahaman peningkatan hubungan dua negara. Khusus untuk kerjasama militer, Kementerian Pertahanan (Kemhan) menilai sejauh ini tidak ada yang perlu ditingkatkan.
"Lha semua teknis kerjasama militer to militer sudah berjalan kok. Mau apa lagi? Apa yang kita cemaskan?" kata Menhan Purnomo Yusgiantoro, di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (15/3/2010).
Menurutnya, kerjasama militer RI-AS sudah kembali berjalan lancar menyusul keputusan pencabutan embargo militer pada akhir 2005. Sejak itu TNI kembali rutin mengirim personel ke AS untuk menempuh pendidikan komando, S2 dan teknis lain seperti latihan melawan terorisme seperti yang sedang berlangsung.
Namun bila militer AS menginginkan adanya latihan bersama antarpasukan tempur, bagi Indonesia hal itu bukan masalah. Termasuk kemungkinan latihan bersama Kopassus TNI AD yang hingga kini tidak lagi diadakan terkait tudingan terlibat pelanggaran HAM dalam kerusuhan Mei 1998.
"Silahkan kalau kerjasama keamanan, nggak ada ya nggak apa-apa. Mau latihan lagi juga silahkan, nanti kita akan ada hitung-hitungan. Bagi kita Kopassus tidak ada masalah, doktrin perang hutan mereka diakui dunia. Malahan mereka yang belajar ke kita soal perang di hutan," papar Menhan.
Lalu bagaimana dengan kerjasama modernisasi peralatan tempur satuan TNI seperti penambahan skuadron pesawat F16? "Kebijakan kita untuk striking forces sudah jelas, kita tidak mau tergantung pada satu kekuatan. Kalau soal jet tempur, banyak kok yang ke kantor menawarkan," jawab Menhan.
(lh/lrn)
"Lha semua teknis kerjasama militer to militer sudah berjalan kok. Mau apa lagi? Apa yang kita cemaskan?" kata Menhan Purnomo Yusgiantoro, di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (15/3/2010).
Menurutnya, kerjasama militer RI-AS sudah kembali berjalan lancar menyusul keputusan pencabutan embargo militer pada akhir 2005. Sejak itu TNI kembali rutin mengirim personel ke AS untuk menempuh pendidikan komando, S2 dan teknis lain seperti latihan melawan terorisme seperti yang sedang berlangsung.
Namun bila militer AS menginginkan adanya latihan bersama antarpasukan tempur, bagi Indonesia hal itu bukan masalah. Termasuk kemungkinan latihan bersama Kopassus TNI AD yang hingga kini tidak lagi diadakan terkait tudingan terlibat pelanggaran HAM dalam kerusuhan Mei 1998.
"Silahkan kalau kerjasama keamanan, nggak ada ya nggak apa-apa. Mau latihan lagi juga silahkan, nanti kita akan ada hitung-hitungan. Bagi kita Kopassus tidak ada masalah, doktrin perang hutan mereka diakui dunia. Malahan mereka yang belajar ke kita soal perang di hutan," papar Menhan.
Lalu bagaimana dengan kerjasama modernisasi peralatan tempur satuan TNI seperti penambahan skuadron pesawat F16? "Kebijakan kita untuk striking forces sudah jelas, kita tidak mau tergantung pada satu kekuatan. Kalau soal jet tempur, banyak kok yang ke kantor menawarkan," jawab Menhan.
(lh/lrn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 23:36 WIB
Aktivitas Gunung Lokon Meningkat, Waspadai Letusan
-
Kamis, 09/02/2012 22:31 WIB
MUI Sumsel Larang Perayaan Valentine's Day
-
Kamis, 09/02/2012 21:24 WIB
Braak! Mobil Walikota Depok Ditabrak Pemotor
-
Kamis, 09/02/2012 20:37 WIB
Pansel KPU-Bawaslu: Data Seleksi Sifatnya Rahasia
-
Kamis, 09/02/2012 20:31 WIB
Korban Pencabulan Habib 'H' Diiming-Iming Janji Surga dan Uang
-
Kamis, 09/02/2012 20:31 WIB
Korban Pencabulan Habib 'H' Diiming-Iming Janji Surga dan Uang
-
Kamis, 09/02/2012 21:28 WIB
Tabrak Mobil Walikota Depok, Pemotor Tak Dipolisikan
-
Kamis, 09/02/2012 15:49 WIB
Buruh di Jakarta Ancam Demo Besar-besaran, Foke: Buruh Harus Ngaca
-
Kamis, 09/02/2012 21:24 WIB
Braak! Mobil Walikota Depok Ditabrak Pemotor
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 857.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

