Hilang 44 Tahun, 2 Jasad Tentara Australia Ditemukan di Kalimantan
Selasa, 16/03/2010 18:27 WIB
Letnan Hudson (Dep Pertahanan Australia)
Canberra -
44 Tahun lalu, empat orang tentara Australia tewas akibat terseret banjir di sungai Kalimantan. Dua jenazah ditemukan, dua lainnya dinyatakan hilang. Kini, jenazah yang hilang tersebut berhasil ditemukan.
Perdana Menteri Australia Kevin Rudd mengungkapkan, informasi tentang lokasi penguburan jenazah berasal dari para penduduk desa di Kalimantan.
"Kini mereka bisa dibawa ke tempat perisitirahatan abadi mereka di Australia," kata Rudd kepada parlemen di Australia, seperti dilansir Sydney Morning Herald, Selasa (16/3/2010).
Dua tentara yang dimaksud adalah Letnan Kenneth Hudson asal Brisbane dan Robert Moncrieff asal Newcastle. Keduanya tergabung dalam pasukan elit bernama Special Air Service Regiment (SASR).
Letnan Hudson pernah bersekolah di Brisbane Industrial High pada tahun 1955. Kemudian ia bergabung dengan SASR pada tahun 1965, dan sempat mendapat julukan 'rock' karena ketahanan stamina dan kegesitannya dalam berperang.
Sementara Moncrieff, bergabung juga dengan SASR pada tahun 1965. Ia digambarkan sebagai penerjun payung handal dan peselancar di masa mudanya di Newcastle.
Pengiriman pasukan Australia ke Kalimantan saat itu untuk mengamankan lokasi ketika era konfrontasi antara Indonesia dan Malaysia. Selain Australia, pasukan Inggris juga disiagakan di dekat kawasan Sarawak untuk menjaga stabilitas keamanan.
(mad/ndr)
Perdana Menteri Australia Kevin Rudd mengungkapkan, informasi tentang lokasi penguburan jenazah berasal dari para penduduk desa di Kalimantan.
"Kini mereka bisa dibawa ke tempat perisitirahatan abadi mereka di Australia," kata Rudd kepada parlemen di Australia, seperti dilansir Sydney Morning Herald, Selasa (16/3/2010).
Dua tentara yang dimaksud adalah Letnan Kenneth Hudson asal Brisbane dan Robert Moncrieff asal Newcastle. Keduanya tergabung dalam pasukan elit bernama Special Air Service Regiment (SASR).
Letnan Hudson pernah bersekolah di Brisbane Industrial High pada tahun 1955. Kemudian ia bergabung dengan SASR pada tahun 1965, dan sempat mendapat julukan 'rock' karena ketahanan stamina dan kegesitannya dalam berperang.
Sementara Moncrieff, bergabung juga dengan SASR pada tahun 1965. Ia digambarkan sebagai penerjun payung handal dan peselancar di masa mudanya di Newcastle.
Pengiriman pasukan Australia ke Kalimantan saat itu untuk mengamankan lokasi ketika era konfrontasi antara Indonesia dan Malaysia. Selain Australia, pasukan Inggris juga disiagakan di dekat kawasan Sarawak untuk menjaga stabilitas keamanan.
(mad/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 20:38 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Jalani Tes Urine, Hasil Negatif
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 19:40 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Jadi Tersangka, Dijerat UU Lantas
-
Sabtu, 11/02/2012 19:21 WIB
Laporan dari Den Haag
Prof. Sofjan: Prestasi Anggota DPR Nol
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 19:21 WIB
Prof. Sofjan: Prestasi Anggota DPR Nol
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
362 Komentar
-
239 Komentar
-
229 Komentar
-
191 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

