Keluarga Belum Ditemukan, Jasad Pengawal Dulmatin Tetap di Freezer
Rabu, 17/03/2010 05:44 WIB
Jakarta -
Kepolisian belum menemukan keluarga Hasan Nour, pengawal Dulmatin yang tewas dalam penggerebekan di Pamulang, Tangerang, Banten. Oleh sebab itu, jenazah Hasan tidak akan segera dikebumikan, meski sudah hampir seminggu di RS Polri Kramat Jati.
"Masih baik kondisinya di mesin pendingin, sampai 8 bulan pun masih nggak apa-apa," kata Kepala RS Polri Brigjen Budi Siswanto, kepada detikcom, Selasa (16/3/2010) malam.
Menurut Budi, jenazah Hasan tergolong kategori jenazah yang 'spesial'. Dalam kasus sehari-hari, Polri memiliki kebijakan 14 hari untuk menguburkan jenazah jika tidak ada keluarga yang mengambilnya.
"Dulu juga pas bom Marriott sampai 8 bulan baru diambil. Nggak apa-apa karena ini bukan jenzah reguler," tambahnya.
Namun, pihak rumah sakit akan tetap menunggu instruksi dari penyidik Polri terkait penanganan jenazah. Jika ada permintaan untuk dimakamkan, maka RS Polri akan bekerjasama dengan dinas terkait untuk segera melakukan proses pemakaman.
"Kita tergantung penyidik saja. Nggak boleh sembarangan namanya juga titipan," lanjutnya.
Sementara itu, untuk dua jenazah lain yang tewas di Aceh, RS Polri masih melakukan proses identifikasi. Hasilnya, kemungkinan besar akan bisa keluar pada Rabu 17 Maret hari ini.
"Mudah-mudahan bisa besok (Rabu 17 Maret). Identifikasi selesai, tinggal mencocokkan DNA keluarganya," tutupnya.
(mad/Ari)
"Masih baik kondisinya di mesin pendingin, sampai 8 bulan pun masih nggak apa-apa," kata Kepala RS Polri Brigjen Budi Siswanto, kepada detikcom, Selasa (16/3/2010) malam.
Menurut Budi, jenazah Hasan tergolong kategori jenazah yang 'spesial'. Dalam kasus sehari-hari, Polri memiliki kebijakan 14 hari untuk menguburkan jenazah jika tidak ada keluarga yang mengambilnya.
"Dulu juga pas bom Marriott sampai 8 bulan baru diambil. Nggak apa-apa karena ini bukan jenzah reguler," tambahnya.
Namun, pihak rumah sakit akan tetap menunggu instruksi dari penyidik Polri terkait penanganan jenazah. Jika ada permintaan untuk dimakamkan, maka RS Polri akan bekerjasama dengan dinas terkait untuk segera melakukan proses pemakaman.
"Kita tergantung penyidik saja. Nggak boleh sembarangan namanya juga titipan," lanjutnya.
Sementara itu, untuk dua jenazah lain yang tewas di Aceh, RS Polri masih melakukan proses identifikasi. Hasilnya, kemungkinan besar akan bisa keluar pada Rabu 17 Maret hari ini.
"Mudah-mudahan bisa besok (Rabu 17 Maret). Identifikasi selesai, tinggal mencocokkan DNA keluarganya," tutupnya.
(mad/Ari)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 22:31 WIB
Jenazah Terakhir Korban Kecelakaan Maut di RS Paru Diambil Keluarga
-
Sabtu, 11/02/2012 22:02 WIB
Kaji Pasal Pembunuhan untuk Sopir Karunia Bakti, Polisi Gelar Perkara
-
Sabtu, 11/02/2012 21:26 WIB
Hujan Deras Sebabkan Banjir Setinggi 70 Cm di Gandaria
-
Sabtu, 11/02/2012 21:01 WIB
24 Jam Setelah Kecelakaan Bus Maut, Jalan Raya Cisarua Ramai Lancar
-
Sabtu, 11/02/2012 20:38 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Jalani Tes Urine, Hasil Negatif
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 19:21 WIB
Prof. Sofjan: Prestasi Anggota DPR Nol
-
394 Komentar
-
314 Komentar
-
250 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

