Tetapkan 2 Tersangka, Polri Pastikan L/C Century Fiktif
Rabu, 17/03/2010 13:51 WIB
Jakarta -
Polri telah mengantungi nama tersangka kasus L/C di Bank Century. Polri juga memastikan bila L/C yang diterbitkan bank milik Robert Tantular ini fiktif.
"Pokoknya nanti arahnya ke yang mana kita tunggu hasil penyidikan. Yang jelas fiktif ya. Ada sekitar 2 orang tersangka," kata Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Rabu (17/3/2010).
Mabes Polri mengaku masih terus mengumpulkan bukti, terkait dugaan L/C fiktif tersebut. "Kita kan membuktikan itu fiktif atau tidak. Dari situ saja itu kita batasi, jangan mengarah kemana-mana. Ini masalah penyidikan, tidak bisa dibuka," terangnya.
Pengusutan kasus L/C fiktif ini, berdasarkan laporan yang diterima Mabes Polri. Salah satunya laporan dari staf khusus presiden, Andi Arief terkait dugaan L/C fiktif PT Selalang Prima International milik politisi PKS Misbakhun.
"Masalah ini murni berdasarkan laporan yang kita terima. Tentunya dari laporan itu, kita lakukan penyelidikan, hasil laporan itu dinaikkan dari penyelidikan ke penyidikan," tuturnya.
Hingga kemudian ditemukan data dan fakta, polisi pun kemudian berani menetapkan tersangka. "Jangan jadikan ini masalah istimewa atau titipan, tidak ada sama sekali," terangnya.
Apa pasal yang digunakan bagi tersangka itu? "Kita terapkan asas praduga tidak bersalah. Jadi karena ini laporan fiktif, yang utamanya pemalsuan," tutupnya.
(ndr/iy)
"Pokoknya nanti arahnya ke yang mana kita tunggu hasil penyidikan. Yang jelas fiktif ya. Ada sekitar 2 orang tersangka," kata Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Rabu (17/3/2010).
Mabes Polri mengaku masih terus mengumpulkan bukti, terkait dugaan L/C fiktif tersebut. "Kita kan membuktikan itu fiktif atau tidak. Dari situ saja itu kita batasi, jangan mengarah kemana-mana. Ini masalah penyidikan, tidak bisa dibuka," terangnya.
Pengusutan kasus L/C fiktif ini, berdasarkan laporan yang diterima Mabes Polri. Salah satunya laporan dari staf khusus presiden, Andi Arief terkait dugaan L/C fiktif PT Selalang Prima International milik politisi PKS Misbakhun.
"Masalah ini murni berdasarkan laporan yang kita terima. Tentunya dari laporan itu, kita lakukan penyelidikan, hasil laporan itu dinaikkan dari penyelidikan ke penyidikan," tuturnya.
Hingga kemudian ditemukan data dan fakta, polisi pun kemudian berani menetapkan tersangka. "Jangan jadikan ini masalah istimewa atau titipan, tidak ada sama sekali," terangnya.
Apa pasal yang digunakan bagi tersangka itu? "Kita terapkan asas praduga tidak bersalah. Jadi karena ini laporan fiktif, yang utamanya pemalsuan," tutupnya.
(ndr/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
440 Komentar
-
380 Komentar
-
349 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

