AS Berharap Kunjungan Obama Akan Tingkatkan Perdagangan dengan RI
Kamis, 18/03/2010 11:19 WIB
AFP
Washington -
Presiden AS Barack Obama akan berkunjung ke Indonesia pekan depan. Kunjungan itu diharapkan AS akan membantu meningkatkan perdagangan dengan negara terpadat penduduknya keempat di dunia tersebut.
"Nasionalisme ekonomi, ketidakpastian peraturan dan perselisihan investasi yang tidak terselesaikan telah membuat perusahaan-perusahaan Amerika berhenti mencoba menjalankan bisnis di Indonesia," kata Menteri Perdagangan AS Gary Locke dalam sebuah pidato di Washington seperti dilansir Reuters, Kamis (18/3/2010).
Dikatakan Locke, untuk meningkatkan perdagangan tergantung pada Indonesia untuk melakukan reformasi-reformasi berorientasi pasar yang akan menjadikan pasar lebih menarik, bukan cuma untuk perusahaan Amerika tapi juga perusahaan di seluruh dunia.
Indonesia dan AS rencananya akan menandatangani perjanjian 'kemitraan komprehensif'. Menurut Locke, perjanjian itu akan menjadi cetak biru untuk kerjasama pada berbagai bidang.
Perdagangan dua pihak antara AS dan Indonesia hanya bernilai US$ 18 miliar tahun lalu.
"Bahkan, Indonesia melakukan perdagangan yang lebih sedikit dengan AS dibandingkan beberapa negara tetangga ASEAN yang lebih kecil dan sedikit penduduknya seperti Singapura, Malaysia dan Thailand," ujar Locke.
AS mengekspor barang-barang senilai US$ 5,1 miliar ke Indonesia tahun lalu, yang mencakup pesawat sipil dan barang-barang pertanian seperti kacang kedelai, makanan hewan dan kapas. Sedangkan impor AS dari Indonesia cuma bernilai US$ 12,9 miliar tahun lalu.
(ita/iy)
"Nasionalisme ekonomi, ketidakpastian peraturan dan perselisihan investasi yang tidak terselesaikan telah membuat perusahaan-perusahaan Amerika berhenti mencoba menjalankan bisnis di Indonesia," kata Menteri Perdagangan AS Gary Locke dalam sebuah pidato di Washington seperti dilansir Reuters, Kamis (18/3/2010).
Dikatakan Locke, untuk meningkatkan perdagangan tergantung pada Indonesia untuk melakukan reformasi-reformasi berorientasi pasar yang akan menjadikan pasar lebih menarik, bukan cuma untuk perusahaan Amerika tapi juga perusahaan di seluruh dunia.
Indonesia dan AS rencananya akan menandatangani perjanjian 'kemitraan komprehensif'. Menurut Locke, perjanjian itu akan menjadi cetak biru untuk kerjasama pada berbagai bidang.
Perdagangan dua pihak antara AS dan Indonesia hanya bernilai US$ 18 miliar tahun lalu.
"Bahkan, Indonesia melakukan perdagangan yang lebih sedikit dengan AS dibandingkan beberapa negara tetangga ASEAN yang lebih kecil dan sedikit penduduknya seperti Singapura, Malaysia dan Thailand," ujar Locke.
AS mengekspor barang-barang senilai US$ 5,1 miliar ke Indonesia tahun lalu, yang mencakup pesawat sipil dan barang-barang pertanian seperti kacang kedelai, makanan hewan dan kapas. Sedangkan impor AS dari Indonesia cuma bernilai US$ 12,9 miliar tahun lalu.
(ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 03:07 WIB
13 WN Iran yang Terdampar di Tasikmalaya Dideportasi
-
Jumat, 10/02/2012 01:01 WIB
Bebaskan Terdakwa Korupsi Rp 27 M, Hati Nurani MA Dipertanyakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:56 WIB
Kasus PPID, Danny Nawawi Disebut Catut Nama Menakertrans
-
Jumat, 10/02/2012 00:14 WIB
Polisi: Pembunuhan ABG di Kebayoran Baru Tidak Direncanakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:08 WIB
Kakak Pembunuh ABG di Kebayoran Baru akan Dites Psikologi
-
Jumat, 10/02/2012 02:57 WIB
Gara-gara Ikan Hiu 13 Meter, Warga Pakistan Ribut dengan Polisi
-
Jumat, 10/02/2012 01:25 WIB
Ketika Hitler Berlatih Pidato dan Bercelana Pendek
-
Jumat, 10/02/2012 01:01 WIB
Bebaskan Terdakwa Korupsi Rp 27 M, Hati Nurani MA Dipertanyakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:14 WIB
Polisi: Pembunuhan ABG di Kebayoran Baru Tidak Direncanakan
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 857.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

