Buron Teroris Aceh
Orangtua Bayu Seno Belum Yakin Anaknya Terlibat Terorisme
Kamis, 18/03/2010 12:16 WIB
Solo -
Sulardi terbata-bata saat menjawab pertanyaan wartawan. Meskipun mengakui, bahwa anak lelakinya itu telah cukup lama pergi dari rumah tanpa ada kontak, namun Sulardi kelihatan sangat terpukul mendengar informasi bahwa anaknya, Bayu Seno, menjadi buron kasus terorisme.
"Saya belum tahu yang sebenarnya. Polisi juga belum memberitahu kepada saya apakah Bayu benar-benar terlibat (terorisme)," ujar Sulardi saat didatangi di rumahnya di Kelurahan Purwosari RT 02 RW 14, Laweyan, Solo, Kamis (18/3/2010).
Dia menjelaskan, Bayu telah meninggalkan rumah sejak sembilan bulan lalu dengan alasan bekerja di Jakarta. Sulardi tidak mengetahui secara pasti pekerjaan apa yang ditekuni anaknya di Jakarta itu.
Sulardi mengatakan, Bayu sama sekali tidak pernah pulang dan menghubungi keluarga semenjak polisi menembak mati Air Setiawan dan Eko Peyang pada bulan Agustus tahun lalu terkait Bom Jatiasih. Diakuinya bahwa Bayu dan Air Setiawan memang berkawan dekat, apalagi rumah keduanya hanya berjarak sekitar 500 meter.
Sulardi menjelaskan hingga kini dirinya masih ragu apakah nama Bayu Seno yang ditetapkan sebagai buron kasus terorisme oleh polisi adalah benar-benar anaknya. Bahkan kini dia tidak pernah menonton televisi setelah para tetangga mengatakan salah satu foto orang bernama Tono alias Rahmad alias Bayu Seno yang dinyatakan buron oleh polisi sangat mirip anaknya yang juga bernama Bayu Seno.
"Mungkin ya, mungkin tidak. Secara pribadi saya masih belum percaya sepenuhnya. Tapi kata orang-orang dan tetangga, foto-foto yang di televisi itu memang sangat mirip Bayu," ujarnya.
Dia hanya yakin bahwa anaknya tidak pernah berbuat buruk kepada keluarga dan tetangga. Setahu ayahnya, Bayu juga belum pernah menikah, bahkan hingga kini Bayu juga belum pernah memberitahu atau meminta izin kepada orangtua bahwa akan menikah.
Kelompok Solo
Nama Bayu Seno muncul setelah polisi merilis tujuh nama buron terkait kegiatan terorisme di Aceh. Beberapa di antaranya diketahui berasal dari Solo, yakni Deni Suramto, Ubaid, dan Pandu. Deni Suramto dan Ubaid adalah 'pemain' lama. Keduanya pernah dipidana dalam kasus menyembunyikan buron Dr Azahari dan Noordin M Top.
Salah seorang lainnya Joko Sulistyo alias Zainuddin yang tertangkap dalam penyergapan di Aceh. Joko berasal dari RT 03/RW 07 Dukuh Jebol, Donohudan, Ngemplak, Boyolali. Saat ini istri Joko, Aulia Syahidah, masih tinggal bersama mertuanya di desa tersebut. Aulia adalah kemenakan langsung Amrozi.
(mbr/djo)
"Saya belum tahu yang sebenarnya. Polisi juga belum memberitahu kepada saya apakah Bayu benar-benar terlibat (terorisme)," ujar Sulardi saat didatangi di rumahnya di Kelurahan Purwosari RT 02 RW 14, Laweyan, Solo, Kamis (18/3/2010).
Dia menjelaskan, Bayu telah meninggalkan rumah sejak sembilan bulan lalu dengan alasan bekerja di Jakarta. Sulardi tidak mengetahui secara pasti pekerjaan apa yang ditekuni anaknya di Jakarta itu.
Sulardi mengatakan, Bayu sama sekali tidak pernah pulang dan menghubungi keluarga semenjak polisi menembak mati Air Setiawan dan Eko Peyang pada bulan Agustus tahun lalu terkait Bom Jatiasih. Diakuinya bahwa Bayu dan Air Setiawan memang berkawan dekat, apalagi rumah keduanya hanya berjarak sekitar 500 meter.
Sulardi menjelaskan hingga kini dirinya masih ragu apakah nama Bayu Seno yang ditetapkan sebagai buron kasus terorisme oleh polisi adalah benar-benar anaknya. Bahkan kini dia tidak pernah menonton televisi setelah para tetangga mengatakan salah satu foto orang bernama Tono alias Rahmad alias Bayu Seno yang dinyatakan buron oleh polisi sangat mirip anaknya yang juga bernama Bayu Seno.
"Mungkin ya, mungkin tidak. Secara pribadi saya masih belum percaya sepenuhnya. Tapi kata orang-orang dan tetangga, foto-foto yang di televisi itu memang sangat mirip Bayu," ujarnya.
Dia hanya yakin bahwa anaknya tidak pernah berbuat buruk kepada keluarga dan tetangga. Setahu ayahnya, Bayu juga belum pernah menikah, bahkan hingga kini Bayu juga belum pernah memberitahu atau meminta izin kepada orangtua bahwa akan menikah.
Kelompok Solo
Nama Bayu Seno muncul setelah polisi merilis tujuh nama buron terkait kegiatan terorisme di Aceh. Beberapa di antaranya diketahui berasal dari Solo, yakni Deni Suramto, Ubaid, dan Pandu. Deni Suramto dan Ubaid adalah 'pemain' lama. Keduanya pernah dipidana dalam kasus menyembunyikan buron Dr Azahari dan Noordin M Top.
Salah seorang lainnya Joko Sulistyo alias Zainuddin yang tertangkap dalam penyergapan di Aceh. Joko berasal dari RT 03/RW 07 Dukuh Jebol, Donohudan, Ngemplak, Boyolali. Saat ini istri Joko, Aulia Syahidah, masih tinggal bersama mertuanya di desa tersebut. Aulia adalah kemenakan langsung Amrozi.
(mbr/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 13:57 WIB
Sutan: Bersih-bersih Internal PD Bisa Makan 'Anak Kandung'!
-
Senin, 13/02/2012 13:52 WIB
Rapat dengan Menkum Distop, Golkar Cs Ajukan Interpelasi Remisi Koruptor
-
Senin, 13/02/2012 13:51 WIB
MA Bacakan Putusan PK Antasari Pukul 16.00 WIB
-
Senin, 13/02/2012 13:48 WIB
Kuasa Hukum Nazaruddin Tak Tahu Djufri Taufik Jadi Anggotanya
-
Senin, 13/02/2012 13:42 WIB
Kasus Terorisme, Eks Kameramen Global TV Dituntut 5 Tahun Bui
-
Senin, 13/02/2012 12:46 WIB
Duh! Istri Majukan Persalinan Demi Suami yang Sekarat
-
Senin, 13/02/2012 10:29 WIB
Jenderal Tersodok Shinta Bachir
-
Senin, 13/02/2012 11:45 WIB
Beli Saham Garuda Rp 300 M, Nazaruddin Putar Uang Wisma Atlet
-
Senin, 13/02/2012 12:49 WIB
Cuci Uang Beli Saham Garuda, Nazaruddin Terancam 20 Tahun Bui
-
641 Komentar
-
515 Komentar
-
425 Komentar
-
385 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

