
Jelang Muktamar NU
Alumni PMII Minta Muktamar NU Prioritaskan Bahas Pendidikan
Kamis, 18/03/2010 19:51 WIB
Jakarta -
Muktamar NU adalah momentum strategis untuk merumuskan kembali peran NU dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan umat. Pengurus Besar Ikatan Alumi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII) mendesak peserta mukatamar tidak hanya membicarakan calon Ketua Umum PBNU 5 tahun mendatang.
"Pendidikan itu harus menjadi prioritas serius karena pendidikan NU selama ini tertinggal khususnya di bidang umum. Seperti pertanian, kedokteran, ekonomi, perbankan dll. Sudah saatnya NU kembali ke khittah," kata Ketua Umum PB IKA PMII Arief Mudassir Mandan dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (18/3/2010).
Menurut Arief, pembangunan pendidikan merupakan amanat Khittah NU 1984. Karena itulah, pembangunan pendidikan sampai tingkat universitas harus menjadi pembicaraan penting di muktamar yang digelar 23-28 mendatang.
"Pendidikan NU di tingkat universitas masih tertinggal dibanding dengan organisasi lain seperti Muhammadiyah," papar mantan wakil ketua Komisi I DPR ini.
Hal yang sama juga diungkapkan Sekjen IKA PMII Effendy Choirie. Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan tidak bisa dipandang sebelah mata lagi. Sebab, kualitas jam'iyah dan warga nahdliyin di tahun-tahun mendatang sangat ditentukan tingkat pendidikannya.
"Untuk pondok pesantren NU sudah terbukti berhasil dan tidak tertandingi oleh lembaga lain. Tetapi, untuk universitas, NU belum membuat desain yang pas. Ini yang harus dipikirkan. Karena itulah, kami mengusulkan berdirinya Universitas Abdurrahman Wahid," terang Gus Choi sapaan akrab Effendy Choirie.
(yid/fay)
"Pendidikan itu harus menjadi prioritas serius karena pendidikan NU selama ini tertinggal khususnya di bidang umum. Seperti pertanian, kedokteran, ekonomi, perbankan dll. Sudah saatnya NU kembali ke khittah," kata Ketua Umum PB IKA PMII Arief Mudassir Mandan dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (18/3/2010).
Menurut Arief, pembangunan pendidikan merupakan amanat Khittah NU 1984. Karena itulah, pembangunan pendidikan sampai tingkat universitas harus menjadi pembicaraan penting di muktamar yang digelar 23-28 mendatang.
"Pendidikan NU di tingkat universitas masih tertinggal dibanding dengan organisasi lain seperti Muhammadiyah," papar mantan wakil ketua Komisi I DPR ini.
Hal yang sama juga diungkapkan Sekjen IKA PMII Effendy Choirie. Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan tidak bisa dipandang sebelah mata lagi. Sebab, kualitas jam'iyah dan warga nahdliyin di tahun-tahun mendatang sangat ditentukan tingkat pendidikannya.
"Untuk pondok pesantren NU sudah terbukti berhasil dan tidak tertandingi oleh lembaga lain. Tetapi, untuk universitas, NU belum membuat desain yang pas. Ini yang harus dipikirkan. Karena itulah, kami mengusulkan berdirinya Universitas Abdurrahman Wahid," terang Gus Choi sapaan akrab Effendy Choirie.
(yid/fay)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 23:42 WIB
Membasmi Korupsi Adalah Tantangan Berat Bagi SBY
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 22:14 WIB
Tersangka Geng Cewek Bali Dibela 9 Pengacara
-
Senin, 13/02/2012 22:09 WIB
Direktur Keuangan Elnusa Divonis 8 Tahun Penjara
-
Senin, 13/02/2012 21:43 WIB
SBY: FPI Harus Bertanya Kenapa Bisa Ditolak di Kalteng?
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 17:42 WIB
Ditolak di Palangkaraya, FPI Polisikan Gubernur & Kapolda
-
611 Komentar
-
502 Komentar
-
450 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 598.000
- Rp 1,404.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

