Kasus Terorisme
Amir Tak Dengar Soal Bom Antara Ali dan Zuhri
Kamis, 18/03/2010 20:32 WIB
Jakarta -
Amir Abdillah, kurir sekaligus supir aksi pemboman Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, tidak pernah mendengar adanya pembicaraan terkait rencana peledakan bom antara Syaifudin Zuhri dengan Khelaiw Ali Abdullah alias Ali.
Menurut Amir, Zuhri yang juga adalah iparnya adalah penghubung Ali dan Iwan, pengusaha warnet di Cibingbin, Kuningan, Jawa Barat.
"Sepengetahuan saya, cuma hubungan bisnis, tidak pernah bicara bom," kata Amir Abdillah dalam kesaksiannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Kamis (18/3/2010).
Amir menjadi saksi untuk terdakwa Ali, warga negara Arab, dalam kasus tindak pidana terorisme peledakan bom Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton 17 Juli 2009. Ali didakwa sebagai pendana aksi pemboman yang melibatkan Noordin M Top itu.
Amir mengaku pertama kali bertemu dengan Ali pada Februari 2009. Bersama Zuhri, ia mengantarkan Ali bertemu dengan Iwan di Cibingbin, Kuningan, Jabar. Dalam pertemuan itu, terjadi perjanjian bisnis antara Iwan dan Ali.
"Malam terjadi kesepakatan bisnis. Zuhri bilang, kamu jadi saksi, nanti dapat duit (fee). Ya sudah, saya mau," kata Amir.
Amir mengatakan Zuhri juga mendapat fee dari perjanjian yang diberikan lewat Iwan. Namun, ia tidak pernah mendengar itu terkait bom. Jumlah fee diketahui juga cuma 4 persen dari total modal yang diberikan Ali ke Iwan, yakni Rp 55 juta.
"Saya dapat Rp 500rb, saya ambil sendiri ke Iwan," kata Amir.
Ketua Majelis hakim, Ida Bagus Dwiyantara menegaskan agar JPU mencari apakah ada aliran dan dari Ali ke Zuhri terkait bom. JPU pun tak bisa mengejar keterangan tersebut.
"Kalau tidak ada kenapa dihadirkan," kata Ida Bagus.
(lrn/anw)
Menurut Amir, Zuhri yang juga adalah iparnya adalah penghubung Ali dan Iwan, pengusaha warnet di Cibingbin, Kuningan, Jawa Barat.
"Sepengetahuan saya, cuma hubungan bisnis, tidak pernah bicara bom," kata Amir Abdillah dalam kesaksiannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Kamis (18/3/2010).
Amir menjadi saksi untuk terdakwa Ali, warga negara Arab, dalam kasus tindak pidana terorisme peledakan bom Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton 17 Juli 2009. Ali didakwa sebagai pendana aksi pemboman yang melibatkan Noordin M Top itu.
Amir mengaku pertama kali bertemu dengan Ali pada Februari 2009. Bersama Zuhri, ia mengantarkan Ali bertemu dengan Iwan di Cibingbin, Kuningan, Jabar. Dalam pertemuan itu, terjadi perjanjian bisnis antara Iwan dan Ali.
"Malam terjadi kesepakatan bisnis. Zuhri bilang, kamu jadi saksi, nanti dapat duit (fee). Ya sudah, saya mau," kata Amir.
Amir mengatakan Zuhri juga mendapat fee dari perjanjian yang diberikan lewat Iwan. Namun, ia tidak pernah mendengar itu terkait bom. Jumlah fee diketahui juga cuma 4 persen dari total modal yang diberikan Ali ke Iwan, yakni Rp 55 juta.
"Saya dapat Rp 500rb, saya ambil sendiri ke Iwan," kata Amir.
Ketua Majelis hakim, Ida Bagus Dwiyantara menegaskan agar JPU mencari apakah ada aliran dan dari Ali ke Zuhri terkait bom. JPU pun tak bisa mengejar keterangan tersebut.
"Kalau tidak ada kenapa dihadirkan," kata Ida Bagus.
(lrn/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 05:44 WIB
Foto-foto Kecelakaan Maut di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 05:05 WIB
Kepala Terminal Garut: Bus Karunia Bakti Laik Jalan
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 03:58 WIB
9 Jam Setelah Kecelakaan Maut, Cisarua Arah Jakarta Macet Total
-
Sabtu, 11/02/2012 02:47 WIB
Jasa Raharja Santuni Korban Tewas Kecelakaan Bus Maut Rp 25 Juta
-
Sabtu, 11/02/2012 05:44 WIB
Foto-foto Kecelakaan Maut di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 01:33 WIB
Kesaksian Penumpang Bus Maut: Saya Hanya Bisa Teriak dan Berdoa
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

