
Obama Dianggap Terlalu Gampang Putuskan Tunda Kunjungan ke Indonesia
Jumat, 19/03/2010 05:18 WIB
Reuters
Washington -
Lebih memilih konsentrasi menyelesaikan desakan politik dalam negeri, Presiden Amerika Serikat Barack Obama kembali menunda kunjungannya ke Indonesia dan Australia. Penundaan ini dianggap terlalu mudah dan terburu-buru.
"Obama begitu mudah memutuskan penundaan kunjungan hingga Juni nanti," ujar Ernest Bowert, analis dari Pusat Strategi dan Studi Internasional di Washington, seperti dilansir Reuters, Jumat (19/3/2010).
Atas penundaan ini, menurut Bowert, pihak Australia dan Indonesia bisa saja kecewa. Padahal sebelumnya Obama juga melakukan hal yang sama.
Memang rencana kunjungan Obama ini mendapatkan kritikan tajam dari sesama politisi dari Partai Demokrat. Obama dikhawatirkan akan absen dalam voting soal RUU Reformasi Kesehatan yang rencananya akan berlangsung pada Minggu sore, jika tetap melakukan kunjungan ke Indonesia. Padahal, masalah kesehatan menjadi janji Obama dalam kampanye 2009 lalu.
Karena alasan inilah, akhirnya Obama melalui Juru Bicara Gedung Putih mengumumkan penundaan kunjungan ke Indonesia dan Australia hingga Juni mendatang. "Presiden Obama sangat menyesal dengan penundaan ini," kata Juru Bicara Gedung Putih Robert Gibbs.
Gibs mengatakan, Obama telah memberi tahu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Perdana Menteri Kevin Rudd. Kedua kepala negara ini menurut Gibbs telah memahami betapa pentingnya UU Kesehatan yang sedang diperjuangkan oleh Obama.
Obama sebenarnya telah siap untuk melakukan kunjungan kenegaraannya itu. Namun pada Minggu (21/3/2010), voting RUU Reformasi Kesehatan baru akan kelar. Rencananya, Obama akan ke Indonesia dan Australia mulai 21-26 Maret 2010. Ini adalah kunjungan pertamanya ke Asia Pasifik semenjak dia menjadi Presiden di negeri Paman Sam. Tapi akhirnya rencana itu ditunda hingga Juni 2010.
Di tengah makin maraknya kritik dunia internasional terhadap masalah ekonomi serta keamanan Amerika, masalah kesehatan di negeri Paman Sam ini tetap dianggap menjadi prioritas utama. "Jaminan reformasi kesehatan tetaplah sangat penting," kata Gibbs.
(anw/mei)
"Obama begitu mudah memutuskan penundaan kunjungan hingga Juni nanti," ujar Ernest Bowert, analis dari Pusat Strategi dan Studi Internasional di Washington, seperti dilansir Reuters, Jumat (19/3/2010).
Atas penundaan ini, menurut Bowert, pihak Australia dan Indonesia bisa saja kecewa. Padahal sebelumnya Obama juga melakukan hal yang sama.
Memang rencana kunjungan Obama ini mendapatkan kritikan tajam dari sesama politisi dari Partai Demokrat. Obama dikhawatirkan akan absen dalam voting soal RUU Reformasi Kesehatan yang rencananya akan berlangsung pada Minggu sore, jika tetap melakukan kunjungan ke Indonesia. Padahal, masalah kesehatan menjadi janji Obama dalam kampanye 2009 lalu.
Karena alasan inilah, akhirnya Obama melalui Juru Bicara Gedung Putih mengumumkan penundaan kunjungan ke Indonesia dan Australia hingga Juni mendatang. "Presiden Obama sangat menyesal dengan penundaan ini," kata Juru Bicara Gedung Putih Robert Gibbs.
Gibs mengatakan, Obama telah memberi tahu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Perdana Menteri Kevin Rudd. Kedua kepala negara ini menurut Gibbs telah memahami betapa pentingnya UU Kesehatan yang sedang diperjuangkan oleh Obama.
Obama sebenarnya telah siap untuk melakukan kunjungan kenegaraannya itu. Namun pada Minggu (21/3/2010), voting RUU Reformasi Kesehatan baru akan kelar. Rencananya, Obama akan ke Indonesia dan Australia mulai 21-26 Maret 2010. Ini adalah kunjungan pertamanya ke Asia Pasifik semenjak dia menjadi Presiden di negeri Paman Sam. Tapi akhirnya rencana itu ditunda hingga Juni 2010.
Di tengah makin maraknya kritik dunia internasional terhadap masalah ekonomi serta keamanan Amerika, masalah kesehatan di negeri Paman Sam ini tetap dianggap menjadi prioritas utama. "Jaminan reformasi kesehatan tetaplah sangat penting," kata Gibbs.
(anw/mei)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 14/02/2012 06:02 WIB
Kelebihan Muatan, Pick Up Terbalik di Tol Pondok Gede Timur
-
Selasa, 14/02/2012 05:43 WIB
Perkantoran Kemendagri Kalibata Terbakar, 14 Mobil Pemadam Meluncur
-
Selasa, 14/02/2012 05:02 WIB
8 Poin Kode Etik Dihapus MA, KY Harus Optimalkan Hak Sadap Telepon Hakim
-
Selasa, 14/02/2012 04:17 WIB
Dua Bayi Tanpa Dinding Perut Dirawat di RSUP Adam Malik Medan
-
Selasa, 14/02/2012 04:06 WIB
Pria Diduga Bandar Narkoba Terjaring Razia Kumpul Kebo di Depok
-
Selasa, 14/02/2012 03:15 WIB
Hari Valentine, 5 Pasangan Kumpul Kebo Diciduk di Depok
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Selasa, 14/02/2012 02:00 WIB
Wah! Gunung Dempo Diperkirakan Tambah Tinggi 23 Meter
-
Selasa, 14/02/2012 04:06 WIB
Pria Diduga Bandar Narkoba Terjaring Razia Kumpul Kebo di Depok
-
614 Komentar
-
506 Komentar
-
452 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 598.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

