Harimau Mati Terjerat di Riau, Sebagian Organ Tubuh Sudah Dijual

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Jumat, 19/03/2010 07:15 WIB
pekanbaru - Harimau Sumatera yang tewas terjerat di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau, sebagian organ tubuhnya sudah dijual. Hanya tersisa kulitnya saja.

"Harimau yang mati terperangkap itu hanya sisa kulitnya saja. Sebagian organ tubuhnya satu demi satu sudah  dibisniskan kelompok pemburu liar," kata S Ritonga, Warga Inhil dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (19/03/2010).

Sebagaimana diketahui, Harimau Sumatera jenis jantan mati terjerat di Desa Sungai Rabit. Kondisi harimau kini sudah dikuliti oleh para pemburu liar. Dagingnya sudah diperjual belikan, termasuk kumis, taring dan kukunya.

"Kita malah mendapat kabar, kalau masalah ini tidak tercium LSM lingkungan dan wartawan, kulit harimau ini akan dibeli seorang perwira dengan harga Rp 4 juta," kata Ritonga.

Namun karena masalah ini sudah tercium LSM lingkungan, timpal, Auzahrul, warga lainnya, oknum tersebut mengurungkan niatnya untuk membeli.

"Mestinyakan oknum ini yang menangkap para pemburu yang menguliti harimau itu. Tapi oknum ini justru kini pura-pura tidak mengetahui adanya pengulitan harimau itu," kata Zahrul.

Kini sebagian warga sudah melaporkan kasus terbunuhnya harimau jantan dewasa itu ke Balai Koservasi Sumber Daya Alam di Kabupaten Indragiri Hulu.

Warga setempat menyebut, para pemburu liar beralasan bahwa mereka memasang jerat untuk memburu babi. Hanya saja yang masuk perangkap justru Harimau Sumatera.

"Ini hanya alasan saja, intinya mereka justru senang jeratnya berhasil menangkap harimau. Kalau memang tujuan mencari babi, mengapa saat harimau masuk perangkap tidak mereka laporkan ke instansi yang berwenang? Tapi mereka malah mengulitinya dan menjual organ tubuhnya," kata warga setempat.

(cha/anw)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel