Jelang Muktamar NU, Gus Sholah Diterima SBY
Jumat, 19/03/2010 22:13 WIB
Jakarta -
Menjelang pembukaan Muktamar NU pada 23 Maret mendatang, calon ketua umum PBNU KH Sholahudin Wahid diterima Presiden SBY di Kediamannya di Cikeas, Jumat (19/3/2010) malam. SBY berharap NU bisa bekerja sama dengan pemerintah untuk mensukseskan program-program kerakyatan.
"Saya tadi sudah bersilaturahim dengan Presiden SBY di Cikeas. Saya mengucapkan terima kasih atas nama keluarga Tebuireng dan Gus Dur atas perhatian pemerintah dan Presiden SBY atas perhatiannya kepada Gus Dur baik selama sakit maupun setelah wafat," kata Gus Sholah dalam keterangan pers di kediamannya, Jl Tendean, Mampang, Jakarta, Jumat (19/3/2010).
Dalam pertemuan tersebut, Gus Sholah juga mengakui adanya pembicaraan soal muktamar NU. Namun pembicaraan soal muktamar tidak sampai pada soal dukung mendukung. Termasuk adanya dukungan kepada Gus Sholah sendiri.
"Memang setelah itu, kami bersama presiden berbicara soal muktamar NU. Kami sepakat NU ke depan bisa bersama-sama pemerintah untuk melakukan tugas-tugas pendidikan, kesehatan, peningkatan kesejahteraan rakyat dan menangkal gerakan radikalisasi Islam," papar Gus Sholah.
"Namun memang di sana tidak dibicarakan soal dukung mendukung. Karena pertemuannya memang silaturahim yang sudah dijadwalkan sejak lama." papar adik kandung Gus Dur ini.
Saat ditaanya apa ada pesan SBY dalam pertemuan tersebut, Gus Sholah kembali membantah adanya pembicaraan soal dukungan. "Kalau soal dukungan, yang pasti saya didukung oleh para kiai dan pengurus Cabang dan Wilayah NU. Ya Insya Allah bisa lolos lah untuk maju ke tahap pencalonan," pungkasnya.
(yid/mok)
"Saya tadi sudah bersilaturahim dengan Presiden SBY di Cikeas. Saya mengucapkan terima kasih atas nama keluarga Tebuireng dan Gus Dur atas perhatian pemerintah dan Presiden SBY atas perhatiannya kepada Gus Dur baik selama sakit maupun setelah wafat," kata Gus Sholah dalam keterangan pers di kediamannya, Jl Tendean, Mampang, Jakarta, Jumat (19/3/2010).
Dalam pertemuan tersebut, Gus Sholah juga mengakui adanya pembicaraan soal muktamar NU. Namun pembicaraan soal muktamar tidak sampai pada soal dukung mendukung. Termasuk adanya dukungan kepada Gus Sholah sendiri.
"Memang setelah itu, kami bersama presiden berbicara soal muktamar NU. Kami sepakat NU ke depan bisa bersama-sama pemerintah untuk melakukan tugas-tugas pendidikan, kesehatan, peningkatan kesejahteraan rakyat dan menangkal gerakan radikalisasi Islam," papar Gus Sholah.
"Namun memang di sana tidak dibicarakan soal dukung mendukung. Karena pertemuannya memang silaturahim yang sudah dijadwalkan sejak lama." papar adik kandung Gus Dur ini.
Saat ditaanya apa ada pesan SBY dalam pertemuan tersebut, Gus Sholah kembali membantah adanya pembicaraan soal dukungan. "Kalau soal dukungan, yang pasti saya didukung oleh para kiai dan pengurus Cabang dan Wilayah NU. Ya Insya Allah bisa lolos lah untuk maju ke tahap pencalonan," pungkasnya.
(yid/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 21:35 WIB
Korban dan Geng Cewek di Bali Berdamai
-
Jumat, 10/02/2012 21:30 WIB
Ini Dia Kendaraan yang Diseruduk Bus Karunia Bakti di Puncak
-
Jumat, 10/02/2012 21:16 WIB
Tersandung Batu, Atlet Paralayang Alami Kecelakaan di Parangtritis
-
Jumat, 10/02/2012 21:03 WIB
RI Kembali Desak Hentikan Kekerasan di Suriah
-
Jumat, 10/02/2012 20:53 WIB
KPK Sita 4 Kardus dan 2 Tas Berisi Dokumen dari Ruang Banggar DPR
-
Jumat, 10/02/2012 20:28 WIB
13 Orang Tewas dalam Insiden Bus Maut di Jalur Puncak
-
Jumat, 10/02/2012 19:41 WIB
Jokowi Siap Fight untuk DKI-1
-
Jumat, 10/02/2012 07:08 WIB
Bus Seruduk Pemotor dan Pedagang di Jalur Puncak, Lalin Macet
-
Jumat, 10/02/2012 19:30 WIB
Kisah Pelarian Ocky Selama Kabur dari Mapolsek Cempaka Putih
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

