Paus Benediktus XVI Sesalkan Kasus Pelecehan Anak yang dilakukan Uskup
Sabtu, 20/03/2010 21:45 WIB
AFP
vatikan -
Kasus pelecehan seksual yang dilakukan uskup di Irlandia membuat pemimpin umat Katolik sedunia Paus Benediktus XVI malu. Paus menganggap kasus tersebut sebagai kejahatan yang serius.
"Anda telah membuat penderitaan yang begitu parah dan saya benar-benar menyesal," kata Paus seperti dikutip detikcom dari AFP, Sabtu (20/3/2010).
Pernyataan tersebut Paus tulis dalam sebuah surat yang dikirim kepada pemimpin umat Katolik Irlandia. Paus menandatangani sendiri surat tersebut pada hari Jumat (19/3/2010)dan baru dipublikasikan pada Sabtu.
Paus mengatakan imam dan pekerja agama yang melakukan pelecehan terhadap anak harus berani bertanggungjawab sebelum pengadilan resmi mengadilinya. Uskup tersebut harus berani mengatakan dirinya telah melakukan dosa dan perbuatan salah.
"Secara terbuka mengakui kesalahan Anda, menyerahkan diri pada tuntutan keadilan, tapi jangan putus asa dari ampunan tuhan," seru Paus untuk pelaku.
Pihak Katolik Irlandia terkejut saat pengadilan mendapatkan laporan adanya perlakuan buruk, pelecehan dan kekejaman yang dilakukan oleh uskup. Kasus pelecehan seksual juga datang dari Jerman, Austria, Belanda dan Swiss.
Satu dari empat kelompok korban pelecehan seksual telah meminta Paus untuk menyatakan permohonan maaf kepada korban. Selain itu, pihak gereja katolik Irlandia juga diminta untuk mengakui telah sengaja menutupi kegiatan pedopil yang dilakukan sang uskup.
(ape/ape)
"Anda telah membuat penderitaan yang begitu parah dan saya benar-benar menyesal," kata Paus seperti dikutip detikcom dari AFP, Sabtu (20/3/2010).
Pernyataan tersebut Paus tulis dalam sebuah surat yang dikirim kepada pemimpin umat Katolik Irlandia. Paus menandatangani sendiri surat tersebut pada hari Jumat (19/3/2010)dan baru dipublikasikan pada Sabtu.
Paus mengatakan imam dan pekerja agama yang melakukan pelecehan terhadap anak harus berani bertanggungjawab sebelum pengadilan resmi mengadilinya. Uskup tersebut harus berani mengatakan dirinya telah melakukan dosa dan perbuatan salah.
"Secara terbuka mengakui kesalahan Anda, menyerahkan diri pada tuntutan keadilan, tapi jangan putus asa dari ampunan tuhan," seru Paus untuk pelaku.
Pihak Katolik Irlandia terkejut saat pengadilan mendapatkan laporan adanya perlakuan buruk, pelecehan dan kekejaman yang dilakukan oleh uskup. Kasus pelecehan seksual juga datang dari Jerman, Austria, Belanda dan Swiss.
Satu dari empat kelompok korban pelecehan seksual telah meminta Paus untuk menyatakan permohonan maaf kepada korban. Selain itu, pihak gereja katolik Irlandia juga diminta untuk mengakui telah sengaja menutupi kegiatan pedopil yang dilakukan sang uskup.
(ape/ape)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 15:29 WIB
LBH Kecam Anugerah Doktor HC Undip pada Mantan Waka BIN
-
Jumat, 10/02/2012 15:27 WIB
Hujan Angin Tumbangkan Pohon di Cilandak
-
Jumat, 10/02/2012 15:19 WIB
Demokrat Persilakan BK DPR Periksa Nasir Soal Pertemuan dengan Nazar
-
Jumat, 10/02/2012 15:19 WIB
Mengaku Didukung SBY & Anas, Walikota Makassar Maju Gubernur Sulsel
-
Jumat, 10/02/2012 15:19 WIB
ABG Tewas Ditusuk Pria Tak Dikenal di Cilincing
-
Jumat, 10/02/2012 11:36 WIB
Video Pelayan KFC Malaysia Pukul Pelanggan Beredar Luas
-
Jumat, 10/02/2012 14:37 WIB
Malaysia Tahan Pria Saudi yang Hina Nabi Muhammad
-
Jumat, 10/02/2012 14:39 WIB
Megawati Sindir Kapolri dan Jaksa Agung yang Tak Hadiri Acara PDIP
-
Jumat, 10/02/2012 12:50 WIB
Duh, Gadis Tuli Diperkosa & Dijadikan Budak Hampir 10 Tahun
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 857.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

