Lindungi Kader Bermasalah, Golkar Gali Kuburnya Sendiri
Minggu, 21/03/2010 11:49 WIB
Jakarta -
Partai Golkar yang bersuara keras ingin membersihkan pemerintah dari orang-orang yang terindikasi bermasalah dalam kasus Skandal Century, bersikap lain dalam hal kasus Miranda S Goeltom.
Jaminan Ketua Umum Partai Golkar yang akan memberikan perlindungan hukum dan politik kepada kadernya yang diduga terlibat dalam kasus tersebut akan berakibat hancurnya Golkar di masa-masa mendatang.
"Sikap itu bentuk inkonsistensi yang nyata. Kalau selama ini keras menggugat skandal Century, tetapi giliran kadernya bermasalah kok malah diberi perlindungan," kata pengamat politik dari UGM Arie Sudjito kepada detikcom, Minggu (21/3/2010).
"Kalau ingin membangun citra partai yang sehat dan diterima masyarakat lagi, Golkar harus konsisten. Kalau mendorong orang lain bersalah dibersihkan, kadernya yang bermasalah juga harus dibersihkan. Kalau tidak demikian, ini bisa mengubur dirinya sendiri ke depan. Karena ini kemunafikan politik," tegasnya.
Arie berharap Golkar bisa memikirkan ulang soal sikapnya terkait kader bermasalah. Sebab, jika benar hal itu dilakukan, Golkar akan terbonsai dan tidak akan lagi mendapat kepercayaan dari rakyat.
"Bagaimana mau percaya Golkar akan membersihkan institusi lain dari korupsi kalau ternyata di internal mereka banyak juga yang bermasalah. Ini akan menjadi sandera politik yang akhirnya hanya akan membonsai Golkar ke depannya," paparnya.
Doktor politik UGM ini menilai, Golkar masih memiliki waktu untuk menetapkan sikapnya soal bagaimana mengembalikan kepercayaan rakyat. "Kalau tidak membuat formula dan pilihan sikap politik yang tepat, dia akan ditinggalkan massanya. Apalagi saat ini rakyat sudah cukup cerdas," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Partai Golkar siap memberikan bantuan hukum bagi anggotanya yang disebut menerima uang dalam pemilihan Miranda S Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior (DGS) BI. 12 Anggota Golkar tersebut disebut dalam dakwaan Hamka Yandhu di Pengadilan Tipikor.
"Kita tentu akan memberikan perlindungan hukum," kata Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (19/3/2010).
Ical bahkan sudah meminta kepada Ketua DPP Golkar bidang hukum untuk mengkaji terlebih dahulu masalah ini. Meski begitu, Ical menegaskan, pihaknya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
"Tapi jika tidak benar, Golkar akan memberikan perlindungan politik. Biarlah proses hukum berjalan dan Golkar akan memberikan dukungan dan perlindungan hukum yang lebih baik," tegasnya.
Dalam dakwaan Hamka Yandhu, terkuak 12 anggota Golkar yang menerima cek. Namun jumlah yang diterima tidak sama. Mereka adalah;
1. Hamka Yandhu Rp 2,25 miliar
2. Baharuddin Aritonang Rp 350 juta
3. Antony Zeidra Abidin Rp 600 juta
4. Ahmad Hafiz Zawawi Rp 600 juta
5. Boby Suhardiman Rp 500 juta
6. Paskah Suzetta Rp 600 juta
7. Hengky Baramuli Rp 500 juta
8. Reza Kamarullah Rp 500 juta
9. Asep Ruchimat Sudjana Rp 150 juta
10. Azhar Muklis Rp 500 juta
11. TM Nurlif Rp 550 juta
12. Marthin Bria Seran Rp 250 juta.
(yid/iy)
Jaminan Ketua Umum Partai Golkar yang akan memberikan perlindungan hukum dan politik kepada kadernya yang diduga terlibat dalam kasus tersebut akan berakibat hancurnya Golkar di masa-masa mendatang.
"Sikap itu bentuk inkonsistensi yang nyata. Kalau selama ini keras menggugat skandal Century, tetapi giliran kadernya bermasalah kok malah diberi perlindungan," kata pengamat politik dari UGM Arie Sudjito kepada detikcom, Minggu (21/3/2010).
"Kalau ingin membangun citra partai yang sehat dan diterima masyarakat lagi, Golkar harus konsisten. Kalau mendorong orang lain bersalah dibersihkan, kadernya yang bermasalah juga harus dibersihkan. Kalau tidak demikian, ini bisa mengubur dirinya sendiri ke depan. Karena ini kemunafikan politik," tegasnya.
Arie berharap Golkar bisa memikirkan ulang soal sikapnya terkait kader bermasalah. Sebab, jika benar hal itu dilakukan, Golkar akan terbonsai dan tidak akan lagi mendapat kepercayaan dari rakyat.
"Bagaimana mau percaya Golkar akan membersihkan institusi lain dari korupsi kalau ternyata di internal mereka banyak juga yang bermasalah. Ini akan menjadi sandera politik yang akhirnya hanya akan membonsai Golkar ke depannya," paparnya.
Doktor politik UGM ini menilai, Golkar masih memiliki waktu untuk menetapkan sikapnya soal bagaimana mengembalikan kepercayaan rakyat. "Kalau tidak membuat formula dan pilihan sikap politik yang tepat, dia akan ditinggalkan massanya. Apalagi saat ini rakyat sudah cukup cerdas," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Partai Golkar siap memberikan bantuan hukum bagi anggotanya yang disebut menerima uang dalam pemilihan Miranda S Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior (DGS) BI. 12 Anggota Golkar tersebut disebut dalam dakwaan Hamka Yandhu di Pengadilan Tipikor.
"Kita tentu akan memberikan perlindungan hukum," kata Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (19/3/2010).
Ical bahkan sudah meminta kepada Ketua DPP Golkar bidang hukum untuk mengkaji terlebih dahulu masalah ini. Meski begitu, Ical menegaskan, pihaknya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
"Tapi jika tidak benar, Golkar akan memberikan perlindungan politik. Biarlah proses hukum berjalan dan Golkar akan memberikan dukungan dan perlindungan hukum yang lebih baik," tegasnya.
Dalam dakwaan Hamka Yandhu, terkuak 12 anggota Golkar yang menerima cek. Namun jumlah yang diterima tidak sama. Mereka adalah;
1. Hamka Yandhu Rp 2,25 miliar
2. Baharuddin Aritonang Rp 350 juta
3. Antony Zeidra Abidin Rp 600 juta
4. Ahmad Hafiz Zawawi Rp 600 juta
5. Boby Suhardiman Rp 500 juta
6. Paskah Suzetta Rp 600 juta
7. Hengky Baramuli Rp 500 juta
8. Reza Kamarullah Rp 500 juta
9. Asep Ruchimat Sudjana Rp 150 juta
10. Azhar Muklis Rp 500 juta
11. TM Nurlif Rp 550 juta
12. Marthin Bria Seran Rp 250 juta.
(yid/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 10:54 WIB
PO Karunia Bakti Selalu Cek Kendaraan Sebelum Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 10:52 WIB
Daftar DKI-1, Faisal-Biem ke KPU
-
Sabtu, 11/02/2012 10:04 WIB
Kemenkum HAM Jakarta Dalami Dugaan Suap M Nasir ke Sipir Rutan Cipinang
-
Sabtu, 11/02/2012 09:55 WIB
Hakim Agung: Pura-pura Sakit Trik Menghindari Jeratan Pasal Korupsi
-
Sabtu, 11/02/2012 09:39 WIB
Sopir Sudah Tertangkap, Kernet Bus Maut Masih Buron
-
Sabtu, 11/02/2012 05:44 WIB
Foto-foto Kecelakaan Maut di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Jumat, 12/12/2008 18:29 WIB
Potongan Payudara Mengambang di Pantai Sanur
-
Sabtu, 11/02/2012 09:39 WIB
Sopir Sudah Tertangkap, Kernet Bus Maut Masih Buron
-
229 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

