Markus Pajak
Polri Harus Bentuk Tim Investigasi yang Melibatkan KPK
Minggu, 21/03/2010 22:22 WIB
Susno Duadji
Jakarta -
Sinyalemen yang diungkapkan mantan kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji terkait dugaan makelar kasus (markus) di Mabes Polri terkait kasus pajak Rp 25 miliar harus diungkap secara tuntas. Untuk itu, Mabes Polri harus membentuk tim investigasi supaya tidak menjadi polemik berkepanjangan.
"Polri harus segera membentuk tim investigasi untuk membuktikan keterangan yang diungkapkan Susno secara obyektif dan berimbang, sehingga akan terbukti apakah pernyataan Susno merupakan fatwa hukum atau hanya sangkaan saja," jelas Direktur Setara Institute Hendardi dalam rilisnnya kepada detikcom, Minggu (21/10/2010).
Dalam rilisnya itu, Hendardi juga meminta tim investigasi yang dibentuk tidak hanya berasal dari kalangan internal melainkan melibatkan pihak luar seperti KPK misalnya. Alasannya, supaya hasil investigasi tersebut bisa diterima masyarakat.
Selain itu, lanjut Hendardi, tim investigasi yang dibentuk tidak hanya mengusut pernyataan Susno soal markus terkait kasus penggelapan pajak Rp 25 miliar yang melibatkan beberapa jenderal. "Selain memeriksa beberapa jenderal yang dituduh Susno sebagai markus, tim investigasi juga bisa mengusut tuduhan markus yang dialamatkan kepada Susno," ujarnya.
Pembentukan tim investigasi tersebut dianggap Hendardi sangat penting untuk karena menyangkut citra dan nama baik Kepolisian serta nama baik aparat penegak hukum di Indonesia secara keseluruhan.
Selanjutnya, imbuhnya, Polri juga harus memanggil dan menggelar sidang disiplin dan kode etik terhadap Susno. Sidang disiplin dan kode etik harus dilakukan secara terbuka sehingga masyarakat tahu apakah tindakan yang dilakukan Susno Duadji adalah tindakan melanggar disipilin dan kode etik, untuk memperbaiki tubuh Kepolisian, atau ada hal lain.
"Tapi yang terpenting kami berharap jangan sampai terulang lagi kejadian seorang aparat penegak hukum berkomentar kepada publik tentang masalah di institusinya setelah tidak lagi menjabat posisi tertentu. Sementara ketika ia masih menjabat berdiam diri dan bahkan melindungi kesalahan institusi," pungkas Hendardi.
(zal/irw)
"Polri harus segera membentuk tim investigasi untuk membuktikan keterangan yang diungkapkan Susno secara obyektif dan berimbang, sehingga akan terbukti apakah pernyataan Susno merupakan fatwa hukum atau hanya sangkaan saja," jelas Direktur Setara Institute Hendardi dalam rilisnnya kepada detikcom, Minggu (21/10/2010).
Dalam rilisnya itu, Hendardi juga meminta tim investigasi yang dibentuk tidak hanya berasal dari kalangan internal melainkan melibatkan pihak luar seperti KPK misalnya. Alasannya, supaya hasil investigasi tersebut bisa diterima masyarakat.
Selain itu, lanjut Hendardi, tim investigasi yang dibentuk tidak hanya mengusut pernyataan Susno soal markus terkait kasus penggelapan pajak Rp 25 miliar yang melibatkan beberapa jenderal. "Selain memeriksa beberapa jenderal yang dituduh Susno sebagai markus, tim investigasi juga bisa mengusut tuduhan markus yang dialamatkan kepada Susno," ujarnya.
Pembentukan tim investigasi tersebut dianggap Hendardi sangat penting untuk karena menyangkut citra dan nama baik Kepolisian serta nama baik aparat penegak hukum di Indonesia secara keseluruhan.
Selanjutnya, imbuhnya, Polri juga harus memanggil dan menggelar sidang disiplin dan kode etik terhadap Susno. Sidang disiplin dan kode etik harus dilakukan secara terbuka sehingga masyarakat tahu apakah tindakan yang dilakukan Susno Duadji adalah tindakan melanggar disipilin dan kode etik, untuk memperbaiki tubuh Kepolisian, atau ada hal lain.
"Tapi yang terpenting kami berharap jangan sampai terulang lagi kejadian seorang aparat penegak hukum berkomentar kepada publik tentang masalah di institusinya setelah tidak lagi menjabat posisi tertentu. Sementara ketika ia masih menjabat berdiam diri dan bahkan melindungi kesalahan institusi," pungkas Hendardi.
(zal/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 20:31 WIB
Korban Pencabulan Habib 'H' Diiming-Iming Janji Surga dan Uang
-
Kamis, 09/02/2012 20:21 WIB
Ditanya Money Politics Kongres Demokrat, Ketua DPC Dumai Bingung
-
Kamis, 09/02/2012 20:20 WIB
Berkas Febri Penusuk Raafi Dilimpahkan ke Kejaksaan
-
Kamis, 09/02/2012 20:05 WIB
Perlawanan Rektor Kalah, Nama Susu Formula Berbakteri Harus Dibuka
-
Kamis, 09/02/2012 19:43 WIB
Kuasa Hukum: 14 Saksi Tak Menyebut Anas Terlibat Wisma Atlet
-
Kamis, 09/02/2012 20:05 WIB
Perlawanan Rektor Kalah, Nama Susu Formula Berbakteri Harus Dibuka
-
Kamis, 09/02/2012 15:49 WIB
Buruh di Jakarta Ancam Demo Besar-besaran, Foke: Buruh Harus Ngaca
-
Kamis, 09/02/2012 19:42 WIB
Prihatin Politik Uang, Eks Pengurus PD: Katakan 'Yes' Pada Korupsi
-
Kamis, 09/02/2012 19:39 WIB
Kuasa Hukum: 14 Saksi Tak Menyebut Anas Terlibat Wisma Atlet
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,408.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

