Jarak Tempuh Jadi Alasan Utama Murid di Perbatasan Enggan Bersekolah
Senin, 22/03/2010 03:17 WIB
Jakarta -
Kurangnya infrastruktur dan kendala jarak tempuh ke sekolah menjadi faktor utama alasan anak-anak di daerah perbatasan Indonesia enggan bersekolah. Anak-anak itu harus menempuh jarak 10-16 Km ke sekolah setiap hari dengan berjalan kaki.
"Selain tingkat kesiapan ekonomi yang kurang memadai dalam mendukung anak bersekolah. Realitas lain adalah anak-anak harus menempuh perjalanan 10-16 Km per hari dengan berjalan kaki untuk ke sekolah," ujar Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmi Faizal Zaini lewat rilis yang diterima detikcom, Minggu (21/3/2010).
Pernyataan Helmi ini disampaikannya setelah berkunjung ke SMPN I Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan barat, bersama dengan Menteri Kesehatan Sri Endang Rahayu Sedyaningsih.
Meski begitu, menurut Helmy, anak-anak di daerah perbatasan juga mempunyai keingintahuan yang kuat seperti daerah yang maju yang lainnya.
"Pembangunan manusia di daerah tertinggal, khusunya di daerah perbatasan, terdepan dan terluar wilayah Indonesaia merupakan salah satu prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan secara cepat," jelas dia.
Helmi menceritakan, Pulau Kalimantan adalah tanah yang surgawi dengan timbunan kekayaan yang ada di dalamnya.
"Meskipun hutan sudah dipotong tapi jika digali masih ada batu bara, lalu ada boksit, minyak bumi , dan gas. Dengan simpanan itu, tidak boleh ada rakyat Kalimantan yang miskin dan ada daerah tertinggal," tuturnya.
Menyikapi persoalan di atas, masalah struktural di daerah harus segera diatasi dengan penambahan anggaran di derah tertinggal untuk dapat mebagun daerahnya terutama pada sektor pendidikan.
(fiq/irw)
"Selain tingkat kesiapan ekonomi yang kurang memadai dalam mendukung anak bersekolah. Realitas lain adalah anak-anak harus menempuh perjalanan 10-16 Km per hari dengan berjalan kaki untuk ke sekolah," ujar Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmi Faizal Zaini lewat rilis yang diterima detikcom, Minggu (21/3/2010).
Pernyataan Helmi ini disampaikannya setelah berkunjung ke SMPN I Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan barat, bersama dengan Menteri Kesehatan Sri Endang Rahayu Sedyaningsih.
Meski begitu, menurut Helmy, anak-anak di daerah perbatasan juga mempunyai keingintahuan yang kuat seperti daerah yang maju yang lainnya.
"Pembangunan manusia di daerah tertinggal, khusunya di daerah perbatasan, terdepan dan terluar wilayah Indonesaia merupakan salah satu prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan secara cepat," jelas dia.
Helmi menceritakan, Pulau Kalimantan adalah tanah yang surgawi dengan timbunan kekayaan yang ada di dalamnya.
"Meskipun hutan sudah dipotong tapi jika digali masih ada batu bara, lalu ada boksit, minyak bumi , dan gas. Dengan simpanan itu, tidak boleh ada rakyat Kalimantan yang miskin dan ada daerah tertinggal," tuturnya.
Menyikapi persoalan di atas, masalah struktural di daerah harus segera diatasi dengan penambahan anggaran di derah tertinggal untuk dapat mebagun daerahnya terutama pada sektor pendidikan.
(fiq/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 00:15 WIB
Kecelakaan Maut di Puncak
Sopir Bus Karunia Bakti Misterius, Diduga Terjepit
-
Sabtu, 11/02/2012 00:05 WIB
Korban Luka Kecelakaan Cisarua 47 Orang, Semua Dirujuk ke RS PMI Bogor
-
Jumat, 10/02/2012 23:52 WIB
RS PMI Bogor Rawat 7 Korban Luka Kecelakaan Maut
-
Jumat, 10/02/2012 23:29 WIB
Kecelakaan Maut di Puncak
Korban Luka di RS Paru Cisarua Kebanyakan Patah Tulang
-
Jumat, 10/02/2012 23:13 WIB
Korban Tewas Kecelakaan Maut Bertambah Jadi 14 Orang
-
Jumat, 10/02/2012 22:57 WIB
Kronologi Kecelakaan Bus Maut di Puncak Bogor
-
Jumat, 10/02/2012 21:30 WIB
Ini Dia Kendaraan yang Diseruduk Bus Karunia Bakti di Puncak
-
Jumat, 10/02/2012 23:13 WIB
Korban Tewas Kecelakaan Maut Bertambah Jadi 14 Orang
-
Jumat, 10/02/2012 23:11 WIB
Komisi Pengawas PD Sudah Panggil Ruhut Sitompul & Ajeng Ratna
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

