Hari Air Sedunia
Negara Dinilai Gagal Penuhi Hak Warga Negara Atas Air Bersih
Senin, 22/03/2010 04:16 WIB
Jakarta -
Indonesia melalui UU No 11/2005 telah meratifikasi kovenan internasional tentang hak ekonomi, sosial, budaya sehingga negara harus memenuhi hak-hak masyarakat termasuk kebutuhan akan air bersih. Namun, pemerintah dianggap telah gagal memenuhi hak masyarakat tersebut.
"Upaya pemerintah Indonesia untuk melindungi dan menghormati hak atas air bersih masih terlalu jauh dari harapan masyarakat," kata Koordinator Nasional Koalisi Rakyat untuk Hak Atas Air (Kruha) Hamong Santono, kepada detikcom, Senin (22/3/2010).
Menurut Santono, akses masyarakat Indonesia terhadap air bersih perpipaan tahun 2009 lalu baru mencapai 38 persen. Berdasarkan audit BPKP, jumlah PDAM yang sehat hanya sebanyak 103 (37,45 persen), sedangkan PDAM yang tidak sehat persentasenya lebih besar, yakni 62,55 persen (172).
"Laporan yang disusun oleh UNESCAP, ADB, dan UNDP, juga secara tegas menyatakan bahwa Indonesia berada di jalur yang lambat dalam pemenuhan target air bersih dan sanitasi dalam MDGs," tuturnya.
Lebih lanjut Santono mengatakan, salah satu pemicu rendahnya akses masyarakat terhadap air bersih itu adalah kecilnya anggaran yang dialokasikan pemerintah. Tahun 2005 lalu, anggaran yang dikeluarkan hanya Rp 500 miliar dan tahun 2010 Rp 3 triliun.
"Padahal, kebutuhan anggaran untuk pembangunan air bersih dan sanitasi berkisar Rp 7-8 triliun," ungkap dia.
Santono melihat banyak masyarakat yang tinggal di daerah kumuh tidak memiliki kesempatan besar untuk mengkonsumsi air bersih. Akibatnya, mereka membeli air yang harganya 8 sampai 12 kali lebih mahal.
"Ketidakmampuan negara untuk bisa menyediakan air bersih menyebabkan munculnya konflik-konflik sosial yang bersumber dari air. Konflik-konflik ini diperkirakan akan banyak terjadi di masa mendatang jika tidak ada tindakan dari pemerintah untuk memajukan pembangunan di sektor sumber daya air," tandas Santono.
Karena itu, menurutnya, momentum Hari Air Sedunia yang jatuh pada hari ini selayaknya menjadi pemacu bagi pemerintah untuk memprioritaskan pembangunan sektor sumber daya air. Alokasi anggaran yang diturunkan pun diharapkan lebih besar.
(irw/fiq)
"Upaya pemerintah Indonesia untuk melindungi dan menghormati hak atas air bersih masih terlalu jauh dari harapan masyarakat," kata Koordinator Nasional Koalisi Rakyat untuk Hak Atas Air (Kruha) Hamong Santono, kepada detikcom, Senin (22/3/2010).
Menurut Santono, akses masyarakat Indonesia terhadap air bersih perpipaan tahun 2009 lalu baru mencapai 38 persen. Berdasarkan audit BPKP, jumlah PDAM yang sehat hanya sebanyak 103 (37,45 persen), sedangkan PDAM yang tidak sehat persentasenya lebih besar, yakni 62,55 persen (172).
"Laporan yang disusun oleh UNESCAP, ADB, dan UNDP, juga secara tegas menyatakan bahwa Indonesia berada di jalur yang lambat dalam pemenuhan target air bersih dan sanitasi dalam MDGs," tuturnya.
Lebih lanjut Santono mengatakan, salah satu pemicu rendahnya akses masyarakat terhadap air bersih itu adalah kecilnya anggaran yang dialokasikan pemerintah. Tahun 2005 lalu, anggaran yang dikeluarkan hanya Rp 500 miliar dan tahun 2010 Rp 3 triliun.
"Padahal, kebutuhan anggaran untuk pembangunan air bersih dan sanitasi berkisar Rp 7-8 triliun," ungkap dia.
Santono melihat banyak masyarakat yang tinggal di daerah kumuh tidak memiliki kesempatan besar untuk mengkonsumsi air bersih. Akibatnya, mereka membeli air yang harganya 8 sampai 12 kali lebih mahal.
"Ketidakmampuan negara untuk bisa menyediakan air bersih menyebabkan munculnya konflik-konflik sosial yang bersumber dari air. Konflik-konflik ini diperkirakan akan banyak terjadi di masa mendatang jika tidak ada tindakan dari pemerintah untuk memajukan pembangunan di sektor sumber daya air," tandas Santono.
Karena itu, menurutnya, momentum Hari Air Sedunia yang jatuh pada hari ini selayaknya menjadi pemacu bagi pemerintah untuk memprioritaskan pembangunan sektor sumber daya air. Alokasi anggaran yang diturunkan pun diharapkan lebih besar.
(irw/fiq)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 10:54 WIB
PO Karunia Bakti Selalu Cek Kendaraan Sebelum Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 10:52 WIB
Daftar DKI-1, Faisal-Biem ke KPU
-
Sabtu, 11/02/2012 10:04 WIB
Kemenkum HAM Jakarta Dalami Dugaan Suap M Nasir ke Sipir Rutan Cipinang
-
Sabtu, 11/02/2012 09:55 WIB
Hakim Agung: Pura-pura Sakit Trik Menghindari Jeratan Pasal Korupsi
-
Sabtu, 11/02/2012 09:39 WIB
Sopir Sudah Tertangkap, Kernet Bus Maut Masih Buron
-
Sabtu, 11/02/2012 05:44 WIB
Foto-foto Kecelakaan Maut di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 09:39 WIB
Sopir Sudah Tertangkap, Kernet Bus Maut Masih Buron
-
Sabtu, 11/02/2012 10:54 WIB
PO Karunia Bakti Selalu Cek Kendaraan Sebelum Beroperasi
-
229 Komentar
-
191 Komentar
-
177 Komentar
-
160 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

