RI Meminta Filipina Tangkap Sanusi
Senin, 22/03/2010 09:59 WIB
Manila -
Pemerintah Indonesia telah meminta otoritas Filipina untuk memburu teroris Indonesia, Sanusi, yang saat ini diyakini berada di Filipina.
Sanusi telah dimonitor berada di wilayah konflik Filipina, Mindanao. Demikian disampaikan dua pejabat intelijen Filipina seperti diberitakan gmanews.tv, Senin (22/3/2010).
Sanusi kabur ke Mindanao setelah dituduh memerintahkan para militan untuk memenggal tiga orang di Poso, Sulawesi Tengah. Menurut pejabat intelijen Filipina, Sanusi saat ini membantu melatih para militan di Mindanao.
Seorang pejabat Kedutaan RI di Manila mengatakan, pemerintah RI telah meminta otoritas Filipina untuk menangkap Sanusi. Pria itu pernah terlihat berada di sebuah masjid di dekat Kota Cotabato, Filipina selatan, saat bulan suci Ramadhan tahun lalu.
Menurut pejabat intelijen militer senior Filipina, Sanusi merupakan anggota penting gerakan radikal Jemaah Islamiyah (JI). Dia diyakini telah membantu mendanai dan mengorganisir pelatihan tempur dan keagamaan untuk militan-militan baru di Mindanao.
Pejabat yang minta dirahasiakan identitasnya itu mengatakan, Sanusi belum pernah dinyatakan terlibat serangan apapun di Filipina. Dia juga tidak masuk dalam daftar teroris yang dimonitor Filipina sebab otoritas setempat baru mulai mengetahui aktivitas dan peran yang dimainkannya.
Seorang pejabat intelijen Filipina lainnnya mengatakan, Sanusi telah mencoba menghubungkan para gerilyawan Filipina dengan para pendonor keuangan di Timur Tengah. Saat ini diperkirakan ada setidaknya 20 anggota JI yang bersembunyi di Mindanao.
(ita/nrl)
Sanusi telah dimonitor berada di wilayah konflik Filipina, Mindanao. Demikian disampaikan dua pejabat intelijen Filipina seperti diberitakan gmanews.tv, Senin (22/3/2010).
Sanusi kabur ke Mindanao setelah dituduh memerintahkan para militan untuk memenggal tiga orang di Poso, Sulawesi Tengah. Menurut pejabat intelijen Filipina, Sanusi saat ini membantu melatih para militan di Mindanao.
Seorang pejabat Kedutaan RI di Manila mengatakan, pemerintah RI telah meminta otoritas Filipina untuk menangkap Sanusi. Pria itu pernah terlihat berada di sebuah masjid di dekat Kota Cotabato, Filipina selatan, saat bulan suci Ramadhan tahun lalu.
Menurut pejabat intelijen militer senior Filipina, Sanusi merupakan anggota penting gerakan radikal Jemaah Islamiyah (JI). Dia diyakini telah membantu mendanai dan mengorganisir pelatihan tempur dan keagamaan untuk militan-militan baru di Mindanao.
Pejabat yang minta dirahasiakan identitasnya itu mengatakan, Sanusi belum pernah dinyatakan terlibat serangan apapun di Filipina. Dia juga tidak masuk dalam daftar teroris yang dimonitor Filipina sebab otoritas setempat baru mulai mengetahui aktivitas dan peran yang dimainkannya.
Seorang pejabat intelijen Filipina lainnnya mengatakan, Sanusi telah mencoba menghubungkan para gerilyawan Filipina dengan para pendonor keuangan di Timur Tengah. Saat ini diperkirakan ada setidaknya 20 anggota JI yang bersembunyi di Mindanao.
(ita/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 06:48 WIB
Otak Pelaku Kaburnya 12 Tahanan Polsek Cempaka Putih Ditangkap
-
Jumat, 10/02/2012 06:31 WIB
3 Aksi Nasir yang Mengundang Kecurigaan Publik
-
Jumat, 10/02/2012 06:06 WIB
Erry Riyana Bantu Afghanistan Atasi Masalah Korupsi
-
Jumat, 10/02/2012 05:46 WIB
Datangi Nazaruddin di Luar Jam Besuk, Nasir Manfaatkan Jabatan
-
Jumat, 10/02/2012 05:31 WIB
DK PD: Pengurus yang Disawer Anas Jangan Hanya Bicara
-
Jumat, 10/02/2012 06:31 WIB
3 Aksi Nasir yang Mengundang Kecurigaan Publik
-
Jumat, 10/02/2012 05:31 WIB
DK PD: Pengurus yang Disawer Anas Jangan Hanya Bicara
-
Jumat, 10/02/2012 06:48 WIB
Otak Pelaku Kaburnya 12 Tahanan Polsek Cempaka Putih Ditangkap
-
Jumat, 10/02/2012 01:25 WIB
Ketika Hitler Berlatih Pidato dan Bercelana Pendek
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 857.000
- Rp 1,408.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

