Markus Pajak
Kejagung: Gayus Dituntut Hukuman Ringan Karena Belum Nikmati Uang
Senin, 22/03/2010 13:18 WIB
Gayus (Ditjen Pajak)
Jakarta -
Kejaksaan Agung punya alasan tersendiri menuntut pegawai Ditjen pajak, Gayus Tambunan, terkait kasus penggelapan pajak, dengan hukuman ringan, hanya percobaan 1 tahun. Gayus dinilai belum menikmati uang pajak yang diduga digelapkannya itu.
"Kita berpendapat karena uang itu belum dinikmati. Jadi tuntutannya hukuman percobaan 1 tahun," kata Jaksa Agung Muda Pidana Umum Kemal Sofyan di Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (22/3/2010).
Kemal memaparkan awal mula kasus yang melilit Gayus. Gayus dicurigai mempunyai uang Rp 25 miliar di rekeningnya. Kemudian, Gayus diperiksa. Tetapi, Gayus mengaku sebagian uang itu adalah miliknya.
"Tetapi pada prakteknya, Kejaksaan bisa membuktikan bahwa ada uang Rp 370 juta yang dua kali dikirimkan oleh PT Megah Citra Jaya," ujarnya.
Berdasarkan data September 2007 tercatat PT Megah mengirim uang sebesar Rp 170 juta. Pada 15 Agustus 2008, sebesar Rp 200 juta. "Jadi total Rp 370 juta yang dikirimkan oleh PT Megah Citra Jaya untuk mengurusi pajak perusahaan tersebut," kata Gayus.
Dikatakan dia, tugas Gayus di kantor pajak adalah meneliti keberatan pajak perorangan dan badan hukum. Namun ternyata setelah menerima uang tersebut, Gayus tidak melakukan pengurusan pajak PT Megah Citra Jaya. Kemudian, Gayus dilaporkan oleh PT Megah dengan tuduhan menggelapkan uang.
"Proses hukumnya, 23 Februari 2010 Gayus dituntut oleh JPU hukuman 6 bulan dengan percobaan hukuman 1 tahun. Kemudian, saat naik di Kejaksaan Negeri, Gayus dituntut 1 tahun penjara dengan masa percobaan 1 tahun," kata Kemal.
Jadi, saat di pengadilan di PN Tangerang, JPU menuntut Gayus 1 tahun penjara dengan masa percobaan satu tahun. Namun, majelis hakim memvonis Gayus 6 bulan penjara dengan hukuman percobaan satu tahun.
(aan/asy)
"Kita berpendapat karena uang itu belum dinikmati. Jadi tuntutannya hukuman percobaan 1 tahun," kata Jaksa Agung Muda Pidana Umum Kemal Sofyan di Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (22/3/2010).
Kemal memaparkan awal mula kasus yang melilit Gayus. Gayus dicurigai mempunyai uang Rp 25 miliar di rekeningnya. Kemudian, Gayus diperiksa. Tetapi, Gayus mengaku sebagian uang itu adalah miliknya.
"Tetapi pada prakteknya, Kejaksaan bisa membuktikan bahwa ada uang Rp 370 juta yang dua kali dikirimkan oleh PT Megah Citra Jaya," ujarnya.
Berdasarkan data September 2007 tercatat PT Megah mengirim uang sebesar Rp 170 juta. Pada 15 Agustus 2008, sebesar Rp 200 juta. "Jadi total Rp 370 juta yang dikirimkan oleh PT Megah Citra Jaya untuk mengurusi pajak perusahaan tersebut," kata Gayus.
Dikatakan dia, tugas Gayus di kantor pajak adalah meneliti keberatan pajak perorangan dan badan hukum. Namun ternyata setelah menerima uang tersebut, Gayus tidak melakukan pengurusan pajak PT Megah Citra Jaya. Kemudian, Gayus dilaporkan oleh PT Megah dengan tuduhan menggelapkan uang.
"Proses hukumnya, 23 Februari 2010 Gayus dituntut oleh JPU hukuman 6 bulan dengan percobaan hukuman 1 tahun. Kemudian, saat naik di Kejaksaan Negeri, Gayus dituntut 1 tahun penjara dengan masa percobaan 1 tahun," kata Kemal.
Jadi, saat di pengadilan di PN Tangerang, JPU menuntut Gayus 1 tahun penjara dengan masa percobaan satu tahun. Namun, majelis hakim memvonis Gayus 6 bulan penjara dengan hukuman percobaan satu tahun.
(aan/asy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 09:35 WIB
Sekjen PBB: Indonesia Berperan Penting dalam Isu Perubahan Iklim
-
Sabtu, 11/02/2012 09:29 WIB
KPK Ekspose Kasus Century Hingga Tengah Malam
-
Sabtu, 11/02/2012 09:03 WIB
Hakim Agung Artidjo: Tikus Koruptor Berkeliaran di Lingkaran Kekuasaan
-
Sabtu, 11/02/2012 08:43 WIB
Sopir Bus Maut Selamat, Loncat Sebelum Kecelakaan Terjadi
-
Sabtu, 11/02/2012 08:41 WIB
Satu Keluarga Asal Garut Jadi Korban Kecelakaan Maut di Puncak
-
Sabtu, 11/02/2012 08:43 WIB
Sopir Bus Maut Selamat, Loncat Sebelum Kecelakaan Terjadi
-
Sabtu, 11/02/2012 05:44 WIB
Foto-foto Kecelakaan Maut di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 08:37 WIB
Sopir Bus Maut Ditangkap di Garut
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

