Israel Ngotot Tolak Desakan AS Untuk Hentikan Pemukiman Yahudi
Senin, 22/03/2010 14:24 WIB
Benjamin Netanyahu (AFP)
Jakarta -
Pemerintah Israel bersikeras menolak desakan pemerintah AS untuk menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi di sekitar Yerusalem.
Bahkan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu telah menyampaikan secara tertulis kepada Washington mengenai sikapnya itu sebelum bertolak menuju AS untuk memenuhi undangan Presiden Barack Obama. Netanyahu diundang Obama ke Washington untuk membahas upaya damai Timur Tengah pada Selasa, 23 Maret mendatang.
"Kebijakan kita mengenai Yerusalem adalah sama seperti semua pemerintahan Israel terdahulu selama 42 tahun terakhir, dan itu belum berubah," tegas Netanyahu di depan kabinetnya seperti dilansir Reuters, Senin (22/3/2010).
"Sejauh yang kita tahu, membangun di Yerusalem sama dengan membangun di Tel Aviv," imbuh pemimpin negeri Yahudi itu.
"Saya telah menulis surat, atas inisiatif saya sendiri, untuk menteri luar negeri AS (Hillary Clinton) supaya hal ini benar-benar jelas," tutur Netanyahu.
Sebelumnya Hillary telah berbicara dengan Netanyahu melalui telepon guna membahas perselisihan AS-Israel mengenai pembangunan pemukiman Yahudi di sekitar Yerusalem Timur, yang dikuasai Israel pada tahun 1967.
Pemerintah Obama telah gencar mendesak Israel untuk menghentikan pembangunan pemukiman tersebut. Sebab langkah itu akan merusak upaya untuk menghidupkan kembali perundingan damai antara Israel dan Palestina.
Otoritas Palestina mengecam keras pembangunan pemukiman itu sebab Yerusalem Timur akan menjadi ibukota negara Palestina yang diharapkan akan didirikan di wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza.
(ita/nrl)
Bahkan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu telah menyampaikan secara tertulis kepada Washington mengenai sikapnya itu sebelum bertolak menuju AS untuk memenuhi undangan Presiden Barack Obama. Netanyahu diundang Obama ke Washington untuk membahas upaya damai Timur Tengah pada Selasa, 23 Maret mendatang.
"Kebijakan kita mengenai Yerusalem adalah sama seperti semua pemerintahan Israel terdahulu selama 42 tahun terakhir, dan itu belum berubah," tegas Netanyahu di depan kabinetnya seperti dilansir Reuters, Senin (22/3/2010).
"Sejauh yang kita tahu, membangun di Yerusalem sama dengan membangun di Tel Aviv," imbuh pemimpin negeri Yahudi itu.
"Saya telah menulis surat, atas inisiatif saya sendiri, untuk menteri luar negeri AS (Hillary Clinton) supaya hal ini benar-benar jelas," tutur Netanyahu.
Sebelumnya Hillary telah berbicara dengan Netanyahu melalui telepon guna membahas perselisihan AS-Israel mengenai pembangunan pemukiman Yahudi di sekitar Yerusalem Timur, yang dikuasai Israel pada tahun 1967.
Pemerintah Obama telah gencar mendesak Israel untuk menghentikan pembangunan pemukiman tersebut. Sebab langkah itu akan merusak upaya untuk menghidupkan kembali perundingan damai antara Israel dan Palestina.
Otoritas Palestina mengecam keras pembangunan pemukiman itu sebab Yerusalem Timur akan menjadi ibukota negara Palestina yang diharapkan akan didirikan di wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza.
(ita/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 05:05 WIB
Kepala Terminal Garut: Bus Karunia Bakti Laik Jalan
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 03:58 WIB
9 Jam Setelah Kecelakaan Maut, Cisarua Arah Jakarta Macet Total
-
Sabtu, 11/02/2012 02:47 WIB
Jasa Raharja Santuni Korban Tewas Kecelakaan Bus Maut Rp 25 Juta
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 05:44 WIB
Foto-foto Kecelakaan Maut di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 01:33 WIB
Kesaksian Penumpang Bus Maut: Saya Hanya Bisa Teriak dan Berdoa
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

