Tokoh Sulsel: Andi Mallarangeng Kena Tulah Omongan Sendiri
Minggu, 23/05/2010 16:50 WIB
Makassar -
Kekalahan mutlak Andi Mallarangeng dalam pemilihan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) dinilai seperti 'kena tulah' dari omongannya sendiri. Pada 1 Juli 2009, Andi sebagai pendukung capres SBY menyebut kalimat kontroversial, "Orang Sulawesi Selatan (Sulsel) belum waktunya jadi presiden".
Tokoh masyarakat Sulsel, Prof Halide, menilai AM sebagai politisi muda yang sering keseleo lidah, emosional dan kurang perhitungan dalam merencanakan sesuatu. Hal inilah yang perlu diperhatikan oleh AM dengan kapasitasnya sebagai intelektual muda, jika masih ingin melanjutkan karir politiknya.
"AM kena batunya sendiri, dia terlalu percaya diri, dia pernah bilang orang Sulsel belum pantas jadi presiden di negeri ini, padahal jelas-jelas UUD 1945 tidak pernah membatasi itu," ungkap Halide yang masih bersahabat dengan ayah AM, pada detikcom, Minggu (23/5/2010).
Halide menyarankan AM memperbaiki performanya dan harus bisa mengambil pelajaran dari kekalahannya di Kongres PD II ini. "AM masih punya banyak waktu untuk memperbaiki diri, jika ingin menjadi negarawan sejati dia harus menghindari kebiasaan politisi yang suka berbohong, munafik dan tidak punya malu," nasihat Halide.
Tokoh Sulsel lainnya, Zainuddin Thaha, menilai karakter AM sebagai orang luar Jawa masih memerlukan waktu untuk naik ke puncak nasional. Zainuddin juga menilai pola pemasaran dan iklan AM yang jor-joran tidak menjamin keterpilihan seorang AM menjadi Ketua Umum Demokrat.
"Perlu reformasi budaya untuk menempatkan orang-orang yang punya peluang sama, tanpa melihat latar belakang etnik seseorang seperti AM," tandas Guru Besar Universitas Negeri Makassar ini.
(mna/nrl)
Tokoh masyarakat Sulsel, Prof Halide, menilai AM sebagai politisi muda yang sering keseleo lidah, emosional dan kurang perhitungan dalam merencanakan sesuatu. Hal inilah yang perlu diperhatikan oleh AM dengan kapasitasnya sebagai intelektual muda, jika masih ingin melanjutkan karir politiknya.
"AM kena batunya sendiri, dia terlalu percaya diri, dia pernah bilang orang Sulsel belum pantas jadi presiden di negeri ini, padahal jelas-jelas UUD 1945 tidak pernah membatasi itu," ungkap Halide yang masih bersahabat dengan ayah AM, pada detikcom, Minggu (23/5/2010).
Halide menyarankan AM memperbaiki performanya dan harus bisa mengambil pelajaran dari kekalahannya di Kongres PD II ini. "AM masih punya banyak waktu untuk memperbaiki diri, jika ingin menjadi negarawan sejati dia harus menghindari kebiasaan politisi yang suka berbohong, munafik dan tidak punya malu," nasihat Halide.
Tokoh Sulsel lainnya, Zainuddin Thaha, menilai karakter AM sebagai orang luar Jawa masih memerlukan waktu untuk naik ke puncak nasional. Zainuddin juga menilai pola pemasaran dan iklan AM yang jor-joran tidak menjamin keterpilihan seorang AM menjadi Ketua Umum Demokrat.
"Perlu reformasi budaya untuk menempatkan orang-orang yang punya peluang sama, tanpa melihat latar belakang etnik seseorang seperti AM," tandas Guru Besar Universitas Negeri Makassar ini.
(mna/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 03:58 WIB
9 Jam Setelah Kecelakaan Maut, Cisarua Arah Jakarta Macet Total
-
Sabtu, 11/02/2012 02:47 WIB
Jasa Raharja Santuni Korban Tewas Kecelakaan Bus Maut Rp 25 Juta
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Pukul 2 Dini Hari
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 01:33 WIB
Kesaksian Penumpang Bus Maut: Saya Hanya Bisa Teriak dan Berdoa
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 03:58 WIB
9 Jam Setelah Kecelakaan Maut, Cisarua Arah Jakarta Macet Total
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

