Pelecehan Seksual di Bus TransJ
Dewan Transportasi Kota Sesalkan Sikap Polisi yang Pasif
Kamis, 10/06/2010 17:55 WIB
Jakarta -
Dewan Transportasi Kota (DTK) Jakarta menyesalkan sikap polisi yang mempersulit korban pelecehan seksual didalam bus TransJakarta (TransJ) saat melapor. Polisi juga dinilai tidak proaktif memberantas pelaku pelecehan seksual dengan alasan benteng formalitas birokratis.
"Secara khusus perlu sikap profesional polisi saat menindaklanjuti laporan. Terkesan mempersulit korban dengan masalah formalitas yang seharusnya jadi tanggungjawab polisi," ucap Ketua DTK Jakarta, Azas Tigor Nainggolan kepada wartawan di kantornya, Jl Suryapranoto, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (10/6/2010).
Menurut Nainggolan, polisi dapat lebih aktif mencari solusi pengamanan yang efektif guna melindungi pengguna angkutan umum. Dia juga meminta para pengemudi dan pengelola bus TransJ meningkatkan profesionalitas kerja dengan menyusun Standar Pelayanan Minimum (SPM)yang pro penumpang.
"Polisi harusnya mampu mencari dan membuat sistem penegakan hukum agar warganya nyaman saat menggunakan angkutan umum. Perlu perbaikan manajemen Trans Jakarta dengan menyusun SPM pro penumpang," imbuh Nainggolan.
Beberapa hari lalu, seorang penumpang laki-laki melecehkan salah satu penumpang perempuan bus TranJ secara seksual. Pelaku meremas pantat dan menggesek-gesekan kelaminnya ke paha korban saat bus padat. Saat melapor ke pihak berwajib, polisi dari Polres Jakarta Selatan enggan mengusut dan menjerat pelaku dengan pasal pidana. Alasan polisi kala itu, korban tidak mau membuat laporan polisi (LP) dan diperiksa (di-BAP).
(Ari/Rez)
"Secara khusus perlu sikap profesional polisi saat menindaklanjuti laporan. Terkesan mempersulit korban dengan masalah formalitas yang seharusnya jadi tanggungjawab polisi," ucap Ketua DTK Jakarta, Azas Tigor Nainggolan kepada wartawan di kantornya, Jl Suryapranoto, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (10/6/2010).
Menurut Nainggolan, polisi dapat lebih aktif mencari solusi pengamanan yang efektif guna melindungi pengguna angkutan umum. Dia juga meminta para pengemudi dan pengelola bus TransJ meningkatkan profesionalitas kerja dengan menyusun Standar Pelayanan Minimum (SPM)yang pro penumpang.
"Polisi harusnya mampu mencari dan membuat sistem penegakan hukum agar warganya nyaman saat menggunakan angkutan umum. Perlu perbaikan manajemen Trans Jakarta dengan menyusun SPM pro penumpang," imbuh Nainggolan.
Beberapa hari lalu, seorang penumpang laki-laki melecehkan salah satu penumpang perempuan bus TranJ secara seksual. Pelaku meremas pantat dan menggesek-gesekan kelaminnya ke paha korban saat bus padat. Saat melapor ke pihak berwajib, polisi dari Polres Jakarta Selatan enggan mengusut dan menjerat pelaku dengan pasal pidana. Alasan polisi kala itu, korban tidak mau membuat laporan polisi (LP) dan diperiksa (di-BAP).
(Ari/Rez)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 07:26 WIB
Eks Pengacara 'Membelot' ke Nazaruddin, Rosa Merasa Dirugikan
-
Jumat, 10/02/2012 06:48 WIB
Otak Pelaku Kaburnya 12 Tahanan Polsek Cempaka Putih Ditangkap
-
Jumat, 10/02/2012 06:31 WIB
3 Aksi Nasir yang Mengundang Kecurigaan Publik
-
Jumat, 10/02/2012 06:06 WIB
Erry Riyana Bantu Afghanistan Atasi Masalah Korupsi
-
Jumat, 10/02/2012 05:46 WIB
Datangi Nazaruddin di Luar Jam Besuk, Nasir Manfaatkan Jabatan
-
Jumat, 10/02/2012 06:31 WIB
3 Aksi Nasir yang Mengundang Kecurigaan Publik
-
Jumat, 10/02/2012 06:48 WIB
Otak Pelaku Kaburnya 12 Tahanan Polsek Cempaka Putih Ditangkap
-
Jumat, 10/02/2012 05:31 WIB
DK PD: Pengurus yang Disawer Anas Jangan Hanya Bicara
-
Jumat, 10/02/2012 01:25 WIB
Ketika Hitler Berlatih Pidato dan Bercelana Pendek
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,408.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

