Penyelundupan 5 Kontainer Kayu ke Cina Digagalkan
Kamis, 24/06/2010 21:20 WIB
Penyelundupan kayu (Triono/detikcom)
Semarang -
Aparat kepabeanan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang berhasil menggagalkan penyelundupan 5 kontainer kayu. Rencananya, kayu tersebut diekspor ke Cina.
Dalam berkas ekspor disebutkan 16 Juni 2010, kontainer milik CV N ini berisi wooden furniture dan wooden handycraft. Setelah dicek, petugas menemukan 885 paket kayu gergajian dan balok-balok kayu.
"Selain berkat kerja intelejen, kami terbantu oleh kamera CCTV. Jadi barang-barang tersebut terdeteksi," kata Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng-DIY Ismartono di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (24/6/2010) sore.
Ismartono mengatakan, eksportir tersebut menyalahi UU Kepabeanan dengan ancaman hukuman maksimal 8 tahun dan atau denda sebesar Rp 5 miliar. Juga menyalahi Permendag 2008 tentang Ketentuan Ekspor Produk Industri Kehutanan.
Saat ini, kayu jenis sonokeling dan berasal dari Jepara itu telah diamankan. Sementara, petugas masih menyelidiki orang-orang yang terlibat.
"Kami juga masih mengumpulkan barang bukti yang cukup," jelasnya.
Awal tahun ini, aparat juga berhasil menggagalkan penyelundupan kayu bengkirai yang akan diekspor ke Repbulik Czech. Saat ini, penyelidikannya kurang lengkap, sehingga belum dilimpahkan ke kejaksaan.
Gelar kasus penyelundupan kayu juga dihadiri Dirjen Bea Cukai Thomas Sugiyata dan sejumlah pejabat Kanwil Bea Cukai Jateng-DIY. Sebelumnya, dia mengecek kondisi Kantor Bea Cukai Jateng DIY yang terendam rob Jumat (18/6) lalu.
(try/nwk)
Dalam berkas ekspor disebutkan 16 Juni 2010, kontainer milik CV N ini berisi wooden furniture dan wooden handycraft. Setelah dicek, petugas menemukan 885 paket kayu gergajian dan balok-balok kayu.
"Selain berkat kerja intelejen, kami terbantu oleh kamera CCTV. Jadi barang-barang tersebut terdeteksi," kata Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng-DIY Ismartono di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (24/6/2010) sore.
Ismartono mengatakan, eksportir tersebut menyalahi UU Kepabeanan dengan ancaman hukuman maksimal 8 tahun dan atau denda sebesar Rp 5 miliar. Juga menyalahi Permendag 2008 tentang Ketentuan Ekspor Produk Industri Kehutanan.
Saat ini, kayu jenis sonokeling dan berasal dari Jepara itu telah diamankan. Sementara, petugas masih menyelidiki orang-orang yang terlibat.
"Kami juga masih mengumpulkan barang bukti yang cukup," jelasnya.
Awal tahun ini, aparat juga berhasil menggagalkan penyelundupan kayu bengkirai yang akan diekspor ke Repbulik Czech. Saat ini, penyelidikannya kurang lengkap, sehingga belum dilimpahkan ke kejaksaan.
Gelar kasus penyelundupan kayu juga dihadiri Dirjen Bea Cukai Thomas Sugiyata dan sejumlah pejabat Kanwil Bea Cukai Jateng-DIY. Sebelumnya, dia mengecek kondisi Kantor Bea Cukai Jateng DIY yang terendam rob Jumat (18/6) lalu.
(try/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
440 Komentar
-
383 Komentar
-
352 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

