HUT Bhayangkara ke-64
KPAI Tuntut Polri Wujudkan Masyarakat Tanpa Pemenjaraan Anak
Kamis, 01/07/2010 05:00 WIB
Jakarta -
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai Polri belum mampu menghargai hak-hak asasi anak terkait permasalahan hukum. Dalam memperingati HUT Polri ke-64 ini, KPAI menuntut Polri untuk mampu mewujudkan masyarakat tanpa memenjarakan anak.
"KPAI meminta agar Kepolisian Negara RI konsisten sebagai pelindung, pengayom, dan penegak hukum masyarakat dengan lebih menghargai hak-hak asasi manusia khususnya kelompok marginal yaitu anak," ujar Ketua KPAI Hadi Supeno dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (1/7/2010).
Hadi menuturkan, KPAI mencatat masih banyak aparat yang tidak berpihak terhadap anak saat berhadapan dengan masalah hukum. Pada prakteknya, banyak anak yang diperlakukan seperti orang dewasa, yakni harus menerima pidana penjara dan menerima tindakan kekerasan pada saat melakukan penyidikan.
"Hasil pantauan, KPAI masih menemukan anak-anak yang ditahan di dalam Lapas Anak dan Lapas Dewasa saat anak tersebut berada dalam tanggung jawab kepolisian," tuturnya.
Menurut KPAI, Polri perlu melakukan latihan intensif kepada jajarannya untuk mengenalkan dan membekali keterampilan penggunaan Restorative Justice (pengadilan yang bersifat memperbaiki) dalam penanganan anak yang berhadapan dengan hukum.
"Ke depan polisi harus ikut mendukung terwujudnya masyarakat tanpa pemenjaraan anak," tandasnya.
(nvc/ape)
"KPAI meminta agar Kepolisian Negara RI konsisten sebagai pelindung, pengayom, dan penegak hukum masyarakat dengan lebih menghargai hak-hak asasi manusia khususnya kelompok marginal yaitu anak," ujar Ketua KPAI Hadi Supeno dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (1/7/2010).
Hadi menuturkan, KPAI mencatat masih banyak aparat yang tidak berpihak terhadap anak saat berhadapan dengan masalah hukum. Pada prakteknya, banyak anak yang diperlakukan seperti orang dewasa, yakni harus menerima pidana penjara dan menerima tindakan kekerasan pada saat melakukan penyidikan.
"Hasil pantauan, KPAI masih menemukan anak-anak yang ditahan di dalam Lapas Anak dan Lapas Dewasa saat anak tersebut berada dalam tanggung jawab kepolisian," tuturnya.
Menurut KPAI, Polri perlu melakukan latihan intensif kepada jajarannya untuk mengenalkan dan membekali keterampilan penggunaan Restorative Justice (pengadilan yang bersifat memperbaiki) dalam penanganan anak yang berhadapan dengan hukum.
"Ke depan polisi harus ikut mendukung terwujudnya masyarakat tanpa pemenjaraan anak," tandasnya.
(nvc/ape)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 04/02/2012 11:03 WIB
Rumah Angie Sunyi Senyap, Mobil Dicuci
-
Sabtu, 04/02/2012 10:55 WIB
Razia Tempat Hiburan di Jakarta Timur, Polisi Sita 3.036 Botol Miras
-
Sabtu, 04/02/2012 10:41 WIB
Pungli Masih Marak, Pengusaha dan Buruh Jadi Korban
-
Sabtu, 04/02/2012 10:38 WIB
Kemenakertrans: Mayoritas Perusahaan Tak Protes Kenaikan UMR
-
Sabtu, 04/02/2012 10:35 WIB
Apindo Sebut ada Aroma Politis Kenaikan UMR
-
Sabtu, 04/02/2012 08:06 WIB
Angie dan Hartanya yang Naik 10 Kali Lipat Sejak Jadi Anggota DPR
-
Sabtu, 04/02/2012 10:02 WIB
Penasehat KPK Sarankan Abraham Umumkan Tersangka Bersama Pimpinan lain
-
Sabtu, 04/02/2012 10:50 WIB
Cincin Kawin & Kaos Berdarah Milik Mendiang Khadafi Dijual Rp 17,9 M
-
Sabtu, 04/02/2012 07:14 WIB
Angie, Pintu Masuk Usut Aliran Uang ke 'Bos Besar' & 'Ketua Besar'
-
397 Komentar
-
159 Komentar
-
154 Komentar
-
134 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 30/01/2012 08:30 WIB
Hantu Rp 500 M Proyek DPR (3)
Heboh Proyek Ratusan Miliar Rupiah di Senayan
-
Senin, 30/01/2012 08:15 WIB
Hantu Rp 500 M Proyek DPR (2)
Satir Kursi Rasa Ferrari
-
Kamis, 02/02/2012 09:28 WIB
Asrorun Niam: Berkaca Kasus Vita, Waspada Jaringan Eksploitasi Anak
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 603.000
- Rp 862.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

