Penyuntikan Gas di Cibitung Digerebek, 500 Tabung Disita
Kamis, 29/07/2010 16:26 WIB
Foto: Ilustrasi
Bekasi -
Bertambah lagi tempat penyuntikan gas ilegal yang berhasil digulung. Polisi menggerebek sebuah rumah di Cibitung, Bekasi Kabupaten, dan menyita 500 unit tabung gas 12kg dan 3kg.
"Tabungnya ada yang sudah berisi gas, ada yang masih kosong," kata Kapolres Bekasi Kabupaten, Ajun Komisaris Besar Setija, melalui telepon Kamis (28/7/2010).
Penggerebekan berlangsung pada Rabu (28/7) mala. Sebanyak lima orang tersangka ikut polisi amankan, termasuk wanita si pemilik rumah tersebut.
Praktek penyuntikan gas itu sendiri telah dilakukan tersangka selama beberapa bulan. Di dalam prakteknya, tersangka menyuntikkan gas ukuran 3 kilogram ke tabung gas 12 kilogram kosong.
"Sehari, tersangka bisa menghasilkan 50 tabung gas ukuran 12 kilogram," ungkapnya.
Usaha ini dilakukan tersangka karena lebih menguntungkan. Jika tabung gas ukuran 3 kilogram yang bersubsidi dipindahkan ke tabung 12 kilogram, tersangka memperoleh keuntungan sebesar Rp 20 ribu per tabung.
"Omset sehari bisa Rp 1-2 juta. Itu hanya sehari, sedangkan prakteknya sudah lebih dari satu bulan," ungkapnya.
Penggerebekan ini dilakukan atas dasar laporan masyarakat yang mengaku resah dengan kegiatan pemindahan isi gas yang dilakukan oleh tersangka.
"Dikhawatirkan terjadi ledakan dengan adanya praktek pemindahan ini," imbuhnya.
Kini, para tersangka meringkuk di Polsek Cibitung. Mereka dijerat dengan UU perlindungan konsumen dan UU gas dan metrologi legal.
(mei/lh)
"Tabungnya ada yang sudah berisi gas, ada yang masih kosong," kata Kapolres Bekasi Kabupaten, Ajun Komisaris Besar Setija, melalui telepon Kamis (28/7/2010).
Penggerebekan berlangsung pada Rabu (28/7) mala. Sebanyak lima orang tersangka ikut polisi amankan, termasuk wanita si pemilik rumah tersebut.
Praktek penyuntikan gas itu sendiri telah dilakukan tersangka selama beberapa bulan. Di dalam prakteknya, tersangka menyuntikkan gas ukuran 3 kilogram ke tabung gas 12 kilogram kosong.
"Sehari, tersangka bisa menghasilkan 50 tabung gas ukuran 12 kilogram," ungkapnya.
Usaha ini dilakukan tersangka karena lebih menguntungkan. Jika tabung gas ukuran 3 kilogram yang bersubsidi dipindahkan ke tabung 12 kilogram, tersangka memperoleh keuntungan sebesar Rp 20 ribu per tabung.
"Omset sehari bisa Rp 1-2 juta. Itu hanya sehari, sedangkan prakteknya sudah lebih dari satu bulan," ungkapnya.
Penggerebekan ini dilakukan atas dasar laporan masyarakat yang mengaku resah dengan kegiatan pemindahan isi gas yang dilakukan oleh tersangka.
"Dikhawatirkan terjadi ledakan dengan adanya praktek pemindahan ini," imbuhnya.
Kini, para tersangka meringkuk di Polsek Cibitung. Mereka dijerat dengan UU perlindungan konsumen dan UU gas dan metrologi legal.
(mei/lh)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 03:58 WIB
9 Jam Setelah Kecelakaan Maut, Cisarua Arah Jakarta Macet Total
-
Sabtu, 11/02/2012 02:47 WIB
Jasa Raharja Santuni Korban Tewas Kecelakaan Bus Maut Rp 25 Juta
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Pukul 2 Dini Hari
-
Sabtu, 11/02/2012 01:38 WIB
TB Silalahi Akan Panggil Diana untuk Buktikan Politik Uang di Kongres PD
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 01:33 WIB
Kesaksian Penumpang Bus Maut: Saya Hanya Bisa Teriak dan Berdoa
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Pukul 2 Dini Hari
-
Sabtu, 11/02/2012 00:15 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Misterius, Diduga Terjepit
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

