Kemacetan Jakarta
Hotman Paris Mau Tinggalkan Ferrari Kalau Ada Subway
Jumat, 30/07/2010 11:29 WIB
Jakarta -
Pengacara top Hotman Paris Hutapea sudah tak tahan lagi 'bermesraan' setiap hari dengan kemacetan Ibukota Jakarta. Hotman pun berniat memindahkan kantor advokatnya dari Gedung Summitmas, Jl Jenderal Sudirman ke daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara.
"Sudah nggak tahan lagi ini. Buat apa punya mobil Ferrari Rp 6 miliar tapi nggak bisa jalan juga. Gue sudah setengah jam di Jembatan Semanggi nggak bisa jalan. Selamat tinggal segitiga emas, gue mau pindah kantor saja," ujar Hotman saat dihubungi detikcom, Jumat (30/7/2010).
Menurut Hotman, bus TransJakarta belum bisa mengatasi kemacetan Jakarta. Kemacetan akan bisa diatasi kalau ada kereta bawah tanah atau subway. Hotman pun mengaku akan menggunakan kereta bawah tanah jika memang Indonesia akan membangunnya.
"Kenapa nggak mau pakai subway? Saya di Sydney 3 tahun itu naik bus dan kereta bawah tanah. Bukan karena nggak ada duit, tapi memang teman-teman semua naik itu. Nggak ada di sana copet, maling, psikopat kayak di sini di angkutan umum," tegasnya.
Di sisi lain, Hotman mengatakan negara tidak bisa menyalahkan orang yang punya mobil. Pembangunan jalannya harus dibenahi, bukan membatasi hak seseorang untuk mempunyai.
"Singapura saja negara kecil bisa mengatasi kemacetan. Busway itu tidak bisa mengatasi persoalan. Sama saja masih macet," ujar pria yang punya banyak cincin berlian ini.
Hotman mengaku memang memiliki banyak mobil. Satu mobil buat dirinya sehari-hari, 1 mobil lagi buat istrinya, 1 mobil lainnya buat anaknya, dan 3 mobil buat operasional kantor.
"Dan ada puluhan lainnya. Tapi kan nggak semua jalan tiap hari. Paling saya yang pakai Ferrari ini," jelasnya.
Hotman mengatakan, pembatasan kepemilikan mobil tidak bisa dilakukan. Jika mobil semakin banyak, menurut Hotman akan semakin banyak pula pajak yang diterima negara.
"Kalau banyak mobil kan pada bayar pajak, negara yang untung. Jangan disalahkan yang punya mobil, yang salah program jalannya bagaimana," ungkapnya. (gus/fay)
"Sudah nggak tahan lagi ini. Buat apa punya mobil Ferrari Rp 6 miliar tapi nggak bisa jalan juga. Gue sudah setengah jam di Jembatan Semanggi nggak bisa jalan. Selamat tinggal segitiga emas, gue mau pindah kantor saja," ujar Hotman saat dihubungi detikcom, Jumat (30/7/2010).
Menurut Hotman, bus TransJakarta belum bisa mengatasi kemacetan Jakarta. Kemacetan akan bisa diatasi kalau ada kereta bawah tanah atau subway. Hotman pun mengaku akan menggunakan kereta bawah tanah jika memang Indonesia akan membangunnya.
"Kenapa nggak mau pakai subway? Saya di Sydney 3 tahun itu naik bus dan kereta bawah tanah. Bukan karena nggak ada duit, tapi memang teman-teman semua naik itu. Nggak ada di sana copet, maling, psikopat kayak di sini di angkutan umum," tegasnya.
Di sisi lain, Hotman mengatakan negara tidak bisa menyalahkan orang yang punya mobil. Pembangunan jalannya harus dibenahi, bukan membatasi hak seseorang untuk mempunyai.
"Singapura saja negara kecil bisa mengatasi kemacetan. Busway itu tidak bisa mengatasi persoalan. Sama saja masih macet," ujar pria yang punya banyak cincin berlian ini.
Hotman mengaku memang memiliki banyak mobil. Satu mobil buat dirinya sehari-hari, 1 mobil lagi buat istrinya, 1 mobil lainnya buat anaknya, dan 3 mobil buat operasional kantor.
"Dan ada puluhan lainnya. Tapi kan nggak semua jalan tiap hari. Paling saya yang pakai Ferrari ini," jelasnya.
Hotman mengatakan, pembatasan kepemilikan mobil tidak bisa dilakukan. Jika mobil semakin banyak, menurut Hotman akan semakin banyak pula pajak yang diterima negara.
"Kalau banyak mobil kan pada bayar pajak, negara yang untung. Jangan disalahkan yang punya mobil, yang salah program jalannya bagaimana," ungkapnya. (gus/fay)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 03:58 WIB
9 Jam Setelah Kecelakaan Maut, Cisarua Arah Jakarta Macet Total
-
Sabtu, 11/02/2012 02:47 WIB
Jasa Raharja Santuni Korban Tewas Kecelakaan Bus Maut Rp 25 Juta
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Pukul 2 Dini Hari
-
Sabtu, 11/02/2012 01:38 WIB
TB Silalahi Akan Panggil Diana untuk Buktikan Politik Uang di Kongres PD
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 03:58 WIB
9 Jam Setelah Kecelakaan Maut, Cisarua Arah Jakarta Macet Total
-
Sabtu, 11/02/2012 01:33 WIB
Kesaksian Penumpang Bus Maut: Saya Hanya Bisa Teriak dan Berdoa
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Pukul 2 Dini Hari
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

