Tuding Hendarman Ilegal, Yusril Akan Hadirkan 3 Eks Jaksa Agung di MK
Jumat, 30/07/2010 16:06 WIB
Jakarta -
Mantan Menkum dan HAM, Yusril Ihza Mahendra akan menghadirkan 3 mantan Jaksa Agung, anggota kabinet dan 16 ahli yang akan dihadirkan dalam sidang uji perkara UU Kejaksaan di Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu mendatang. Hal ini disampaikan dalam sidang perbaikan permohonan di MK yang dipimpin hakim konstitusi Achmad Sodiki.
"Saya akan meghadirkan 3 mantan Jaksa Agung. Namanya, nanti saja. Juga
keterangan 16 ahli dan anggota kabinet, " kata Yusril usai sidang di MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat, (30/7/2010).
"Saksi fakta (mantan Jaksa Agung) orang yang mendengar, melihat dan
mengalami. Orang ini para anggota kabinet dan para Jaksa Agung," jelasnya.
Menurut Yusril, hal tersebut untuk menunjukkan dirinya tidak main-main dalam mengajukan permohonan. Apalagi, baru pertama kali di Indonesia ada pihak yang mengatakan Jaksa Agung ilegal. "Ini pertaruhan saya dan saya akan all out untuk mengajukan argumentasi," jelas orang yang terjerat kasus Sisminbakum ini.
Dalam perbaikan permohonan tersebut dia juga memasukan argumen permohonan putusan provisi/putusan yang dijatuhkan sehubungan dengan tuntutan dalam pokok perkara. Putusan provisi dikenal di MK dalam kasus Bibit-Chandra. Sebelum kasus Bibit-Chandra, tidak dikenal putusan provosi. Permohonan provisi berupa permintaan status tersagngkanya menjadi batal karena yang Jaksa Agungnya tidak berwenang.
"Dan saya berpendapat tidaklah sebanding dan sepadan sehingga menjadi
tidak adil jika permohonan dari kasus yang konkret tapi ketika disidangkan menjadi abstrak. Argumen ini sangat fundamental dan semoga diputuskan dalam rapat hakim," tutupnya. (a2s/anw)
"Saya akan meghadirkan 3 mantan Jaksa Agung. Namanya, nanti saja. Juga
keterangan 16 ahli dan anggota kabinet, " kata Yusril usai sidang di MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat, (30/7/2010).
"Saksi fakta (mantan Jaksa Agung) orang yang mendengar, melihat dan
mengalami. Orang ini para anggota kabinet dan para Jaksa Agung," jelasnya.
Menurut Yusril, hal tersebut untuk menunjukkan dirinya tidak main-main dalam mengajukan permohonan. Apalagi, baru pertama kali di Indonesia ada pihak yang mengatakan Jaksa Agung ilegal. "Ini pertaruhan saya dan saya akan all out untuk mengajukan argumentasi," jelas orang yang terjerat kasus Sisminbakum ini.
Dalam perbaikan permohonan tersebut dia juga memasukan argumen permohonan putusan provisi/putusan yang dijatuhkan sehubungan dengan tuntutan dalam pokok perkara. Putusan provisi dikenal di MK dalam kasus Bibit-Chandra. Sebelum kasus Bibit-Chandra, tidak dikenal putusan provosi. Permohonan provisi berupa permintaan status tersagngkanya menjadi batal karena yang Jaksa Agungnya tidak berwenang.
"Dan saya berpendapat tidaklah sebanding dan sepadan sehingga menjadi
tidak adil jika permohonan dari kasus yang konkret tapi ketika disidangkan menjadi abstrak. Argumen ini sangat fundamental dan semoga diputuskan dalam rapat hakim," tutupnya. (a2s/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 08:37 WIB
Gunung Lokon Kembali Meletus!
-
Jumat, 10/02/2012 08:31 WIB
Mahfud: KPK Masih Bisa Cekal Seseorang di Penyelidikan
-
Jumat, 10/02/2012 08:20 WIB
Polisi Masih Teliti Temuan Senjata di Hutan UI
-
Jumat, 10/02/2012 07:44 WIB
BK DPR Tunggu Aduan Sebelum Periksa Nasir
-
Jumat, 10/02/2012 07:26 WIB
Eks Pengacara 'Membelot' ke Nazaruddin, Rosa Merasa Dirugikan
-
Jumat, 10/02/2012 07:26 WIB
Eks Pengacara 'Membelot' ke Nazaruddin, Rosa Merasa Dirugikan
-
Jumat, 10/02/2012 06:31 WIB
3 Aksi Nasir yang Mengundang Kecurigaan Publik
-
Jumat, 10/02/2012 05:31 WIB
DK PD: Pengurus yang Disawer Anas Jangan Hanya Bicara
-
Jumat, 10/02/2012 01:25 WIB
Ketika Hitler Berlatih Pidato dan Bercelana Pendek
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 857.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

