Aksi Coret Gedung DPR
Politisi PKB Nilai Kritikan Pong Kurang Arif
Jumat, 30/07/2010 16:23 WIB
Jakarta -
Ketidakpuasan pada pemerintah dan anggota Dewan dilampiaskan artis senior Pong Harjatmo dengan mencoreti Gedung DPR. Meski demikian, pemberian kritik dengan cara semacam itu dinilai tidak benar.
"Kalau itu aspirasi, menyampaikan kritik, bisa diterima. Tetapi jangan pukul rata anggota DPR. Banyak elemen partai di situ. Kalau mau mengkritik bisa disalurkan melalui mekanisme yang ada. Kalau seperti itu kurang arif," ujar Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan (FPKB) DPR RI M Hanif Dhakiri saat dihubungi detikcom, Jumat (30/7/2010).
Menurutnya, aksi mencoreti Gedung Dewan berarti tidak menghargai lembaga negara. Padahal martabat DPR harus dijaga, tidak hanya oleh anggota DPR tetapi juga oleh masyarakat.
Disampaikan Hanif, anggota DPR terbuka terhadap kritik. "Sampaikan saja keluhannya soal apa dengan mekanisme yang ada. Itu menghargai lembaga negara," lanjut dia.
"Kalau mencorat-coret itu kan mengajari yang buruk. Bukan cara yang baik. Kalau mau mengkritik, demo boleh," sambungnya.
Menurut Hanif, apa yang dilakukan Pong mendidik warga yang lain untuk memberikan kritik dengan cara yang tidak pas. Padahal disampaikan dia, DPR terbuka untuk menerima kritikan dan terbuka untuk berdiskusi dengan masyarakat.
"DPR kita ini luar biasa. Di AS saja, anggota dewannya susah untuk ditemui lho. Kita memahami kalau dia mau memberikan aspirasi kok," tutup dia. (nrl/nrl)
"Kalau itu aspirasi, menyampaikan kritik, bisa diterima. Tetapi jangan pukul rata anggota DPR. Banyak elemen partai di situ. Kalau mau mengkritik bisa disalurkan melalui mekanisme yang ada. Kalau seperti itu kurang arif," ujar Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan (FPKB) DPR RI M Hanif Dhakiri saat dihubungi detikcom, Jumat (30/7/2010).
Menurutnya, aksi mencoreti Gedung Dewan berarti tidak menghargai lembaga negara. Padahal martabat DPR harus dijaga, tidak hanya oleh anggota DPR tetapi juga oleh masyarakat.
Disampaikan Hanif, anggota DPR terbuka terhadap kritik. "Sampaikan saja keluhannya soal apa dengan mekanisme yang ada. Itu menghargai lembaga negara," lanjut dia.
"Kalau mencorat-coret itu kan mengajari yang buruk. Bukan cara yang baik. Kalau mau mengkritik, demo boleh," sambungnya.
Menurut Hanif, apa yang dilakukan Pong mendidik warga yang lain untuk memberikan kritik dengan cara yang tidak pas. Padahal disampaikan dia, DPR terbuka untuk menerima kritikan dan terbuka untuk berdiskusi dengan masyarakat.
"DPR kita ini luar biasa. Di AS saja, anggota dewannya susah untuk ditemui lho. Kita memahami kalau dia mau memberikan aspirasi kok," tutup dia. (nrl/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
435 Komentar
-
375 Komentar
-
346 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

