Sidak ke Kejari dan Kejati DKI, Jamwas Temukan Jaksa Tak Becus Kerja
Jumat, 30/07/2010 23:41 WIB
Jakarta -
Ternyata masih ada beberapa jaksa di tingkat Kejaksaan Negeri dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta yang tidak menguasai pekerjaannya. Beberapa jaksa dinilai tidak memiliki kemampuan manajerial maupun teknis dalam melakukan tugasnya.
Demikian disampaikan Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Marwan Effendy kepada wartawan di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat (30/7/2010). Ini merupakan kesimpulan Marwan usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat dan Utara, serta Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta beberapa waktu lalu.
"Saya lihat masih ada yang Kejarinya tidak memiliki kemampuan manajerial. Sudah tidak memiliki kemampuan manajerial, tidak tahu teknis pula," terang Marwan.
Marwan menjelaskan, ada jaksa dari bagian Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) yang tidak paham dengan kewenangannya sendiri. "Bagaimana ini, sebagai seorang pejabat di Datun tidak menguasai soal Datun," ucapnya.
Kemudian, lanjut Marwan, ada juga jaksa di bagian Tindak Pidana Umum (Pidum) yang tidak memahami soal hukum acara. "Ini kan bahaya," tegas mantan Jampidsus ini.
Menurut Marwan, temuan-temuan seperti ini menjadi cambuk untuk memperbaiki Korps Adhyaksa ke depan. Marwan berharap, ketidakmampuan jaksa seperti ini nantinya bisa dieliminir.
"Jadi dengan saya bergerak ke daerah-daerah ini, jadi tahu semua kebobrokan ini. Nah, ini yang nanti akan kita perbaiki, sehingga nanti masyarakat itu betul-betul merasa memiliki kejaksaan. Kalau sekarang kan semua kritik tertuju kepada Kejaksaan," ujarnya.
Marwan mengatakan, temuan-temuan seperti ini langsung dilaporkan kepada Jaksa Agung Hendarman Supandji. Bahkan Marwan mengaku telah merekomendasikan beberapa jaksa dan Kajari di daerah lainnya untuk dicopot dari jabatannya.
"Beberapa Kasi Pidum Kejari sudah dicopot itu, setelah saya rekomendasikan untuk dicopot. Sudah 4 yang saya rekomendasikan dicopot. Kan sudah di-SK-kan. Itu di level Kajari," terangnya.
Namun demikian, untuk temuan-temuan di wilayah Jakarta ini, Marwan menyatakan, dirinya akan memberikan masing-masing waktu selama 3 bulan untuk memperbaiki diri.
"Tapi nanti kalau setelah tiga bulan saya datang, ternyata masih juga. Dengan sangat berat hati, Jamwas harus merekomendasikan dia turun tahta," tandasnya.
(nvc/mok)
Demikian disampaikan Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Marwan Effendy kepada wartawan di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat (30/7/2010). Ini merupakan kesimpulan Marwan usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat dan Utara, serta Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta beberapa waktu lalu.
"Saya lihat masih ada yang Kejarinya tidak memiliki kemampuan manajerial. Sudah tidak memiliki kemampuan manajerial, tidak tahu teknis pula," terang Marwan.
Marwan menjelaskan, ada jaksa dari bagian Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) yang tidak paham dengan kewenangannya sendiri. "Bagaimana ini, sebagai seorang pejabat di Datun tidak menguasai soal Datun," ucapnya.
Kemudian, lanjut Marwan, ada juga jaksa di bagian Tindak Pidana Umum (Pidum) yang tidak memahami soal hukum acara. "Ini kan bahaya," tegas mantan Jampidsus ini.
Menurut Marwan, temuan-temuan seperti ini menjadi cambuk untuk memperbaiki Korps Adhyaksa ke depan. Marwan berharap, ketidakmampuan jaksa seperti ini nantinya bisa dieliminir.
"Jadi dengan saya bergerak ke daerah-daerah ini, jadi tahu semua kebobrokan ini. Nah, ini yang nanti akan kita perbaiki, sehingga nanti masyarakat itu betul-betul merasa memiliki kejaksaan. Kalau sekarang kan semua kritik tertuju kepada Kejaksaan," ujarnya.
Marwan mengatakan, temuan-temuan seperti ini langsung dilaporkan kepada Jaksa Agung Hendarman Supandji. Bahkan Marwan mengaku telah merekomendasikan beberapa jaksa dan Kajari di daerah lainnya untuk dicopot dari jabatannya.
"Beberapa Kasi Pidum Kejari sudah dicopot itu, setelah saya rekomendasikan untuk dicopot. Sudah 4 yang saya rekomendasikan dicopot. Kan sudah di-SK-kan. Itu di level Kajari," terangnya.
Namun demikian, untuk temuan-temuan di wilayah Jakarta ini, Marwan menyatakan, dirinya akan memberikan masing-masing waktu selama 3 bulan untuk memperbaiki diri.
"Tapi nanti kalau setelah tiga bulan saya datang, ternyata masih juga. Dengan sangat berat hati, Jamwas harus merekomendasikan dia turun tahta," tandasnya.
(nvc/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 07/02/2012 14:28 WIB
KPK: Jangan Ganggu Angie!
-
Selasa, 07/02/2012 14:26 WIB
Daftar Pilot yang Ditangkap Karena Narkoba
-
Selasa, 07/02/2012 14:18 WIB
Rebutan Penumpang, Pekerja Terminal Makassar Bentrok
-
Selasa, 07/02/2012 13:55 WIB
Max Sopacua: PAW Angie di DPR Tunggu Hasil Sidang
-
Selasa, 07/02/2012 13:49 WIB
KPK Berharap Angie Akan Berikan Keterangan Apa Adanya
-
Selasa, 07/02/2012 13:44 WIB
Patuhi Informasi Larangan Terbang, Pilot Lion Air Tidak Digaji
-
Selasa, 07/02/2012 13:14 WIB
Polisi Pagari Kantor Mendagri dengan Kawat Berduri
-
Selasa, 07/02/2012 11:15 WIB
Resign Sebelum Kontrak Habis, Pilot Lion Air Didenda US$ 49 Ribu
-
Selasa, 07/02/2012 12:51 WIB
Gunung Padang & Misteri 2500 SM
-
224 Komentar
-
195 Komentar
-
178 Komentar
-
165 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 604.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

