Target Penerimaan Pajak Parkir 2010 Tercapai Bila Tarif Naik
Sabtu, 31/07/2010 00:46 WIB
Jakarta -
Rencana kenaikan tarif parkir tentu akan membuat warga Ibukota semakin terhimpit. Namun di sisi lain, kenaikan pajak parkir juga akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jakarta dari sektor penerimaan pajak.
"Target penerimaan pajak parkir tahun 2010 sebesar Rp 150 miliar, tapi hingga Juni kemarin kita baru dapat Rp 60 miliar. Kalau tarif pajak jadi naik, target pasti bisa tercapai, kalau tidak agak sulit mencapai target," ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis Pajak Parkir dan Hiburan DKI, Fadludin saat dihubungi detikcom, Jumat (30/7/2010) malam.
Menurut Fadludin, dari 648 pengelola parkir yang tersebar di Jakarta, turut memberikan sumbangan untuk pendapatan DKI dari sektor pajak parkir.
"Tahun 2009, target kita Rp 140 miliar, tapi terealisasi Rp 139 miliar. Tahun ini target naik tapi kalau tarif tidak naik sulit untuk memenuhi target," terangnya.
Selama ini, UPT pajak parkir dan hiburan mengutip 20 persen dari setiap yang dibayarkan konsumen kepada pengelola parkir. Terkait dengan rencana kenaikan tarif parkir sebagai imbas Putusan PK Mahkamah Agung (MA), Fadludin mengaku jika hal tersebut di luar kewenangannya.
"Kalau soal kenaikan tarif itu bukan urusan kita, kita hanya bertugas mengutip pajak sebesar 20 persen sesuai Perda. Berapa pun kenaikannya kita tetap mengutip sebesar itu jika ketentuan pajaknya belum dirubah," tutupnya.
(her/mok)
"Target penerimaan pajak parkir tahun 2010 sebesar Rp 150 miliar, tapi hingga Juni kemarin kita baru dapat Rp 60 miliar. Kalau tarif pajak jadi naik, target pasti bisa tercapai, kalau tidak agak sulit mencapai target," ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis Pajak Parkir dan Hiburan DKI, Fadludin saat dihubungi detikcom, Jumat (30/7/2010) malam.
Menurut Fadludin, dari 648 pengelola parkir yang tersebar di Jakarta, turut memberikan sumbangan untuk pendapatan DKI dari sektor pajak parkir.
"Tahun 2009, target kita Rp 140 miliar, tapi terealisasi Rp 139 miliar. Tahun ini target naik tapi kalau tarif tidak naik sulit untuk memenuhi target," terangnya.
Selama ini, UPT pajak parkir dan hiburan mengutip 20 persen dari setiap yang dibayarkan konsumen kepada pengelola parkir. Terkait dengan rencana kenaikan tarif parkir sebagai imbas Putusan PK Mahkamah Agung (MA), Fadludin mengaku jika hal tersebut di luar kewenangannya.
"Kalau soal kenaikan tarif itu bukan urusan kita, kita hanya bertugas mengutip pajak sebesar 20 persen sesuai Perda. Berapa pun kenaikannya kita tetap mengutip sebesar itu jika ketentuan pajaknya belum dirubah," tutupnya.
(her/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 07/02/2012 13:49 WIB
KPK Berharap Angie Akan Berikan Keterangan Apa Adanya
-
Selasa, 07/02/2012 13:44 WIB
Patuhi Informasi Larangan Terbang, Pilot Lion Air Tidak Digaji
-
Selasa, 07/02/2012 13:42 WIB
PAN: Media Nggak Usah Disuruh-suruh Ramaikan Bursa Capres 2014
-
Selasa, 07/02/2012 13:29 WIB
Cegah Bentrok, Tapal Batas Riau-Sumut Akan Dibahas Kemendagri
-
Selasa, 07/02/2012 13:20 WIB
Jaga Ketersediaan Pangan, SBY Ajak Masyarakat Bercocok Tanam di Rumah
-
Selasa, 07/02/2012 11:22 WIB
Ini Cara 12 Tahanan Polsek Cempaka Putih Kabur
-
Selasa, 07/02/2012 11:25 WIB
Rekening Dibobol Rp 7,9 Juta Lewat ATM, Agus Lapor Polisi
-
Selasa, 07/02/2012 07:48 WIB
Jadi Tersangka, Angie Curahkan Perasaannya di Blog Pribadinya
-
Selasa, 07/02/2012 11:15 WIB
Resign Sebelum Kontrak Habis, Pilot Lion Air Didenda US$ 49 Ribu
-
224 Komentar
-
195 Komentar
-
178 Komentar
-
165 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,418.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

