Partai Bulan Bintang Pertanyakan Sikap Jamwas Marwan Effendi
Sabtu, 31/07/2010 01:37 WIB
Jakarta -
Laporan Partai Bulan Bintang (PBB) soal jaksa Farid Harjanto terkait kasus korupsi Sisminbakum tidak akan ditanggapi Jamwas Marwan Effendi. Sekjen PBB, BM Wibowo mempertanyakan maksud Jamwas yang menolak menindaklanjuti laporan mereka.
"Mana mungkin Jamwas secara apriori. Menyimpulkan Farid tidak melakukan kesalahan kalau tidak pernah memeriksa yang bersangkutan. Periksa dulu baru ambil kesimpulan," tegas Wibowo dalam rilisnya, Jumat (30/7/2010).
PBB juga menilai aneh pernyataan Marwan. Saat berbicara tudingan Farid 'main mata' dengan Siti Hardianti Rukmana (Tutut Soeharto) dalam mengkriminalisasi kasus Sisminbakum, Jamwas minta bukti kepada pelapor. Tapi saat Ikatan Notaris Indonesia (INI) melaporkan Sisminbakum, Marwan yang ketika itu menjabat sebagai Jampidsus, malah menyuruh Farid untuk meneliti dan mengumpulkan bukti.
"Apakah ketika itu Marwan minta INI mengumpulkan bukti? Sikap Marwan yang enggan memeriksa Farid menimbulkan tanda tanya besar. Marwan tidak bisa menutup-nutupi karena dia punya 'conflik of interest'," beber Wibowo.
Jika setiap pemeriksaan internal institusi Kejaksaan seperti ini, rakyat akan selalu curiga. Jaksa dinilai selalu melindungi rekan sekerjanya sendiri.
Sebelumnya, Marwan menilai tidak ada masalah dengan Farid dalam kasus Sisminbakum. Tudingan itu, hanya untuk membuat kabur kasus Sisminbakum.
"Memperpanjang kain kelambu saja. Ini biar lari dari substansinya ini," ucap mantan Jampidsus ini.
(mok/mok)
"Mana mungkin Jamwas secara apriori. Menyimpulkan Farid tidak melakukan kesalahan kalau tidak pernah memeriksa yang bersangkutan. Periksa dulu baru ambil kesimpulan," tegas Wibowo dalam rilisnya, Jumat (30/7/2010).
PBB juga menilai aneh pernyataan Marwan. Saat berbicara tudingan Farid 'main mata' dengan Siti Hardianti Rukmana (Tutut Soeharto) dalam mengkriminalisasi kasus Sisminbakum, Jamwas minta bukti kepada pelapor. Tapi saat Ikatan Notaris Indonesia (INI) melaporkan Sisminbakum, Marwan yang ketika itu menjabat sebagai Jampidsus, malah menyuruh Farid untuk meneliti dan mengumpulkan bukti.
"Apakah ketika itu Marwan minta INI mengumpulkan bukti? Sikap Marwan yang enggan memeriksa Farid menimbulkan tanda tanya besar. Marwan tidak bisa menutup-nutupi karena dia punya 'conflik of interest'," beber Wibowo.
Jika setiap pemeriksaan internal institusi Kejaksaan seperti ini, rakyat akan selalu curiga. Jaksa dinilai selalu melindungi rekan sekerjanya sendiri.
Sebelumnya, Marwan menilai tidak ada masalah dengan Farid dalam kasus Sisminbakum. Tudingan itu, hanya untuk membuat kabur kasus Sisminbakum.
"Memperpanjang kain kelambu saja. Ini biar lari dari substansinya ini," ucap mantan Jampidsus ini.
(mok/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 07/02/2012 11:40 WIB
12 Tahanan Kabur, Polda Metro Periksa Anggota Polsek Cempaka Putih
-
Selasa, 07/02/2012 11:40 WIB
Cici Tegal: Gila Lu Masak Duit Korupsi Buat Pengajian!
-
Selasa, 07/02/2012 11:33 WIB
12 Tahanan Cempaka Putih Cekik & Ancam Bunuh Pegawai RM Padang
-
Selasa, 07/02/2012 11:25 WIB
Rekening Dibobol Rp 7,9 Juta Lewat ATM, Agus Lapor Polisi
-
Selasa, 07/02/2012 11:23 WIB
Kasus Korupsi di Depkes, KPK Periksa Cici Tegal
-
Selasa, 07/02/2012 07:48 WIB
Jadi Tersangka, Angie Curahkan Perasaannya di Blog Pribadinya
-
Selasa, 07/02/2012 08:18 WIB
Anggota Dewan Pembina: Kalau Anas Ksatria, Mundurlah Demi Citra PD
-
Selasa, 07/02/2012 08:28 WIB
SMS Mengingatkan Suami, Dokter Claudia Terancam Dipenjara
-
Selasa, 07/02/2012 08:48 WIB
Kapten Pengecut 'Titanic' Italia Terancam Hukuman 2.697 Tahun Bui
-
225 Komentar
-
202 Komentar
-
178 Komentar
-
165 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 604.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

