Yusril Minta Kwik Kian Gie Bicara Soal Sisminbakum
Sabtu, 31/07/2010 18:10 WIB
Jakarta -
Kubu mantan Menkum dan HAM Yusril Ihza Mahendra meminta mantan Menteri Keuangan Kwik Kian Gie berbicara kepada publik soal kebijakan Sisminbakum. Kwik dinilai orang yang mengerti mengapa kebijakan tersebut dikeluarkan.
"Sudah saatnya Pak Kwik Kian Gie yang paling banyak tahu mengenai kebijakan pemerintah saat itu, berbicara, untuk membuka mata Kejaksaan Agung," kata salah satu pengacara Yusril, Maqdir Ismail, dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (31/7/2010).
Menurut Maqdir, kebijakan Sisminbakum berbeda dengan kebijakan bail out Century. Sisminbakum adalah kebijakan mengatasi krisis ekonomi di tahun 2000, sebagaimana tertuang dalam Letter of Intent Pemerintah Indonesia kepada IMF tanggal 17 Mei 2000, yang ditandatangani oleh Menko Ekuin Kwik Kian Gie, Menkeu Bambang Sudibyo dan Gubernur BI Syahril Sabirin.
"Bedanya, Sisminbakum tak merugikan uang negara, sementara Century telah merugikan uang negara Rp 6,7 triliun, berdasarkan hasil audit BPK," imbuhnya.
Maqdir menjelaskan, kebijakan Sisminbakum diserahkan kepada swasta karena negara saat itu tak punya uang. Dalam 7 tahun beroperasinya Sisminbakum, ribuan perusahaan berhasil disahkan badan hukumnya dan ini meningkatkan nilai output barang dan jasa yang dari sektor industri dan pertambangan saja, sebanyak RP 985 triliun rupiah, dan menyerap tenaga kerja lebih dari 4,6 juta berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2008.
"Jangan suatu kebijakan Pemerintah yang tepat dan berdampak besar pada pemulihan ekonomi, justru dituduh sebagai korupsi. Rakyat juga ingin mengerti latar belakang kebijakan masalah ini, agar dapat menilai betapa naif pikiran para penyidik di kejaksaan agung," tandasnya.
(ape/gah)
"Sudah saatnya Pak Kwik Kian Gie yang paling banyak tahu mengenai kebijakan pemerintah saat itu, berbicara, untuk membuka mata Kejaksaan Agung," kata salah satu pengacara Yusril, Maqdir Ismail, dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (31/7/2010).
Menurut Maqdir, kebijakan Sisminbakum berbeda dengan kebijakan bail out Century. Sisminbakum adalah kebijakan mengatasi krisis ekonomi di tahun 2000, sebagaimana tertuang dalam Letter of Intent Pemerintah Indonesia kepada IMF tanggal 17 Mei 2000, yang ditandatangani oleh Menko Ekuin Kwik Kian Gie, Menkeu Bambang Sudibyo dan Gubernur BI Syahril Sabirin.
"Bedanya, Sisminbakum tak merugikan uang negara, sementara Century telah merugikan uang negara Rp 6,7 triliun, berdasarkan hasil audit BPK," imbuhnya.
Maqdir menjelaskan, kebijakan Sisminbakum diserahkan kepada swasta karena negara saat itu tak punya uang. Dalam 7 tahun beroperasinya Sisminbakum, ribuan perusahaan berhasil disahkan badan hukumnya dan ini meningkatkan nilai output barang dan jasa yang dari sektor industri dan pertambangan saja, sebanyak RP 985 triliun rupiah, dan menyerap tenaga kerja lebih dari 4,6 juta berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2008.
"Jangan suatu kebijakan Pemerintah yang tepat dan berdampak besar pada pemulihan ekonomi, justru dituduh sebagai korupsi. Rakyat juga ingin mengerti latar belakang kebijakan masalah ini, agar dapat menilai betapa naif pikiran para penyidik di kejaksaan agung," tandasnya.
(ape/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 15:11 WIB
Di Depan Mahfud MD, Ical Ajak Alumni UII Gabung ke Golkar
-
Kamis, 09/02/2012 15:10 WIB
Marzuki: Kalau Ada Money Politics di Kongres, Jelas Coreng PD!
-
Kamis, 09/02/2012 15:05 WIB
Tahanan Polsek Cempaka Putih yang Ditangkap Jadi 9 Orang
-
Kamis, 09/02/2012 15:05 WIB
Albertina Ho, Hakim yang Bebaskan Terdakwa Korupsi Kuburan Rp 27 M
-
Kamis, 09/02/2012 15:02 WIB
10 ribu Warga Direlokasi Untuk Pelebaran Kali Ciliwung
-
Kamis, 09/02/2012 12:59 WIB
Nasir Kaget Ketahuan Denny Bertemu Nazaruddin di Rutan Cipinang
-
Kamis, 09/02/2012 11:23 WIB
Politisi PD Sulut Siap Kembalikan Rp 100 Juta & BB ke Anas
-
Kamis, 09/02/2012 13:54 WIB
Masuk ke Hutan UI, Densus 88 Keluar Bawa 1 Tas Ransel
-
Kamis, 09/02/2012 14:31 WIB
Benny Salahkan Menkum Izinkan Nasir Jenguk Nazaruddin Tengah Malam
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 605.000
- Rp 862.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

