Ganjar Pranowo Usul Ibu Kota Pindah ke Palangkaraya
Sabtu, 31/07/2010 23:03 WIB
Jakarta -
Kemacetan di Jakarta sepertinya tidak pernah berhenti dibicarakan. Wakil Ketua Komisi II DPR RI Ganjar Pranowo mengusulkan pemindahan Ibu Kota Jakarta ke Palangkaraya.
"Sekarang tidak ada yang mempresiksi 25 tahun ke depan Jakarta seperti apa, satu-satunya solusi adalah pindah," kata Ganjar.
Pernyataan tersebut disampaikan Ganjar usai diskusi 'Penyederhanaan Partai: Membangun Sistem Politik yang Berkontribusi', di Doekoen Cafe, Jalan Raya Pasar Minggu, Pancoran, Sabtu (31/7/2010).
Tahun 1957 Presiden Pertama RI Soekarno pernah membicarakan soal pemindahan Ibu Kota. Soekarno saat itu, ujarnya, telah menyiapkan letak ibu kota di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
"Kalau pindah harus ke luar Jawa dan ini akan menimbulkan pertumbuhan di luar Jawa, ini menyenangkan," katanya.
"Menurut saya pikirkan lebih serius dan mencari tempat yang pas, saya sendiri sementara memilih Palangkaraya, kalau ada tampat lain boleh," jelas Ganjar.
Mengenai solusi yang sempat terpikirkan pemerintah DKI Jakarta dalam mengurai kemacetan adalah dengan membangun monorel. Ia menilai langkah tersebut tidak akan menyelesaikan masalah.
"Monorel itu ngawur, karena itu hanya mengevakuasi orang seputar Kuningan, Blok M, dan Senayan. Kalau mau menyelesaikan transportasi adalah bagaimana mengevakuasi antara Tanggerang, Bekasi, dan Depok," jelas Ganjar.
(Ari/ape)
"Sekarang tidak ada yang mempresiksi 25 tahun ke depan Jakarta seperti apa, satu-satunya solusi adalah pindah," kata Ganjar.
Pernyataan tersebut disampaikan Ganjar usai diskusi 'Penyederhanaan Partai: Membangun Sistem Politik yang Berkontribusi', di Doekoen Cafe, Jalan Raya Pasar Minggu, Pancoran, Sabtu (31/7/2010).
Tahun 1957 Presiden Pertama RI Soekarno pernah membicarakan soal pemindahan Ibu Kota. Soekarno saat itu, ujarnya, telah menyiapkan letak ibu kota di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
"Kalau pindah harus ke luar Jawa dan ini akan menimbulkan pertumbuhan di luar Jawa, ini menyenangkan," katanya.
"Menurut saya pikirkan lebih serius dan mencari tempat yang pas, saya sendiri sementara memilih Palangkaraya, kalau ada tampat lain boleh," jelas Ganjar.
Mengenai solusi yang sempat terpikirkan pemerintah DKI Jakarta dalam mengurai kemacetan adalah dengan membangun monorel. Ia menilai langkah tersebut tidak akan menyelesaikan masalah.
"Monorel itu ngawur, karena itu hanya mengevakuasi orang seputar Kuningan, Blok M, dan Senayan. Kalau mau menyelesaikan transportasi adalah bagaimana mengevakuasi antara Tanggerang, Bekasi, dan Depok," jelas Ganjar.
(Ari/ape)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 08/02/2012 09:12 WIB
Polisi Selidiki Penyebab Jatuhnya Wanita di Apartemen Sudirman
-
Rabu, 08/02/2012 09:01 WIB
12 Tahanan Kabur, Polisi: Belum Ditemukan Keterlibatan Orang Dalam
-
Rabu, 08/02/2012 08:54 WIB
Wanita Tewas Terjatuh dari Apartemen Sudirman
-
Rabu, 08/02/2012 08:46 WIB
Pembatasan Minimarket Dicabut, Foke: Itu Kesepakatan Bersama
-
Rabu, 08/02/2012 08:39 WIB
Laporan dari Den Haag
Indonesia, Dari Sabuk Zamrud Sampai Superpower Regional
-
Rabu, 08/02/2012 08:46 WIB
Pembatasan Minimarket Dicabut, Foke: Itu Kesepakatan Bersama
-
Rabu, 08/02/2012 08:54 WIB
Wanita Tewas Terjatuh dari Apartemen Sudirman
-
Selasa, 07/02/2012 14:41 WIB
Beda Nasib dengan Wa Ode, Kenapa Angie Tak Dipecat dari Banggar?
-
Selasa, 07/02/2012 12:51 WIB
Gunung Padang & Misteri 2500 SM
-
226 Komentar
-
195 Komentar
-
176 Komentar
-
165 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 604.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

