Kriminolog: Premanisme Terus Terjadi Karena Ada Pembiaran
Minggu, 01/08/2010 09:15 WIB
ilustrasi
Jakarta -
Aksi kekerasan yang dilakukan sejumlah ormas kembali marak. Ditengarai aksi premanisme itu muncul kembali akibat penegakkan hukum yang lemah.
"Kita terlalu banyak toleransi dalam penegakkan hukum. Seperti memang ada pembiaran kepada mereka," kata Kriminolog UI, Erlangga Masdiana saat dihubungi detikcom, Minggu (1/8/2010).
Menurut Erlangga, premanisme di kalangan ormas akan sulit dibasmi jika penegakkan hukum masih lemah. Bahkan dosen kriminolog UI ini menuding, tidak jarang premanisme juga dipelihara oleh aparat itu sendiri.
"Preman memang ada yang berhubungan baik dengan polisi. Aparat seringkali menggunakan mereka secara fungsional," imbuhnya.
Masalah premanisme ormas, lanjut Erlangga, tidak hanya berkaitan dengan penegakkan hukum. Perlu upaya komprehensif untuk membenahi sistem sosial masyarakat.
"Perlu ada pendekatan ekonomi dan sosial. Pemerintah harus melihat ini dalam konteks yang lebih luas," tandasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, Sabtu (31/7), ratusan anggota FBR bentrok dengan massa Rempoa. Bentrokan pun meluas hingga ke Tanah Kusir dan Jl Arteri Pondok Indah. Diduga bentrokan disebabkan masalah sepele. Namun, bentrokan menyebabkan sejumlah rumah, klinik, dan motor rusak serta menyebabkan kemacetan.
(ape/ape)
"Kita terlalu banyak toleransi dalam penegakkan hukum. Seperti memang ada pembiaran kepada mereka," kata Kriminolog UI, Erlangga Masdiana saat dihubungi detikcom, Minggu (1/8/2010).
Menurut Erlangga, premanisme di kalangan ormas akan sulit dibasmi jika penegakkan hukum masih lemah. Bahkan dosen kriminolog UI ini menuding, tidak jarang premanisme juga dipelihara oleh aparat itu sendiri.
"Preman memang ada yang berhubungan baik dengan polisi. Aparat seringkali menggunakan mereka secara fungsional," imbuhnya.
Masalah premanisme ormas, lanjut Erlangga, tidak hanya berkaitan dengan penegakkan hukum. Perlu upaya komprehensif untuk membenahi sistem sosial masyarakat.
"Perlu ada pendekatan ekonomi dan sosial. Pemerintah harus melihat ini dalam konteks yang lebih luas," tandasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, Sabtu (31/7), ratusan anggota FBR bentrok dengan massa Rempoa. Bentrokan pun meluas hingga ke Tanah Kusir dan Jl Arteri Pondok Indah. Diduga bentrokan disebabkan masalah sepele. Namun, bentrokan menyebabkan sejumlah rumah, klinik, dan motor rusak serta menyebabkan kemacetan.
(ape/ape)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
443 Komentar
-
385 Komentar
-
352 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

