Orangtua Paskibra: Apa Hubungannya Menaikkan Bendera dengan Telanjang?
Selasa, 31/08/2010 19:01 WIB
Jakarta -
Anggota Paskibra yang diduga mengalami pelecehan seksual beserta para orangtuanya diperiksa Polda Metro Jaya. Orangtua mengaku kecewa dengan perlakuan senior Paskibra yang dianggap tidak ada kaitannya dengan kegiatan Paskibra.
"Coba kalian bayangkan, anak saya baru gadis disuruh berbaris telanjang, nggak boleh. Sory-sory saja, apa hubungannya menaikkan bendera dengan telanjang. Mereka disuruh baris telanjang, its too much," kata orang tua salah seorang Paskibra, SDN, Loren Neville di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (31/8/2010).
Loren khawatir, adegan berbaris telanjang yang dilakukan oleh anaknya beserta teman-teman Paskibra atas perintah senior tersebut direkam. Sebab saat peristiwa itu terjadi, ada salah satu senior yang sedang membawa ponsel kamera.
"Dan yang disuruh telanjang itu, mereka baru gadis. Itu sexual exploitation. PPI harus dibubarkan. Dan kalo bisa yang profesional, bukan yang begini," ujarnya kesal.
Menurut Loren, hari ini yang diperiksa yakni SDN, I dan Loren sendiri sebagai orangtua siswa dan beberapa orangtua siswa lainnya.
Salah satu orangtua siswa lain, Wier Ritonga mengatakan, setiap kali mandi pagi dan sore hari, dalam hitungan 1 sampai 10 mereka disuruh melipat pakaian lalu berbaris telanjang ke kamar mandi, begitu juga sebaliknya. "Itu tidak wajar. Sampai sekarang anak saya syok dan bingung karena di sekolahnya juga ditanya-tanyain," keluh Wier Ritonga.
Sementara orangtua L, remaja putra yang juga menjadi korban pelecehan seksual, Yusuf, mengaku keberatan atas perlakuan para seniornya yang dikenal dengan istilah 'push up dingin'.
"Dimana 3 sampai 4 orang anak, tidur di atas temannya dalam kondisi basah dan telanjang. Tapi itu hanya selama pelatihan," terang Yusuf.
Saat ditanya kenapa keberatan melakukan tidur telanjang, Yusuf mengaku anaknya merasa tidak nyaman. "Dia tidak merasa nyaman, kan bertentangan dengan nilai-nilai keagamaan dan ini ini diperintahkan oleh senior yang tidak terdaftar sebagai panitia," kata Yusuf.
(anw/gah)
"Coba kalian bayangkan, anak saya baru gadis disuruh berbaris telanjang, nggak boleh. Sory-sory saja, apa hubungannya menaikkan bendera dengan telanjang. Mereka disuruh baris telanjang, its too much," kata orang tua salah seorang Paskibra, SDN, Loren Neville di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (31/8/2010).
Loren khawatir, adegan berbaris telanjang yang dilakukan oleh anaknya beserta teman-teman Paskibra atas perintah senior tersebut direkam. Sebab saat peristiwa itu terjadi, ada salah satu senior yang sedang membawa ponsel kamera.
"Dan yang disuruh telanjang itu, mereka baru gadis. Itu sexual exploitation. PPI harus dibubarkan. Dan kalo bisa yang profesional, bukan yang begini," ujarnya kesal.
Menurut Loren, hari ini yang diperiksa yakni SDN, I dan Loren sendiri sebagai orangtua siswa dan beberapa orangtua siswa lainnya.
Salah satu orangtua siswa lain, Wier Ritonga mengatakan, setiap kali mandi pagi dan sore hari, dalam hitungan 1 sampai 10 mereka disuruh melipat pakaian lalu berbaris telanjang ke kamar mandi, begitu juga sebaliknya. "Itu tidak wajar. Sampai sekarang anak saya syok dan bingung karena di sekolahnya juga ditanya-tanyain," keluh Wier Ritonga.
Sementara orangtua L, remaja putra yang juga menjadi korban pelecehan seksual, Yusuf, mengaku keberatan atas perlakuan para seniornya yang dikenal dengan istilah 'push up dingin'.
"Dimana 3 sampai 4 orang anak, tidur di atas temannya dalam kondisi basah dan telanjang. Tapi itu hanya selama pelatihan," terang Yusuf.
Saat ditanya kenapa keberatan melakukan tidur telanjang, Yusuf mengaku anaknya merasa tidak nyaman. "Dia tidak merasa nyaman, kan bertentangan dengan nilai-nilai keagamaan dan ini ini diperintahkan oleh senior yang tidak terdaftar sebagai panitia," kata Yusuf.
(anw/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 21:35 WIB
Korban dan Geng Cewek di Bali Berdamai
-
Jumat, 10/02/2012 21:30 WIB
Ini Dia Kendaraan yang Diseruduk Bus Karunia Bakti di Puncak
-
Jumat, 10/02/2012 21:16 WIB
Tersandung Batu, Atlet Paralayang Alami Kecelakaan di Parangtritis
-
Jumat, 10/02/2012 21:03 WIB
RI Kembali Desak Hentikan Kekerasan di Suriah
-
Jumat, 10/02/2012 20:53 WIB
KPK Sita 4 Kardus dan 2 Tas Berisi Dokumen dari Ruang Banggar DPR
-
Jumat, 10/02/2012 20:28 WIB
13 Orang Tewas dalam Insiden Bus Maut di Jalur Puncak
-
Jumat, 10/02/2012 19:41 WIB
Jokowi Siap Fight untuk DKI-1
-
Jumat, 10/02/2012 21:30 WIB
Ini Dia Kendaraan yang Diseruduk Bus Karunia Bakti di Puncak
-
Jumat, 10/02/2012 07:08 WIB
Bus Seruduk Pemotor dan Pedagang di Jalur Puncak, Lalin Macet
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

