Tuntut Akses ke Anak, WN Skotlandia Mediasi di Polres Jaksel
Kamis, 02/09/2010 22:37 WIB
Jakarta -
Kesulitan berkomunikasi dengan dua orang anaknya, warga negara Skotlandia, Alan James Nairn mendatangi unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jakarta Selatan untuk melakukan mediasi dengan mantan istrinya.
"Permintaan Alan sederhana, bisa berkomunikasi dengan anaknya kapan saja, bisa berkontribusi secara finansial untuk kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan anak-anaknya," ujar Ferdinand Simorangkir, pengacara Alan kepada wartawan di Polres Jaksel, Kamis (2/9/2010).
Menurut Ferdinand, sejak bercerai dengan Bertha Oktriana Siagian tahun 2007 silam, Alan dibatasi untuk bertemu dengan dua anaknya, Isla Nairn (11) dan Ledqqwis Nairn (7).
Jika awalnya sepasang anak ini bersekolah di Jakarta International School (JIS), tiba-tiba saja oleh ibunya dipindahkan ke sekolah Santo Asisi.
"Sesuai kesepakatan, sang ayah menginginkan hak asuh anak bersama," katanya.
Berbagai upaya sudah dilakukan dengan mendatangi Komnas Perlindungan Anak dan Komisi Nasional Hak Azazi Manusia (Komnas HAM) namun selalu menemui jalan buntu.
"Mudah-mudahan melalui unit PPA mediasi ini bisa menghasilkan yang terbaik," imbuhnya.
Sementara itu Nenek kedua bocah yang hadir mendampingi anaknya mengatakan, kalau sang anak memang tidak bersedia tinggal dengan mantan menantunya. "Anak ini memilih tinggal sama ibunya mereka takut sama ayahnya," ungkapnya.
(did/mok)
"Permintaan Alan sederhana, bisa berkomunikasi dengan anaknya kapan saja, bisa berkontribusi secara finansial untuk kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan anak-anaknya," ujar Ferdinand Simorangkir, pengacara Alan kepada wartawan di Polres Jaksel, Kamis (2/9/2010).
Menurut Ferdinand, sejak bercerai dengan Bertha Oktriana Siagian tahun 2007 silam, Alan dibatasi untuk bertemu dengan dua anaknya, Isla Nairn (11) dan Ledqqwis Nairn (7).
Jika awalnya sepasang anak ini bersekolah di Jakarta International School (JIS), tiba-tiba saja oleh ibunya dipindahkan ke sekolah Santo Asisi.
"Sesuai kesepakatan, sang ayah menginginkan hak asuh anak bersama," katanya.
Berbagai upaya sudah dilakukan dengan mendatangi Komnas Perlindungan Anak dan Komisi Nasional Hak Azazi Manusia (Komnas HAM) namun selalu menemui jalan buntu.
"Mudah-mudahan melalui unit PPA mediasi ini bisa menghasilkan yang terbaik," imbuhnya.
Sementara itu Nenek kedua bocah yang hadir mendampingi anaknya mengatakan, kalau sang anak memang tidak bersedia tinggal dengan mantan menantunya. "Anak ini memilih tinggal sama ibunya mereka takut sama ayahnya," ungkapnya.
(did/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 08/02/2012 21:56 WIB
Jenazah Mahasiswi ITB yang Hilang di Garut Akhirnya Ditemukan
-
Rabu, 08/02/2012 21:21 WIB
DPR Desak Bareskrim Polri Selidiki Perencanaan Jembatan Kukar
-
Rabu, 08/02/2012 21:07 WIB
Korban Habib H Heran Polisi Permasalahkan Kasus Tahun 2002
-
Rabu, 08/02/2012 20:54 WIB
DPP PD Harus Putuskan Status Angie di Partai Seminggu Lagi
-
Rabu, 08/02/2012 20:02 WIB
Terus Diserbu Kritik, DPR Siapkan Tim Reformasi Internal
-
Rabu, 08/02/2012 20:54 WIB
DPP PD Harus Putuskan Status Angie di Partai Seminggu Lagi
-
Rabu, 08/02/2012 21:07 WIB
Korban Habib H Heran Polisi Permasalahkan Kasus Tahun 2002
-
Rabu, 08/02/2012 19:38 WIB
Beli di Stadium, Afriyani Potong 2 Bagian Sebutir Ekstasi dengan Giginya
-
Rabu, 08/02/2012 15:30 WIB
Cuma Bercelana Dalam, Bocah China Dipaksa Berlari di Salju
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
165 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,419.000
- Rp 605.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

