Golkar: Sikap Kritis Jangan Dihubungkan dengan Jumlah Menteri

Laurencius Simanjuntak - detikNews
Kamis, 02/09/2010 22:44 WIB
Jakarta - Partai Golkar meminta sikap kritisnya terhadap pemerintah jangan selalu dihubungkan dengan jumlah kader Golkar yang ada di kabinet. Meski memiliki kader di kabinet, tidak akan mampu menyandera partai beringin itu untuk tetap kritis terhadap pemerintah.

"Keberadaan menteri di kabinet tidak akan menyandera kami," kata juru bicara Partai Golkar, Tantowi Yahya, kepada detikcom, Kamis (2/9/2010).

Tantowi menanggapi pernyataan juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul yang meminta Golkar berkaca sebelum menggulirkan interpelasi soal insiden perbatasan Indonesia-Malaysia. Ruhut juga mengingatkan Golkar agar dalam melakukan manuver politik tetap ingat menterinya yang duduk dalam kabinet.

Tantowi melanjutkan, sikap kritis Fraksi Partai Golkar di DPR kepada pemerintah semata-mata untuk menjalankan fungsi pengawasan Dewan. Meski tergabung dalam Sekretariat Gabungan, kata Tantowi, Golkar akan tetap kritis sebagai mitra koalisi Presiden SBY.

"Kami teman yang bicara apa adanya. Bukan teman yang 'yes man'. Bahkan kalau ada yang mengatakan Golkar ingin mengincar menteri tertentu, saya katakan: Golkar tidak serendah itu," tegas anggota Komisi I DPR ini.

Tantowi menjelaskan, kalau pun Golkar akhirnya mengurungkan niat menggunakan hak interpelasi, itu dikarenakan Presiden SBY sudah memberi jawaban yang bisa diterima lewat pidato di Mabes TNI kemarin.

"Pidato presiden sudah menjawab pertanyaan kami soal ketegasan terhadap kedaulatan," tegasnya.

(lrn/mok)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel