Tolak Interpelasi, PKB Dorong Pemerintah Efektifkan Diplomasi
Kamis, 02/09/2010 23:28 WIB
Jakarta -
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai hak interpelasi DPR atas kebijakan luar negeri Indonesia terhadap Malaysia tidak perlu dilakukan. PKB mendorong pemerintah meningkatkan kualitas diplomasi untuk menghindari konflik.
"SBY sudah menyatakan sikap, PKB setuju seratus persen dengan sikap tersebut. Kita telah menjadi ikon demokrasi di kawasan Asia Tenggara, penyelesaian dengan mengedepankan diplomasi sudah tepat dengan karakter bangsa ini. Kita bukan bangsa yang mudah dibakar kemarahannya begitu saja dan bersikap atas dasar emosi," ujar
Wasekjen PKB Jazilul Fawaid, kepada detikcom, Kamis (2/9/2010).
Jazil yang juga Ketua Satgas TKI Kemenakertrans ini menyatakan bahwa SBY dengan jelas sudah memisahkan masalah pemerintah dan rakyat. Dengan demikian, DPR tak perlu mempolitisir permasalahan tersebut.
"Tidak ada permusuhan antara rakyat Indonesia dengan rakyat Malaysia, yang ada adalah sengketa perbatasan, masalah TKI dan pembelaan WNI yang terkena kasus hukum, hanya antar pemerintah dan itu harus kita pahami," tambah Jazil.
PKB sudah menginstruksikan kepada seluruh anggotanya di DPR untuk tidak menggunakan hak interpelasi dalam kasus ini dan berharap dapat diikuti oleh semua fraksi di DPR. Sebaliknya, PKB memandang penting untuk mempererat kerjasama rakyat Indonesia dengan rakyat Malaysia.
"Kita mendukung kebijakan diplomasi luar negeri produktif yang dijalankan pemerintah, khususnya dengan mempertimbangkan hak jutaan TKI yang sekarang sedang bekerja di Malaysia," tutupnya.
(van/did)
"SBY sudah menyatakan sikap, PKB setuju seratus persen dengan sikap tersebut. Kita telah menjadi ikon demokrasi di kawasan Asia Tenggara, penyelesaian dengan mengedepankan diplomasi sudah tepat dengan karakter bangsa ini. Kita bukan bangsa yang mudah dibakar kemarahannya begitu saja dan bersikap atas dasar emosi," ujar
Wasekjen PKB Jazilul Fawaid, kepada detikcom, Kamis (2/9/2010).
Jazil yang juga Ketua Satgas TKI Kemenakertrans ini menyatakan bahwa SBY dengan jelas sudah memisahkan masalah pemerintah dan rakyat. Dengan demikian, DPR tak perlu mempolitisir permasalahan tersebut.
"Tidak ada permusuhan antara rakyat Indonesia dengan rakyat Malaysia, yang ada adalah sengketa perbatasan, masalah TKI dan pembelaan WNI yang terkena kasus hukum, hanya antar pemerintah dan itu harus kita pahami," tambah Jazil.
PKB sudah menginstruksikan kepada seluruh anggotanya di DPR untuk tidak menggunakan hak interpelasi dalam kasus ini dan berharap dapat diikuti oleh semua fraksi di DPR. Sebaliknya, PKB memandang penting untuk mempererat kerjasama rakyat Indonesia dengan rakyat Malaysia.
"Kita mendukung kebijakan diplomasi luar negeri produktif yang dijalankan pemerintah, khususnya dengan mempertimbangkan hak jutaan TKI yang sekarang sedang bekerja di Malaysia," tutupnya.
(van/did)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 08/02/2012 21:56 WIB
Jenazah Mahasiswi ITB yang Hilang di Garut Akhirnya Ditemukan
-
Rabu, 08/02/2012 21:21 WIB
DPR Desak Bareskrim Polri Selidiki Perencanaan Jembatan Kukar
-
Rabu, 08/02/2012 21:07 WIB
Korban Habib H Heran Polisi Permasalahkan Kasus Tahun 2002
-
Rabu, 08/02/2012 20:54 WIB
DPP PD Harus Putuskan Status Angie di Partai Seminggu Lagi
-
Rabu, 08/02/2012 20:02 WIB
Terus Diserbu Kritik, DPR Siapkan Tim Reformasi Internal
-
Rabu, 08/02/2012 20:54 WIB
DPP PD Harus Putuskan Status Angie di Partai Seminggu Lagi
-
Rabu, 08/02/2012 21:07 WIB
Korban Habib H Heran Polisi Permasalahkan Kasus Tahun 2002
-
Rabu, 08/02/2012 19:38 WIB
Beli di Stadium, Afriyani Potong 2 Bagian Sebutir Ekstasi dengan Giginya
-
Rabu, 08/02/2012 15:30 WIB
Cuma Bercelana Dalam, Bocah China Dipaksa Berlari di Salju
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
165 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,419.000
- Rp 605.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

