Ledakan Gas & TDL Naik, Pengaruhi Kepuasan Masyarakat Terhadap SBY
Jumat, 03/09/2010 00:04 WIB
Jakarta -
Isu ledakan tabung gas dan Kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) menjadi isu yang mempengaruhi tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Dalam satu tahun terakhir, ada beberapa isu yang mempengaruhi kepuasan masyarakat terhadap Presiden. Peristiwa ledakan tabung gas elpiji dan kenaikan TDL," ujar Direktur Eksekutif LSI Kuskrido Ambardi di Kantornya, Jl Lembang Terusan, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2010).
Menurutnya, penelitian menggunakan sampel 1.829 responden. Mayoritas masyarakat tidak puas mendekati 77 persen. "Sangat besar proporsi masyarakat yang kurang puas atau tidak puas itu di atas 70 persen," katanya.
Berdasarkan pemilih dari parpol pilihan pada pemilu lesgiatif lalu, pemilih Partai Demokrat berjumlah 79,1 persen yang menyatakan tidak puas sama sekali atas penanganan ledakan tabung gas.
"Pemilih PDIP yang memberikan penilaian sama sebesar 77,5 persen," tegasnya.
Terhadap kebijakan Tarif Dasar Listrik (TDL). Ketika ditanya apakah mereka setuju terhadap kenaikan TDL, mayoritas menjawab tidak setuju dengan alasan apapun dengan persentase sebesar 65,7 persen.
"Semakin tinggi tingkat pendidikan, semakin tinggi proporsi mereka yang kurang atau tidak puas," terangnya.
Salah satu kesimpulan yang disampaikan, masyarakat cenderung beranggapan negatif dalam merespon masalah terkini. "Sikap partisan dari masyarakat tidak berpengaruh atas evaluasi mereka terhadap cara penanganan pemerintah terhadap dua isu populer di masyarakat," tutupnya.
(fiq/did)
"Dalam satu tahun terakhir, ada beberapa isu yang mempengaruhi kepuasan masyarakat terhadap Presiden. Peristiwa ledakan tabung gas elpiji dan kenaikan TDL," ujar Direktur Eksekutif LSI Kuskrido Ambardi di Kantornya, Jl Lembang Terusan, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2010).
Menurutnya, penelitian menggunakan sampel 1.829 responden. Mayoritas masyarakat tidak puas mendekati 77 persen. "Sangat besar proporsi masyarakat yang kurang puas atau tidak puas itu di atas 70 persen," katanya.
Berdasarkan pemilih dari parpol pilihan pada pemilu lesgiatif lalu, pemilih Partai Demokrat berjumlah 79,1 persen yang menyatakan tidak puas sama sekali atas penanganan ledakan tabung gas.
"Pemilih PDIP yang memberikan penilaian sama sebesar 77,5 persen," tegasnya.
Terhadap kebijakan Tarif Dasar Listrik (TDL). Ketika ditanya apakah mereka setuju terhadap kenaikan TDL, mayoritas menjawab tidak setuju dengan alasan apapun dengan persentase sebesar 65,7 persen.
"Semakin tinggi tingkat pendidikan, semakin tinggi proporsi mereka yang kurang atau tidak puas," terangnya.
Salah satu kesimpulan yang disampaikan, masyarakat cenderung beranggapan negatif dalam merespon masalah terkini. "Sikap partisan dari masyarakat tidak berpengaruh atas evaluasi mereka terhadap cara penanganan pemerintah terhadap dua isu populer di masyarakat," tutupnya.
(fiq/did)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 14:41 WIB
Raja Hutan Berkeliaran di Merangin, 1 Orang Tewas & 1 Terluka
-
Kamis, 09/02/2012 14:35 WIB
Ada Alat Pengubah Air Jadi Bahan Bakar, Tak Perlu Galau BBM Naik
-
Kamis, 09/02/2012 14:33 WIB
Hakim Tolak Gugatan David Tobing Vs Telkomsel
-
Kamis, 09/02/2012 14:31 WIB
Benny Salahkan Menkum Izinkan Nasir Jenguk Nazaruddin Tengah Malam
-
Kamis, 09/02/2012 14:26 WIB
Dukung Ibas, PD Surakarta Hanya Terima Uang Transpor Saat Kongres
-
Kamis, 09/02/2012 12:59 WIB
Nasir Kaget Ketahuan Denny Bertemu Nazaruddin di Rutan Cipinang
-
Kamis, 09/02/2012 11:23 WIB
Politisi PD Sulut Siap Kembalikan Rp 100 Juta & BB ke Anas
-
Kamis, 09/02/2012 13:54 WIB
Masuk ke Hutan UI, Densus 88 Keluar Bawa 1 Tas Ransel
-
Kamis, 09/02/2012 13:36 WIB
Hebat! Siswa SMK 2 Langsa Bikin Alat Pengubah Air Jadi Bahan Bakar
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 862.000
- Rp 605.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

